Berita Terkini
Trending Tags

Sumur Petani Berbusa, Limbah Dapur Program Gizi Diduga Jadi Penyebab

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas memeriksa saluran air yang diduga tercemar limbah dapur di Ngawi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, digegerkan munculnya fenomena tak biasa. Air sumur pertanian yang selama ini digunakan mengairi sawah tiba-tiba berubah warna, berbusa, dan mengeluarkan bau tak sedap. Dugaan sementara, sumber masalah berasal dari pembuangan limbah dapur Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengalir ke saluran irigasi.

Dalam dua pekan terakhir, sebuah video yang beredar memperlihatkan aliran limbah cair menuju parit sawah menjadi viral di media sosial. Peristiwa itu sontak menimbulkan keresahan di kalangan petani yang bergantung pada sumber air tersebut.

Wibiseno (35), petani sekaligus pemilik sumur di kawasan itu, mengungkapkan bahwa kondisi air mulai menunjukan perubahan sejak dapur SPPG beroperasi pada awal Oktober 2025 lalu.

“Sejak saluran irigasi dipakai untuk pembuangan air dari dapur MBG, sumur saya jadi berbusa dan baunya tidak enak. Tanaman padi pun tumbuhnya tidak normal,” tuturnya.

Meski mengetahui air tersebut mengindikasikan telah tercemar, Wibiseno mengaku tak memiliki alternatif lain untuk mengairi lahannya. “Kalau nggak pakai air itu, sawah bisa kering. Tapi jelas hasil panennya bakal menurun,” tambahnya.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, pihak mitra dapur SPPG dari Yayasan Kesejahteraan Sosial Al-Azhar tidak menampik adanya masalah dalam pengelolaan limbah dapur.

“Memang sempat ada kendala dalam pengolahan limbah cair. Sekarang kami sedang memperbaikinya dan sudah tidak lagi membuang ke saluran irigasi,” jelas Rubait Burhan Hudaya, petugas dapur SPPG tersebut.

Rubait menambahkan, pihaknya terbuka jika pemerintah ingin melakukan uji laboratorium terhadap air limbah guna memastikan dampaknya terhadap lingkungan sekitar SPPG.

Laporan warga yang diresahkan dengan hal tersebut segera direspons oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi. Tim dari dua instansi ini bersama anggota Komisi VI DPR RI turun langsung meninjau lokasi dapur SPPG yang diduga menjadi sumber pencemaran.

Dari hasil pengecekan, DLH menemukan bahwa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dapur tersebut belum memenuhi standar yang dipersyaratkan.

“Dari hasil monitoring, IPAL di dapur SPPG itu memang belum layak secara lingkungan,” ujar Kepala DLH Ngawi, Dodi Aprilasetia.

Sementara itu, anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono (Kanang), menilai persoalan ini muncul karena lemahnya pengawasan dalam operasional dapur program gizi tersebut.

“Mereka hanya fokus agar dapur bisa berjalan, tapi lupa mengatur sistem limbahnya. Mulai sekarang, tidak boleh ada lagi pembuangan limbah dapur ke saluran irigasi pertanian,” tegas Kanang.

DLH mencatat, dari total 33 dapur SPPG yang tersebar di Kabupaten Ngawi, hanya empat yang sudah memiliki Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (SKPPL).

Sebagai tindak lanjut, pihak pengelola dapur berjanji akan membangun fasilitas IPAL sesuai ketentuan agar kasus pencemaran serupa tidak kembali terjadi di wilayah tersebut.(Kusn/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

    Tak Ada Kejelasan Soal Hasil Uji Lab Keracunan MBG, Dinkes Ngawi : Kewenangan BGN

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan makanan dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur hingga kini belum ada kejelasan. Termasuk soal hasil uji laboratorium sampel makanan MBG yang disantap para siswa. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi menegaskan, instansinya tidak memiliki kewenangan untuk menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada publik. […]

    Bagikan
  • Pamit Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C

    Pamit Bermain, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tenggelam di Bekas Galian C

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab. Madiun — Peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Minggu (27/4/2025). Seorang bocah laki-laki, RYA (11), siswa kelas IV SD Negeri Tulung, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di bekas galian C milik warga setempat. Kapolsek Saradan, AKP Koco Widodo, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB di […]

    Bagikan
  • BPK Perwakilan Jatim Periksa Laporan Keuangan dan Audit Fisik Penggunaan Anggaran Pemkab Madiun

    BPK Perwakilan Jatim Periksa Laporan Keuangan dan Audit Fisik Penggunaan Anggaran Pemkab Madiun

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) PerwakilanProvinsi Jawa Timur memulai rangkaian pemeriksaan laporan keuangan dan audit fisik atas penggunaan anggaran Pemerintah Kabupaten Madiun tahun 2025. Entry meeting digelar pada Selasa (18/11/2025) dan audit dijadwalkan berlangsung selama satu bulan. Pemeriksaan lanjutan ini akan mengulas laporan akuntansi, keuangan, capaian fisik pekerjaan, serta evaluasi program di […]

    Bagikan
  • Perangi Judol dan Pinjol, Korem 081/DSJ Sidak HP Anggota

    Perangi Judol dan Pinjol, Korem 081/DSJ Sidak HP Anggota

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan telepon genggam (HP) milik anggota Korem 081/DSJ mendadak diperiksa, Rabu (20/08/2025) selepas apel pagi. Pemeriksaan bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan keterlibatan anggota dalam praktik pinjaman online (pinjol) maupun judi online (judol). “Pengecekan ini merupakan langkah preventif atau pencegahan untuk menelusuri jejak-jejak digital guna mengetahui apakah ada anggota yang terlibat dalam […]

    Bagikan
  • Anggaran Terpangkas, DPRD Kota Madiun Stop Perjalanan Dinas Sejak Awal Agustus

    Anggaran Terpangkas, DPRD Kota Madiun Stop Perjalanan Dinas Sejak Awal Agustus

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aktivitas perjalanan dinas anggota DPRD Kota Madiun terhenti sejak awal Agustus 2025. Kebijakan tersebut merupakan dampak dari instruksi pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran yang memangkas pos sekretariat dewan hingga 50 persen. Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono, membenarkan kondisi itu. Menurutnya, pemangkasan anggaran otomatis berimbas pada kegiatan dewan yang sudah […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Serahkan SK Evaluasi Raperdes APBDes 2026, Dorong Sinkronisasi Program Desa–Daerah

    Pemkab Madiun Serahkan SK Evaluasi Raperdes APBDes 2026, Dorong Sinkronisasi Program Desa–Daerah

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang hasil evaluasi Rancangan Peraturan Desa mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026. Penyerahan dilakukan di Pendopo Muda Graha, Rabu (18/12/2025). Kegiatan tersebut diikuti oleh 198 kepala desa dari 15 kecamatan se-Kabupaten Madiun. Penyerahan SK ini menjadi bagian dari […]

    Bagikan
expand_less