Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Pelaku Pencabulan Remaja di Madiun Ditangkap, Rekam Aksi untuk Ancaman

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satreskrim Polres Madiun Kota berhasil mengamankan barang bukti pencabulan, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial AY (20), warga Kabupaten Magetan, yang diduga melakukan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur. Korban diketahui berinisial AS (16), seorang pelajar asal Magetan.

Kasus ini terbongkar setelah orang tua korban melapor ke pihak kepolisian. Laporan tersebut bermula dari ditemukannya video tidak senonoh yang direkam oleh pelaku secara diam-diam saat berhubungan dengan korban.

Kasatreskrim Polres Madiun Kota, IPTU Agus Riadi, mengungkapkan bahwa perbuatan pelaku dilakukan di kos Ayumni, Perum Dumai, Jalan Eka Jaya Nomor 2, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

“Tersangka AY melakukan hubungan badan dengan korban dan tanpa sepengetahuan korban merekamnya menggunakan ponsel. Video itu kemudian digunakan untuk mengancam korban agar mau menuruti kemauannya,” jelas IPTU Agus Riadi, Kamis (13/11/2025).

Akibat ancaman tersebut, korban terpaksa menuruti permintaan pelaku hingga enam kali di lokasi berbeda selama tiga bulan terakhir. Setiap kali korban menolak, pelaku mengancam akan menyebarkan video tersebut di media sosial.

Penyelidikan polisi mengungkap bahwa keduanya berkenalan melalui aplikasi media sosial Telegram. Komunikasi yang awalnya hanya sebatas percakapan dan panggilan video (video call) kemudian berlanjut menjadi ajakan bertemu langsung.

“Awalnya mereka saling kenal lewat Telegram, lalu berlanjut ke pertemuan langsung. Saat itulah pelaku mulai melakukan aksinya,” imbuh IPTU Agus.

Kasus ini akhirnya terbongkar setelah orang tua korban mengetahui adanya video tak pantas yang dibuat oleh pelaku. Tak terima dengan tindakan tersebut, keluarga korban melapor ke Polres Madiun Kota, hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan.

Atas perbuatannya, AY dijerat dengan Pasal 81 ayat (1) dan (2) junto Pasal 76D atau Pasal 82 ayat (1) junto Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal lima belas tahun penjara, serta denda maksimal Rp5 miliar,” tegas IPTU Agus Riadi. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seleksi Tahap I PPIH 2026 di Magetan Berjalan Lancar, 14 Peserta Gugur Verifikasi

    Seleksi Tahap I PPIH 2026 di Magetan Berjalan Lancar, 14 Peserta Gugur Verifikasi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi tahap pertama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter tahun 1447 H/2026 M tingkat kabupaten/kota digelar di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemhaj) Kabupaten Magetan. Pelaksanaan tes berbasis komputer dan gawai berlangsung relatif lancar meski sempat ditemui kendala teknis. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Akhmad […]

    Bagikan
  • Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 107 warga Kabupaten Magetan menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung. Bantuan tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat yang masuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), mulai dari penyandang disabilitas, kelompok rentan, anak, hingga penyintas HIV dan korban penyalahgunaan napza. […]

    Bagikan
  • Danrem 081/DSJ : Berkurban Momentum Tingkatkan Kepedulian Sosial

    Danrem 081/DSJ : Berkurban Momentum Tingkatkan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut, hari raya Idul Adha hendaknya tidak hanya dipandang sebagai perayaan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk lebih meningkatkan kepedulian sosial. Lebih dari itu, ia pun mengajak, perayaan Idul Adha tahun ini dapat menjadi pendorong bagi seluruh rakyat Indonesia untuk merawat nilai-nilai kepedulian dan […]

    Bagikan
  • Dampak KA Bangunkarta Anjlok, Sejumlah Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dialihkan dan Dibatalkan

    Dampak KA Bangunkarta Anjlok, Sejumlah Perjalanan KA di Daop 7 Madiun Dialihkan dan Dibatalkan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Anjloknya Kereta Api Bangunkarta di wilayah Emplasemen Bumiayu, Jawa Tengah, berdampak luas terhadap operasional perjalanan kereta api di wilayah KAI Daerah Operasi 7 Madiun. Sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan, pengalihan rute, hingga pembatalan. Peristiwa anjloknya tiga rangkaian kereta KA Bangunkarta terjadi pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB di jalur […]

    Bagikan
  • Kekayaan Agus Pramonon Sekda “Satu Dekade” Ponorogo Jadi Sorotan Usai Terjaring OTT KPK

    Kekayaan Agus Pramonon Sekda “Satu Dekade” Ponorogo Jadi Sorotan Usai Terjaring OTT KPK

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nama Agus Pramono, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, tengah menjadi perhatian publik. Ia dikabarkan termasuk di antara pejabat yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (07/11/2025) sore. Agus bukan sosok baru di lingkungan birokrasi Ponorogo. Ia telah menjabat sebagai Sekda sejak tahun 2012 dan masih […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

    Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua pekan berlalu sejak puluhan murid dari tiga sekolah dasar di Kabupaten Madiun mengalami gejala keracunan massal. Namun sayangnya penyebab pasti dugaan keracunan masih belum terungkap. Hasil uji laboratorium yang diharapkan dapat menjelaskan sumber masalah justru belum diumumkan ke publik oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun. Insiden keracunan terjadi pada […]

    Bagikan
expand_less