Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Perkuat Pembinaan Karakter Usai Keterlibatan Pelajar dalam Aksi Demonstrasi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 99
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Walikota Madiun tengah memberikan arahan dalam kegiatan Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memberikan pembinaan kepada sejumlah siswa SMP yang sebelumnya diduga terlibat, baik secara langsung maupun tidak, dalam aksi demonstrasi di kantor DPRD Kota Madiun pada akhir Agustus lalu. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pembentukan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab kolektif antara sekolah, orang tua, dan pemerintah.

Wali Kota Maidi menyebut, masa remaja tingkat SMP adalah fase krusial di mana anak-anak masih sangat membutuhkan pengawasan dan arahan. Ia khawatir jika nilai dan perilaku negatif dibiarkan melekat, maka dampaknya akan terbawa hingga dewasa.

“Perjalanan hidup mereka masih panjang. Jangan sampai masa panjang itu diisi dengan hal-hal yang tidak baik,” tegasnya, Senin (24/11/2025).

Maidi mengajak para orang tua dan pendidik untuk memberikan bekal pengalaman kepada anak-anak, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial. Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat membantu siswa memahami risiko dan konsekuensi dari tindakan mereka.

“Kita yang sudah dewasa punya banyak pengalaman. Itu harus ditularkan agar perilaku mereka berubah dan mereka bisa mulai berpikir untuk masa depan dirinya sendiri,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, Wali Kota menyoroti pentingnya pengawasan aktif dari sekolah. Ia menilai Bimbingan Konseling (BK) memiliki peran strategis dalam mengarahkan siswa.

“Anak tidak perlu dimarahi. Yang penting BK, guru agama, dan sekolah aktif. Kalau semua berfungsi, bukan anak nakal yang muncul, tetapi anak kreatif,” kata Maidi.

Ia juga menyinggung fenomena ketika sebagian orang tua justru mengurangi kewenangan sekolah. Hal ini dianggap berpotensi menghambat pembinaan karakter siswa.

“Kadang baru sedikit diingatkan, anak sudah dibela. Ini yang tidak kita inginkan. Rumah dan sekolah harus berjalan seiring,” tegasnya.

Maidi memastikan bahwa seluruh sekolah memiliki komitmen yang sama untuk mendidik siswa menjadi pribadi yang lebih baik. Karena itu, ia meminta orang tua untuk mempercayakan proses pendidikan karakter kepada pihak sekolah.

Dalam waktu dekat, pemerintah akan mengumpulkan komite sekolah melalui dewan pendidikan guna menyelaraskan pemahaman dan memperkuat kerja sama dalam pembinaan anak.

“Kalau semua takut menegur, semua membiarkan, dan kita tidak turun memberikan arahan, maka akan sulit. Orang bisa salah arah kalau tidak dibimbing,” pungkasnya. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Senyap Berlanjut, Tim Penyidik KPK Geledah Rumah Pribadi Wali Kota Nonaktif Maidi

    Operasi Senyap Berlanjut, Tim Penyidik KPK Geledah Rumah Pribadi Wali Kota Nonaktif Maidi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan penggeledahan di rumah pribadi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi yang berada di Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo pada Rabu (21/01/2026).  Dari keterangan warga sekitar, operasi senyap KPK ini sudah dilakukan sejak Rabu sore. Sekitar pukul 20.39 WIB, tim penyidik KPK keluar dari kediaman […]

    Bagikan
  • Kasus Dugaan Penyelewengan Pokir DPRD Magetan Naik ke Penyidikan, Kejari Dalami Aliran Dana

    Kasus Dugaan Penyelewengan Pokir DPRD Magetan Naik ke Penyidikan, Kejari Dalami Aliran Dana

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Penanganan dugaan penyelewengan anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Magetan memasuki tahap lanjutan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan resmi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan setelah menemukan indikasi kuat adanya unsur pidana. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, menjelaskan bahwa peningkatan status tersebut telah dilakukan beberapa hari lalu. Ia […]

    Bagikan
  • Keresahan Warga Soal Maraknya Aksi Pencurian di Desa Cermo

    Keresahan Warga Soal Maraknya Aksi Pencurian di Desa Cermo

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia |Kab. Madiun – Sebuah toko kelontong milik warga di Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun menjadi sasaran aksi pencurian pada Sabtu pagi  (12/07/2025). Pelaku diduga membobol jendela rumah sekaligus toko milik Murdiono (36) dan menggondol uang tunai sekitar Rp. 1 juta. Kejadian tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi. Dalam rekaman terlihat […]

    Bagikan
  • Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 36 Perkara, Rokok Ilegal Dominasi Temuan

    Kejari Magetan Musnahkan Barang Bukti 36 Perkara, Rokok Ilegal Dominasi Temuan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Negeri Magetan memusnahkan barang bukti dari 36 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan terhadap perkara yang ditangani sejak Desember 2025 hingga April 2026. Pemusnahan dilakukan secara terbuka di hadapan aparat penegak hukum dan sejumlah pihak terkait. Barang bukti yang […]

    Bagikan
  • Makan Bergizi Gratis di Kota Madiun Dimulai, Sasar 3.006 Siswa

    Makan Bergizi Gratis di Kota Madiun Dimulai, Sasar 3.006 Siswa

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Madiun, Jawa Timur mulai dilaksanakan pada Senin (06/01/2025). Program ini ditujukan bagi 3.006 siswa yang tersebar di 17 sekolah mulai TK hingga SMP di Kota Madiun. TK Islam Masyithoh Kota Madiun menjadi salah satu sasaran  program unggulan dari Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Mulai Kebut Program RTLH untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga

    Pemkot Madiun Mulai Kebut Program RTLH untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perkim Kota Madiun beserta BPBD Kota Madiun melakukan pembongkaran rumah penerimaan bantuan sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berlangsung di Jalan Sri Dara Gang II, Keluhan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun pada Jum’at (7/3/2025). Bantuan tersebut diberikan kepada rumah milik Bapak Poniran. Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya […]

    Bagikan
expand_less