Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Bupati Magetan Pastikan Seluruh Temuan BPK Ditindaklanjuti, DPRD Minta Pengawasan Lebih Ketat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 199
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan jawab pandangan umum fraksi DPRD. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memastikan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pengelolaan APBD Tahun Anggaran 2025 akan ditindaklanjuti secara konsisten. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dalam rapat paripurna DPRD, Rabu malam (8/7/2026).

Dalam penyampaiannya, Bupati Nanik mengapresiasi berbagai masukan, kritik, dan saran dari seluruh fraksi DPRD. Menurutnya, seluruh pandangan fraksi menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, akuntabilitas, serta pengelolaan keuangan daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada fraksi-fraksi DPRD yang telah memberikan apresiasi, mencermati, dan mengkritisi materi Raperda. Segala saran dan kritik yang disampaikan menjadi masukan positif dan konstruktif bagi kami dalam rangka perbaikan, peningkatan, dan penyempurnaan kinerja ke depan,” ujar Nanik.

Menanggapi sorotan DPRD terkait hasil pemeriksaan BPK, Bupati menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah diperintahkan mempercepat penyelesaian rekomendasi sesuai rencana aksi yang telah disusun. Langkah tersebut meliputi penyusunan Peraturan Bupati mengenai kebijakan akuntansi yang mengacu pada standar terbaru, evaluasi klasifikasi belanja untuk mencegah kesalahan penggunaan akun, hingga sosialisasi dan verifikasi pengelolaan keuangan di seluruh perangkat daerah.

Selain itu, Pemkab Magetan juga akan memperbaiki tata kelola pajak dan retribusi daerah melalui pemutakhiran basis data, identifikasi ulang objek pajak, penyesuaian data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta evaluasi terhadap pengelolaan retribusi pasar. Pemerintah juga akan menyusun regulasi mengenai hak dan kewajiban pengguna kios maupun los pasar, sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan proyek pembangunan, termasuk evaluasi terhadap pejabat pembuat komitmen (PPK), konsultan pengawas, dan penyedia jasa apabila ditemukan kekurangan volume pekerjaan.

“Untuk mencegah temuan serupa terulang, Pemkab berkomitmen memperkuat sistem pengendalian internal melalui optimalisasi peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta memastikan seluruh rekomendasi BPK dipantau hingga tuntas. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah setelah Kabupaten Magetan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Nanik juga memaparkan strategi pemerintah untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah. Menurutnya, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan dilakukan melalui penguatan regulasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemutakhiran data objek pajak dan retribusi, digitalisasi sistem pembayaran, penciptaan iklim investasi yang kondusif, serta optimalisasi pemanfaatan aset daerah melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Bupati turut menyampaikan sejumlah indikator pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Magetan tercatat mencapai 5,41 persen, angka kemiskinan turun menjadi 9,1 persen, ketimpangan pendapatan (Gini Ratio) menurun menjadi 0,36, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 77,5. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan APBD telah mendukung target pembangunan yang ditetapkan dalam RPJMD 2025–2029, meski kualitas program dan efektivitas belanja daerah masih perlu terus ditingkatkan.

Sementara itu, Plt Ketua DPRD Magetan Sujatno menegaskan bahwa DPRD meminta pemerintah daerah menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK secara konsisten. Menurutnya, perhatian DPRD tidak hanya tertuju pada temuan administrasi, tetapi juga penyelesaian persoalan utang, tindak lanjut atas pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang bermasalah, hingga pengembalian kelebihan pembayaran proyek.

Image Not Found
DPRD minta pengawasan APBD dan proyek lebih diperketat. Foto : Kus-Sinergia

“Untuk temuan BPK itu DPRD minta untuk ditindaklanjuti secara konsisten. Harapan kita, setiap perkembangan penyelesaiannya dilaporkan secara berkala. Target kami pada tahun 2026 tidak ada lagi temuan BPK sehingga pelaksanaan APBD benar-benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Sujatno.

Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sebelum memasuki pembahasan lanjutan di alat kelengkapan DPRD. Pembahasan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola keuangan daerah di Kabupaten Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Lebaran, Plt Wali Kota Madiun Minta ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

    Usai Lebaran, Plt Wali Kota Madiun Minta ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun diminta segera kembali fokus meningkatkan kualitas pelayanan publik setelah libur panjang Lebaran 2026. Hal tersebut ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun usai menghadiri acara halal bihalal Pemerintah Kota Madiun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan ASN. […]

    Bagikan
  • Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    Sering Mengamuk, Keluarga Terpaksa Mengurung Suhananto Sejak 2014

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Keputusan keluarga mengurung Suhananto, 45 tahun, warga Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, di dalam kandang besi bukan tanpa alasan. Selama lebih dari 25 tahun, keluarga hidup dalam bayang-bayang gangguan jiwa yang dialami Suhananto. Nanto merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Buki dan Damitun. Gangguan kejiwaan yang dialaminya bermula setelah […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Mengambang di Bengawan Madiun Gegerkan Warga

    Mayat Perempuan Mengambang di Bengawan Madiun Gegerkan Warga

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Kiringan, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengambang di aliran Sungai Bengawan Madiun, Minggu siang (14/12/2025). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis. Mayat pertama kali ditemukan oleh Sunaryo, warga setempat yang hendak memancing di sungai tersebut sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Amankan PSK Jaringan Online, Satu Waria Diduga Positif HIV

    Satpol PP Madiun Amankan PSK Jaringan Online, Satu Waria Diduga Positif HIV

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun mengamankan sejumlah pekerja seks komersial (PSK) dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar pada Rabu malam (09/04/2025). Operasi dilakukan di dua lokasi, yakni kawasan Pasar Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, dan sebuah hotel di Kecamatan Mejayan. Dari hasil razia, petugas mengamankan […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Bahas Raperda Penyertaan Modal untuk Perumda Sari Gunung

    DPRD Ponorogo Bahas Raperda Penyertaan Modal untuk Perumda Sari Gunung

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Ponorogo memperkuat kinerja dan tata kelola perusahaan daerah tersebut. Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno menjelaskan, sidang paripurna kali ini beragendakan penyampaian […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Buka Peluang Restorative Justive Dalam Kasus Penganiayaan Anak yang Viral

    Polres Magetan Buka Peluang Restorative Justive Dalam Kasus Penganiayaan Anak yang Viral

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice kembali dibuka Polres Magetan terkait kasus penganiayaan terhadap anak berinisial B, warga Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan. Dalam insiden yang terjadi pada 27 November lalu itu, B diduga dipergoki mencuri velg truk senilai sekitar Rp.120 ribu oleh Bambang Sutrisno (46), pemilik bengkel setempat. Emosi tak […]

    Bagikan
expand_less