Berita Terkini
Trending Tags

Bupati Magetan Pastikan Seluruh Temuan BPK Ditindaklanjuti, DPRD Minta Pengawasan Lebih Ketat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 126
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan jawab pandangan umum fraksi DPRD. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memastikan seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pengelolaan APBD Tahun Anggaran 2025 akan ditindaklanjuti secara konsisten. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dalam rapat paripurna DPRD, Rabu malam (8/7/2026).

Dalam penyampaiannya, Bupati Nanik mengapresiasi berbagai masukan, kritik, dan saran dari seluruh fraksi DPRD. Menurutnya, seluruh pandangan fraksi menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, akuntabilitas, serta pengelolaan keuangan daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada fraksi-fraksi DPRD yang telah memberikan apresiasi, mencermati, dan mengkritisi materi Raperda. Segala saran dan kritik yang disampaikan menjadi masukan positif dan konstruktif bagi kami dalam rangka perbaikan, peningkatan, dan penyempurnaan kinerja ke depan,” ujar Nanik.

Menanggapi sorotan DPRD terkait hasil pemeriksaan BPK, Bupati menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah diperintahkan mempercepat penyelesaian rekomendasi sesuai rencana aksi yang telah disusun. Langkah tersebut meliputi penyusunan Peraturan Bupati mengenai kebijakan akuntansi yang mengacu pada standar terbaru, evaluasi klasifikasi belanja untuk mencegah kesalahan penggunaan akun, hingga sosialisasi dan verifikasi pengelolaan keuangan di seluruh perangkat daerah.

Selain itu, Pemkab Magetan juga akan memperbaiki tata kelola pajak dan retribusi daerah melalui pemutakhiran basis data, identifikasi ulang objek pajak, penyesuaian data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta evaluasi terhadap pengelolaan retribusi pasar. Pemerintah juga akan menyusun regulasi mengenai hak dan kewajiban pengguna kios maupun los pasar, sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan proyek pembangunan, termasuk evaluasi terhadap pejabat pembuat komitmen (PPK), konsultan pengawas, dan penyedia jasa apabila ditemukan kekurangan volume pekerjaan.

“Untuk mencegah temuan serupa terulang, Pemkab berkomitmen memperkuat sistem pengendalian internal melalui optimalisasi peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta memastikan seluruh rekomendasi BPK dipantau hingga tuntas. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah setelah Kabupaten Magetan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Nanik juga memaparkan strategi pemerintah untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah. Menurutnya, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan dilakukan melalui penguatan regulasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemutakhiran data objek pajak dan retribusi, digitalisasi sistem pembayaran, penciptaan iklim investasi yang kondusif, serta optimalisasi pemanfaatan aset daerah melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Bupati turut menyampaikan sejumlah indikator pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Magetan tercatat mencapai 5,41 persen, angka kemiskinan turun menjadi 9,1 persen, ketimpangan pendapatan (Gini Ratio) menurun menjadi 0,36, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 77,5. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan pelaksanaan APBD telah mendukung target pembangunan yang ditetapkan dalam RPJMD 2025–2029, meski kualitas program dan efektivitas belanja daerah masih perlu terus ditingkatkan.

Sementara itu, Plt Ketua DPRD Magetan Sujatno menegaskan bahwa DPRD meminta pemerintah daerah menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK secara konsisten. Menurutnya, perhatian DPRD tidak hanya tertuju pada temuan administrasi, tetapi juga penyelesaian persoalan utang, tindak lanjut atas pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang bermasalah, hingga pengembalian kelebihan pembayaran proyek.

Image Not Found
DPRD minta pengawasan APBD dan proyek lebih diperketat. Foto : Kus-Sinergia

“Untuk temuan BPK itu DPRD minta untuk ditindaklanjuti secara konsisten. Harapan kita, setiap perkembangan penyelesaiannya dilaporkan secara berkala. Target kami pada tahun 2026 tidak ada lagi temuan BPK sehingga pelaksanaan APBD benar-benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Sujatno.

Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sebelum memasuki pembahasan lanjutan di alat kelengkapan DPRD. Pembahasan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola keuangan daerah di Kabupaten Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sinergia | Di tengah berkembangnya tren kuliner modern saat ini, Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun mampu menghadirkan sebuah gagasan inovatif melalui produk Kong’s Dimsum. Inovasi ini lahir dari proyek mata kuliah Manajemen Inovasi dan Kreativitas dengan dosen pengampu mata kuliah bapak Hendra Setiawan, S.E., M.M. yang mendorong […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Madiun Tekankan Lurah dan Camat Wajib Pahami Prioritas Pembangunan Kota

    Plt Wali Kota Madiun Tekankan Lurah dan Camat Wajib Pahami Prioritas Pembangunan Kota

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menekankan pentingnya pemahaman aparatur wilayah terhadap arah pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Optimalisasi Produktivitas Kerja dan Bimbingan Teknis Aplikasi e-KAK dan m-SKP Tahun 2026 yang diikuti para lurah dan camat di wilayah Kecamatan Taman pada Kamis (05/03/2026) Menurut Bagus, perencanaan […]

    Bagikan
  • Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    Macet Parah Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi, Lebih dari 4 Jam Kendaraan Tak Bergerak

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Banyuwangi – Kondisi kemacetan parah terjadi Jalan Raya Situbondo – Banyuwangi sejak Jum’at (29/08/2025) dini hari. Kemacetan kendaraan diperkirakan hingga belasan kilometer. Kemacetan dari arah Situbondo ke Banyuwangi maupun sebaliknya. Ikhsan, salah satu pengguna jalan mengaku terjebak macet di wilayah Desa Bajulmati Kecamatan Galekan Kabupaten Banyuwangi sejak pukul 02.00 WIB. Dirinya tengah menuju […]

    Bagikan
  • 910 Prajurit TNI Siap Berlatih Operasi Pertahanan Udara di Lanud Iswahyudi dengan Alutsista Canggih

    910 Prajurit TNI Siap Berlatih Operasi Pertahanan Udara di Lanud Iswahyudi dengan Alutsista Canggih

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Berbagai alutsista canggih milik TNI Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut kini hadir di Lanud Iswahyudi. Alutsista itu akan unjuk gigi dalam Latihan Perkasa Bravo Tahun 2025. Lanud Iswahyudi ditunjuk sebagai lokasi latihan Operasi Pertahanan Udara. Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) TNI AU, Marsdya Tedi Rizalihadi, usai membuka […]

    Bagikan
  • Harga Minyak Goreng Melonjak, Perajin Kerupuk di Magetan Kecilkan Ukuran dan Kurangi Isi Kemasan

    Harga Minyak Goreng Melonjak, Perajin Kerupuk di Magetan Kecilkan Ukuran dan Kurangi Isi Kemasan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lonjakan harga minyak goreng yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir memaksa pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magetan melakukan berbagai strategi agar usahanya tetap bertahan. Salah satunya dengan memperkecil ukuran kerupuk dan mengurangi jumlah isi dalam setiap kemasan tanpa menaikkan harga jual. Kondisi tersebut dialami perajin kerupuk di […]

    Bagikan
  • H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat, Puncak Arus Balik Diperkirakan 5-8 April

    H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat, Puncak Arus Balik Diperkirakan 5-8 April

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – H+3 Lebaran, arus lalu lintas masuk Kota Madiun dari arah Nglames Kabupaten Madiun terpantau sangat padat. Menurut AKP Bambang Sriyono, Kapospam Nglames, lonjakan kepadatan disebabkan oleh banyaknya pemudik yang masih bersilaturahmi dengan keluarga maupun berkunjung ke tempat-tempat wisata. Selain itu, beberapa pengendara juga sudah mulai melakukan arus balik. “Arus lalu […]

    Bagikan
expand_less