Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Kades Ponorogo Gigit Jari, Dana Desa Tahap II Tak Kunjung Cair

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 116
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
APDESI wadul ke DPRD Ponorogo, Foto: humas

Sinergia | Ponorogo – Ratusan kepala desa (Kades) di Ponorogo harus gigit jari. Pasalnya, jatah Dana Desa (DD) tahap II tak kunjung cair. Sementara sejumlah proyek pembangunan terlanjur berjalan dan menanti pembayaran sebelum akhir tahun.

Tak ingin semakin merugi, para Kades yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Ponorogo meluruk DPRD menggelar rapat dengar pendapat (RDP) pada senin (01/12) kemarin.

Ketua APDESI Ponorogo, Eko Mulyadi mengungkapkan, macetnya pencairan DD ini terjadi setelah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 81/2025 tentang Dana Desa Tahun Anggaran 2025 pada pertengahan November lalu.

Dalam aturan baru itu, kegiatan pembangunan non-earmark tidak lagi disalurkan pencairannya sejak 17 September. Fokus penyaluran kini mengerucut pada kegiatan earmark seperti BLT Desa, ketahanan pangan, dan penanganan stunting. “Sementara teman-teman desa sudah melakukan kegiatan fisik. Kalau tidak cair, tentu menjadi beban,” ujarnya (2/11).

Eko menambahkan, dari total 281 desa di Ponorogo, sebanyak 231 desa gagal mencairkan DD tahap II. Selama ini pembangunan fisik biasanya dikerjakan lebih dahulu sebelum diajukan pencairan. Akibatnya, banyak kades terpaksa berutang dengan nominal bervariasi antara Rp. 30 juta hingga Rp. 400 juta.

“Kami tidak memprotes aturannya, tapi kami berharap penerapan PMK ini bisa ditunda, diberlakukan tahun depan,” tegasnya.

Selain persoalan PMK 81/2025, APDESI turut menyampaikan sejumlah aspirasi lain, mulai dari dukungan terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga permintaan agar beberapa kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) tidak lagi dibebankan ke anggaran desa.

“Contohnya kegiatan kesehatan. Dulu ada anggaran dari Pemda, sekarang dibebankan ke pemerintah desa,” jelas Eko.

Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Anik Suharto, mengakui keresahan para kades tersebut. Dia memastikan aspirasi yang disampaikan APDESI bakal diteruskan ke pemerintah pusat. “Kami akan kirimkan dalam waktu dekat. suratnya akan kami sampaikan,” pungkasnya. (Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Jukir Tarik Tarif Parkir Rp. 10 Ribu per Motor, Berujung Minta Maaf

    Viral Jukir Tarik Tarif Parkir Rp. 10 Ribu per Motor, Berujung Minta Maaf

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Malam pergantian Tahun Baru 2026 di Kota Madiun dihebohkan persoalan tarif parkir kendaraan bermotor. Pasalnya, salah satu juru parkir (Jukir) viral di media sosial lantaran menarik tarif sebesar Rp. 10.000 per motor. Padahal, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Madiun Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) […]

    Bagikan
  • Rekonstruksi Pembunuhan di Goa Lowo, Suami Perankan 21 Adegan

    Rekonstruksi Pembunuhan di Goa Lowo, Suami Perankan 21 Adegan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satreskrim Polres Ponorogo menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan perempuan yang jasadnya ditemukan di kawasan hutan Goa Lowo, Kecamatan Sampung, Kamis (21/08/2025). Tersangka Hartono (38), yang tak lain adalah suami korban, memperagakan 21 adegan mulai dari penjemputan hingga eksekusi korban, Alip Rahayu Arianti (30). Rekonstruksi dilakukan di tiga lokasi. Pertama, di pertigaan Somoroto, […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun, Hari Wur : Stok Bahan Pokok Aman, Harga Stabil

    Bupati Madiun, Hari Wur : Stok Bahan Pokok Aman, Harga Stabil

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun dengan didampingi OPD Pemkab Madiun melakukan pengecekan stok dan harga bahan pokok pada Rabu (12/3/2025). Pengecekan dilakukan di 2 pasar tradisional yakni Pasar Pagotan dan Pasar Besar Caruban. Monitoring ini untuk memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, termasuk harga yang terjangkau. […]

    Bagikan
  • Pengabdian Puluhan Tahun, Kisah Tumirin Baru Diangkat PPPK di Usia 57 Tahun

    Pengabdian Puluhan Tahun, Kisah Tumirin Baru Diangkat PPPK di Usia 57 Tahun

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan pegawai honorer di Kabupaten Ponorogo akhirnya mengakhiri penantian panjang mereka. Sebanyak 378 orang resmi dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam upacara di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Kamis (24/07/2025). Wajah-wajah penuh haru terlihat memenuhi ruangan, salah satunya Tumirin, 57 tahun, asal Kecamatan Sukorejo. […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Panggil Pihak Terkait Soal Dugaan Penahanan Ijazah Karyawan

    DPRD Kabupaten Madiun Panggil Pihak Terkait Soal Dugaan Penahanan Ijazah Karyawan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Komisi D DPRD Kabupaten Madiun menjadwalkan pemanggilan terhadap sejumlah pihak guna mengklarifikasi dugaan penahanan ijazah oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi yang berada di Desa Wonoasri Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun terhadap karyawannya. Langkah ini diambil untuk memahami duduk perkara terkait komitmen kontrak kerja yang dikeluhkan oleh pekerja. Ketua Komisi […]

    Bagikan
  • Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong”  photo_camera 4

    Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong” 

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang berpusat di wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) dini hari, dirasakan hingga Kabupaten dan Kota Madiun. Getaran yang terjadi sekitar pukul 01.06 WIB sempat membuat sebagian warga panik dan keluar rumah. Di Kabupaten Madiun, gempa dilaporkan berdampak pada sebuah menara masjid di Desa […]

    Bagikan
expand_less