Berita Terkini
Trending Tags

8 Wartawan Diintimidasi di Ngawi, Jurnalis Hampir Dipukul Paving di SPPG Bintang Mantingan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wartawan Diintimidasi di Ngawi, wartawan mendapat perlakuan kasar saat meliput kegiatan petugas Dinkes Ngawi di SPPG Bintang Mantingan, Foto : Jepretan Gambar

Sinergia | Ngawi – Insiden intimidasi terhadap jurnalis terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Delapan wartawan dari berbagai media mengaku diusir dan mendapat perlakuan kasar saat meliput kegiatan petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan, Kamis (04/12/2025) siang. Bahkan, seorang jurnalis dikabarkan hampir dipukul menggunakan paving dan papan kayu oleh pria tak dikenal.

Para wartawan yang berada di lokasi adalah Ari Hermawan (Suara Indonesia), Aris Purniawan (SKH Memorandum), Ito Wahyu (JTV Madiun), Suratno (CNN Indonesia), Imam Mustajab (Solopos Media Group), Asfi Manar (MNC Group), Asep Syaeful Bachri (Jawa Pos Radar Madiun), serta Joko Wahyono (SCTV).

Suratno, jurnalis CNN Indonesia, menuturkan bahwa dirinya bersama tujuh rekan media lain tiba-tiba diminta pergi oleh seorang pria saat sedang mengambil gambar proses pengambilan sampel makanan oleh petugas Dinkes.

“Orangnya tiba-tiba muncul sambil berteriak agar kami keluar dari area. Saat saya mundur sambil tetap merekam, dia malah makin marah dan mengambil kayu serta paving,” ungkapnya.

Asep Syaeful Bachri dari Jawa Pos Radar Madiun juga mengalami tindakan serupa. Meski sudah berada di luar area SPPG, ia tetap didorong oleh pria tersebut. “Dia mendekat dan langsung mendorong saya, padahal saya sudah berada di luar,” ujarnya.

Menurut Asep, sejak awal pria tersebut terlihat agresif dan berupaya mencegah wartawan memotret maupun merekam video. Beberapa jurnalis lain turut mendapat tekanan verbal sehingga suasana menjadi tidak aman. Para jurnalis memilik mundur ke area yang lebih jauh namun tetap melanjutkan peliputan.

“Kami hanya menjalankan pekerjaan. Tidak semestinya ada perlakuan seperti itu,” kata Asep.

Asep menegaskan bahwa insiden tersebut bukan peristiwa kecil. Ia menilai apa yang terjadi merupakan tindakan yang menghambat kerja jurnalistik. “Ini bukan sekadar reaksi spontan, tetapi bentuk arogansi. Kekerasan terhadap jurnalis tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Atas kejadian tersebut, para jurnalis berencana melaporkan dugaan intimidasi dan penghalangan kerja pers kepada pihak kepolisian. Mereka menilai tindakan tersebut melanggar undang-undang yang menjamin kemerdekaan pers serta keamanan jurnalis dalam menjalankan tugas.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyelidikan Keracunan Massal Jalan Ditempat, Polres Madiun Tunggu Hasil Lab Polda

    Penyelidikan Keracunan Massal Jalan Ditempat, Polres Madiun Tunggu Hasil Lab Polda

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Penyelidikan kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dari tiga SD negeri di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, hingga kini belum menemukan titik terang. Lebih dari sepekan berlalu, hasil uji laboratorium atas sampel makanan yang dikirim Polres Madiun masih belum keluar. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, mengatakan proses pemeriksaan sampel […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun bahas Master Plan Smart City Tahun 2025-2030

    Pemkot Madiun bahas Master Plan Smart City Tahun 2025-2030

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun  – Pemerintah Kota Madiun terus meningkatkan efisiensi dan layanan publik dalam implementasi program Smart City. Hal itu menjadi pembahasan dalam Rapat Koordinasi Master Plan Smart City tahun 2025 – 2030 yang dibuka oleh Pj Walikota Madiun, Eddy Supriyanto dengan dihadiri DPRD Kota Madiun, Sekretaris Daerah hingga jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Terima Audiensi PHRI, Tegaskan Larangan Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru 2026

    Polres Magetan Terima Audiensi PHRI, Tegaskan Larangan Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana hangat menyelimuti Lobi Atas Setia Polres Magetan saat Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menerima audiensi dan silaturahmi dari jajaran Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magetan, Selasa (30/12/2025). Ketua PHRI Magetan Lulik Baroto hadir bersama pengurus lainnya untuk berdialog langsung terkait imbauan perayaan Tahun Baru. Pertemuan […]

    Bagikan
  • Tim Jibom Amankan Granat MK5 di Pondok Lansia Kota Madiun, Diduga Masih Aktif

    Tim Jibom Amankan Granat MK5 di Pondok Lansia Kota Madiun, Diduga Masih Aktif

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lingkungan Asrama Pondok Lansia di Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, mendadak geger setelah ditemukannya sebuah granat pada Jumat sore (12/12/2025). Benda berbahaya itu pertama kali ditemukan oleh penjaga pondok, Andik Kokok Prasetyo, di halaman asrama saat ia tengah mengantar salah satu penghuni, Sanem. Andik mengaku terkejut ketika melihat benda mencurigakan […]

    Bagikan
  • Relawan Magetan Tembus Daerah Terisolasi di Sumatera, Salurkan Bantuan Hingga ke Titik Terujung Longsor

    Relawan Magetan Tembus Daerah Terisolasi di Sumatera, Salurkan Bantuan Hingga ke Titik Terujung Longsor

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Sumatera Barat – Perjalanan ribuan kilometer tak menghalangi tekad relawan asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk mengantarkan bantuan ke wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra. Dengan menempuh jalur darat selama empat hari, tim ini berupaya menembus kawasan yang sempat terisolasi akibat kerusakan parah infrastruktur. Enam anggota Relawan 24 Jam Magetan […]

    Bagikan
  • Cek Kesehatan Hewan Kurban di Kota Madiun Diperketat, Peternak Diminta Waspada PMK

    Cek Kesehatan Hewan Kurban di Kota Madiun Diperketat, Peternak Diminta Waspada PMK

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha, kesehatan hewan kurban di Kota Madiun menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun mulai melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi penjualan hewan kurban guna memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan layak kurban. Salah satunya di Tapoz Farm […]

    Bagikan
expand_less