Berita Terkini
Trending Tags

8 Wartawan Diintimidasi di Ngawi, Jurnalis Hampir Dipukul Paving di SPPG Bintang Mantingan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • visibility 211
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wartawan Diintimidasi di Ngawi, wartawan mendapat perlakuan kasar saat meliput kegiatan petugas Dinkes Ngawi di SPPG Bintang Mantingan, Foto : Jepretan Gambar

Sinergia | Ngawi – Insiden intimidasi terhadap jurnalis terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Delapan wartawan dari berbagai media mengaku diusir dan mendapat perlakuan kasar saat meliput kegiatan petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan, Kamis (04/12/2025) siang. Bahkan, seorang jurnalis dikabarkan hampir dipukul menggunakan paving dan papan kayu oleh pria tak dikenal.

Para wartawan yang berada di lokasi adalah Ari Hermawan (Suara Indonesia), Aris Purniawan (SKH Memorandum), Ito Wahyu (JTV Madiun), Suratno (CNN Indonesia), Imam Mustajab (Solopos Media Group), Asfi Manar (MNC Group), Asep Syaeful Bachri (Jawa Pos Radar Madiun), serta Joko Wahyono (SCTV).

Suratno, jurnalis CNN Indonesia, menuturkan bahwa dirinya bersama tujuh rekan media lain tiba-tiba diminta pergi oleh seorang pria saat sedang mengambil gambar proses pengambilan sampel makanan oleh petugas Dinkes.

“Orangnya tiba-tiba muncul sambil berteriak agar kami keluar dari area. Saat saya mundur sambil tetap merekam, dia malah makin marah dan mengambil kayu serta paving,” ungkapnya.

Asep Syaeful Bachri dari Jawa Pos Radar Madiun juga mengalami tindakan serupa. Meski sudah berada di luar area SPPG, ia tetap didorong oleh pria tersebut. “Dia mendekat dan langsung mendorong saya, padahal saya sudah berada di luar,” ujarnya.

Menurut Asep, sejak awal pria tersebut terlihat agresif dan berupaya mencegah wartawan memotret maupun merekam video. Beberapa jurnalis lain turut mendapat tekanan verbal sehingga suasana menjadi tidak aman. Para jurnalis memilik mundur ke area yang lebih jauh namun tetap melanjutkan peliputan.

“Kami hanya menjalankan pekerjaan. Tidak semestinya ada perlakuan seperti itu,” kata Asep.

Asep menegaskan bahwa insiden tersebut bukan peristiwa kecil. Ia menilai apa yang terjadi merupakan tindakan yang menghambat kerja jurnalistik. “Ini bukan sekadar reaksi spontan, tetapi bentuk arogansi. Kekerasan terhadap jurnalis tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Atas kejadian tersebut, para jurnalis berencana melaporkan dugaan intimidasi dan penghalangan kerja pers kepada pihak kepolisian. Mereka menilai tindakan tersebut melanggar undang-undang yang menjamin kemerdekaan pers serta keamanan jurnalis dalam menjalankan tugas.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah makam yang diduga palsu di kawasan pemakaman Ki Ageng Nur Salim, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, dibongkar paksa oleh warga pada Rabu (30/4/2025). Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dianggap menyesatkan dan berpotensi mengaburkan sejarah Islam di kawasan tersebut. Aksi pembongkaran dipimpin oleh Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Ponorogo dengan persetujuan […]

    Bagikan
  • Lolos Dari Pengawasan, Anak Empat Tahun di Ponorogo Terperosok Selokan Saat Hujan Deras

    Lolos Dari Pengawasan, Anak Empat Tahun di Ponorogo Terperosok Selokan Saat Hujan Deras

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang anak perempuan berinisial M.A.S berusia empat tahun, warga Jenangan, Ponorogo, mengalami peristiwa naas setelah terperosok ke dalam selokan saat hujan deras. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, di Jalan Pramuka, masuk Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan. Kejadian bermula saat korban bersama ibunya berinisial T tengah […]

    Bagikan
  • Kapolres Ngawi Lakukan Pengecekan Kendaraan Dinas, Pastikan Siap Pakai untuk Tugas Lapangan

    Kapolres Ngawi Lakukan Pengecekan Kendaraan Dinas, Pastikan Siap Pakai untuk Tugas Lapangan

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Guna memastikan kesiapan operasional kendaraan dinas, Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, didampingi Wakapolres Kompol Moh. Asrori Khadafi serta Kabaglog AKP Suyadi, melakukan pengecekan seluruh kendaraan dinas milik Polres dan Polsek jajaran, Kamis (22/05/2025).Pemeriksaan dilakukan di halaman Kepatihan Jln. Patiunus Ngawi, dan melibatkan para pejabat utama Polres Ngawi. “Tujuannya adalah […]

    Bagikan
  • Kemiskinan di Ngawi Turun Tipis, Pemkab Perkuat Program “Gerbang Sejahtera”

    Kemiskinan di Ngawi Turun Tipis, Pemkab Perkuat Program “Gerbang Sejahtera”

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Angka kemiskinan di Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan tren penurunan pada 2025. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi mencatat, persentase penduduk miskin turun dari 13,81 persen pada 2024 menjadi 13,62 persen di tahun ini. Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menyebut penurunan tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program penanggulangan kemiskinan yang dijalankan pemerintah daerah mulai […]

    Bagikan
  • Kapolres Tegaskan Larangan Balon Udara dan Petasan Usai Ledakan Maut di Ponorogo

    Kapolres Tegaskan Larangan Balon Udara dan Petasan Usai Ledakan Maut di Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Pasca insiden ledakan petasan yang menewaskan satu remaja di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Polres Ponorogo menegaskan larangan keras penerbangan balon udara liar dan penggunaan petasan selama Ramadan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, mengatakan pihaknya telah melakukan langkah pencegahan jauh sebelum bulan Ramadan tiba. Sosialisasi dan imbauan telah digencarkan […]

    Bagikan
  • Peristiwa Berdarah Rumah Kos di Nganjuk, 2 Orang Meninggal Dunia, 1 Kritis

    Peristiwa Berdarah Rumah Kos di Nganjuk, 2 Orang Meninggal Dunia, 1 Kritis

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Peristiwa berdarah menghebohkan warga Nganjuk, Jawa Timur. 2 wanita berinisial EN (41) dan EJ (22) penghuni rumah kost di Kelurahan Payaman Kecamatan Nganjuk ditemukan tewas. Sementara, 1 korban lain berinisial ED (18) mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Nganjuk.  AKP Supriyanto, Kasi Humas Polres Nganjuk membenarkan peristiwa tersebut. Peristiwa dugaan pembunuhan […]

    Bagikan
expand_less