Berita Terkini
Trending Tags

Petani Madiun Keluhkan Sawah Tercemar Limbah Diduga dari SPPG

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi parit tempat aliran limbah yang diduga berasal dari dapur SPPG mengalir ke sawah warga, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Petani di Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, mengeluhkan sawah mereka tercemar limbah sisa makanan. Limbah tersebut diduga berasal dari aktivitas pencucian milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam. Limbah berupa air sisa cucian makanan itu mengalir ke lahan pertanian warga dan menimbulkan bau menyengat.

Podo, salah satu petani mengatakan air yang menggenang di sawah terlihat bercampur minyak dan menimbulkan endapan berwarna keruh. Kondisi itu diduga berasal dari pembuangan limbah rumah tangga SPPG yang mengalir langsung ke area persawahan.

“Nggeh mboten sae. Harusnya air limbah tidak dibuang ke sawah, tapi diarahkan ke parit,” ujar Podo saat ditemui di lokasi, Senin (08/12/2025).

Keluhan serupa disampaikan pemilik sawah, Putut Wagi Mitoyo. Ia menegaskan sawahnya kini berbau tidak sedap dan berpotensi tidak dapat diolah dalam musim tanam berikutnya akibat penumpukan endapan limbah.

“Harapannya limbah sisa cucian jangan dilewatkan sawah. Dibuat aliran sendiri menuju instalasi pembuangan air limbah agar tidak mengganggu lingkungan,” kata Mitoyo.

Menurut warga, limbah yang mencemari lahan terdiri dari sisa makanan, sabun, dan minyak goreng. Endapan limbah disebut semakin tebal setiap hari. Mereka juga mengaku tidak pernah diajak komunikasi maupun musyawarah oleh pengelola SPPG yang mengcover sekitar 2800 siswa tingkat SMP dan SMA tersebut, maupun pemerintah desa terkait operasional layanan tersebut.

Ditemui secara terpisah, pemilik SPPG Assalam, Slamet, menyampaikan bahwa pembuangan limbah selama ini sudah diarahkan ke area resapan. Ia tidak menampik kemungkinan adanya aliran yang terbawa hingga ke area sawah warga.

“Kalau limbah itu dibuang di resapan. Kalau sampai sana ya mungkin ada beberapa hal, namanya juga rumah tangga,” kata Slamet.

Ia menyebut di sekitar lokasi terdapat parit yang menjadi saluran pembuangan, namun mengaku belum mengetahui pasti arah aliran limbah yang dipersoalkan warga.

“Kalau memang ada keluhan dan permintaan warga, saya akan ikuti aturan dan saran,” ucapnya.

Warga berharap pemerintah desa dan dinas terkait turun tangan meninjau dugaan pencemaran tersebut, mengingat pembuangan limbah tanpa instalasi pengolahan dapat merusak kualitas tanah, mematikan organisme lahan, serta mengancam produktivitas panen. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lonjakan Kendaraan di Tol JNK Capai 103 Ribu Selama Libur Idul Adha

    Lonjakan Kendaraan di Tol JNK Capai 103 Ribu Selama Libur Idul Adha

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat lonjakan volume lalu lintas kendaraan selama libur Idul Adha 1446 H yang berlangsung sejak Kamis (05/06/2025) sore hingga Senin (09/06/2025). Total kendaraan yang melintasi ruas tol JNK dalam periode tersebut tembus 103.742 unit — naik 36,75 persen dibandingkan hari biasa. Direktur Teknik […]

    Bagikan
  • Lonjakan Pengajuan PKKPR Koperasi Merah Putih, Pemkab Magetan Bersiap Revisi RTRW photo_camera 2

    Lonjakan Pengajuan PKKPR Koperasi Merah Putih, Pemkab Magetan Bersiap Revisi RTRW

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan melaporkan meningkatnya permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dari para pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga Selasa (3/2/2026), tercatat 50 titik KDKMP telah mengajukan permohonan tersebut, mendorong pemerintah daerah mempertimbangkan revisi terhadap Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Kepala […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Perketat Pengamanan Jalur PSHW-TM Saat Suran Agung 2025

    Polres Madiun Perketat Pengamanan Jalur PSHW-TM Saat Suran Agung 2025

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Perayaan Suran Agung 2025, Kepolisian Resor (Polres) Madiun memperketat pengamanan di sejumlah titik strategis yang menjadi jalur pergerakan rombongan dari Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) pada Minggu ( 6/7/2025). Kapolres Madiun, AKBP Mohammad Zainur Rofik, mengungkapkan bahwa ratusan personel disiagakan untuk mengawal dan mengamankan jalannya kegiatan, terutama menjelang puncak acara. Fokus […]

    Bagikan
  • Musrenbang Kecamatan Sawahan Tentukan Skala Prioritas Untuk Pembangunan Tahun 2026

    Musrenbang Kecamatan Sawahan Tentukan Skala Prioritas Untuk Pembangunan Tahun 2026

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sawahan tahun 2025 untuk Pembangunan 2026 dilaksanakan di pendopo kantor Kecamatan Sawahan, Rabu (12/3/2025). Musrenbang ini mengusung tema “Peningkatan Produktivitas untuk Swasembada Pangan dan Energi Serta Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif”. Dalam kegiatan tersebut, usulan yang diajukan oleh 13 desa di Kecamatan Sawahan sebanyak 39 usulan yang […]

    Bagikan
  • Hilang Semalaman, Wanita Berkebutuhan Khusus di Magetan Ditemukan Tewas di Sungai

    Hilang Semalaman, Wanita Berkebutuhan Khusus di Magetan Ditemukan Tewas di Sungai

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang Wanita berkebutuhan khusus di Magetan bernama Roih Faizatun Nikmah (33) dilaporkan hilang sejak Rabu malam (26/2/2025). Warga Dusun Pengkok, Desa Bungkuk, Kecamatan Parang, Magetan ditemukan tewas di Sungai Klegung pada Kamis (27/2/2025). Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena medan yang terjal. Dalam proses evakuasi, petugas bersama warga setempat […]

    Bagikan
  • Maling Sepeda Gunung Teror Perumahan di Magetan, Ketua Takmir Masjid Jadi Korban

    Maling Sepeda Gunung Teror Perumahan di Magetan, Ketua Takmir Masjid Jadi Korban

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gelombang pencurian sepeda gunung di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali memakan korban. Setelah sebelumnya empat sepeda gunung milik warga Jalan Tripandita, Kelurahan Kebonagung, hilang dalam satu malam, kini aksi serupa terjadi di kawasan Perumahan KPR Selosari Baru RW 08, Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan. Korban terbaru diketahui bernama Hendriyanto, Ketua Takmir Masjid […]

    Bagikan
expand_less