Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Diduga Granat Ditemukan di Pondok Lansia Kota Madiun, Tim Jibom Turun Tangan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 245
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Diduga Granat Ditemukan di Pondok Lansia Kota Madiun, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Sebuah objek mencurigakan yang diduga kuat sebagai granat menggegerkan lingkungan Pondok Lansia di Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Jumat (12/12/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Temuan itu langsung ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan melakukan pengamanan ketat di area belakang bangunan.

Penemuan bermula ketika penjaga pondok, Andik Kokok, hendak menutup pintu bagian belakang. Pandangannya tertuju pada sebuah benda berwarna coklat yang bentuknya menyerupai granat dan tergeletak di permukaan tanah. Merasa curiga, ia memotret objek tersebut lalu melaporkannya kepada Kabid Dinsos Kota Madiun untuk mendapatkan penanganan resmi.

“Saya lihat seperti benda asing. Kok bentuknya mirip granat. Saya ambil, terasa berat, lalu saya kembalikan lagi. Setelah itu saya foto dan saya laporkan ke pihak pondok lansia untuk diteruskan ke Babinsa,” ujar Andik.

Ia mengira kalau granat tersebut berasal dari tanah urug, yang sebelumnya dipakai untuk pembangunan pondok lansia tersebut. “Kelihatannya berasal dari tanah urug karena sebelumnya ada pembangunan selasar,” terangnya.

Menyusul laporan itu, anggota Polsek Kartoharjo segera mendatangi lokasi. Petugas memasang garis polisi dan mengosongkan area sekitar titik temuan. Polisi kemudian memanggil Tim Jibom Brimob Detasemen C Polda Jatim untuk memastikan jenis serta tingkat ancaman dari benda tersebut.

Dari keterangan awal, diduga objek itu tercampur bersama material tanah urug yang digunakan selama pembangunan pondok. Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa seluruh kemungkinan tetap akan ditelusuri lebih jauh. Masyarakat di sekitar lokasi diminta untuk tidak panik namun tetap waspada. Warga juga diimbau segera melapor jika menemukan benda asing atau mencurigakan.

Hingga berita ini diturunkan, proses identifikasi oleh Tim Jibom masih berlangsung. Informasi sementara menunjukkan bahwa benda tersebut kemungkinan lama tertimbun tanah dan baru terlihat setelah permukaan tanah terkikis air hujan.(Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-81 RI di Magetan, Karangan Bunga Dialihkan Jadi Bingkisan untuk Disabilitas dan Lansia

    HUT ke-81 RI di Magetan, Karangan Bunga Dialihkan Jadi Bingkisan untuk Disabilitas dan Lansia

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengubah pola perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dengan mengedepankan semangat berbagi dan keterlibatan masyarakat. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemkab Magetan mengalihkan pengiriman karangan bunga ucapan HUT RI menjadi Bingkisan Kemerdekaan untuk penyandang disabilitas berat dan lanjut usia (lansia) kurang beruntung. Bingkisan tersebut akan disalurkan secara […]

    Bagikan
  • Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

    Bencana di Ponorogo Turun Drastis, BPBD Catat Penurunan Hampir 45 Persen

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo mencatat jumlah kejadian bencana sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun dikonfirmasi pada Kamis (8/1/2026), menyebutkan berdasarkan hasil kaji cepat, total bencana yang tercatat mencapai 186 kasus. “Dari jumlah itu, 100 kasus merupakan tanah longsor, 47 banjir, […]

    Bagikan
  • Dua Anak Tewas Usai Mobil Sayur Tabrak Kerumunan Balap Liar di Magetan

    Dua Anak Tewas Usai Mobil Sayur Tabrak Kerumunan Balap Liar di Magetan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Aksi balap liar kembali memakan korban. Sebuah mobil pick up bermuatan sayur menabrak kerumunan, diduga penonton balapan liar di Jalan Raya Kawedanan, Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Sabtu (14/1/2026) dini hari. Dua anak tewas, sementara lima lainnya dilarikan ke RSUD dr. Sayidiman Magetan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, […]

    Bagikan
  • THM di Kota Madiun Tutup Total Selama Bulan Ramadhan

    THM di Kota Madiun Tutup Total Selama Bulan Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun menutup Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Madiun selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah. Penutupan dimulai 18 Februari hingga 21 Maret 2026. Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Agus Purwowidagdo mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil 22 pengelola THM untuk diberikan sosialisasi mengenai aturan tersebut. Satpol PP akan […]

    Bagikan
  • Oknum Polisi Berpangkat IPTU Terlibat Narkoba, Kapolres Madiun Kota : Dalam Penyelidikan

    Oknum Polisi Berpangkat IPTU Terlibat Narkoba, Kapolres Madiun Kota : Dalam Penyelidikan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Oknum polisi berinisial Iptu BS anggota Polsek Manguharjo Polres Madiun Kota ditangkap tim Satresnarkoba Polres Madiun Kota. Penangkapan tersebut dilakukan setelah aparat menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 37 gram. Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto, membenarkan kejadian itu. Menurutnya, kasus masih dalam proses penyidikan sehingga belum […]

    Bagikan
  • Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

    Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Seorang ibu rumah tangga bernama Dewi Triawati warga Desa Kare Kec Kare Kab Madiun mencurahkan uneg uneg kepada Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Wanita berumur 42 tahun ini mengaku capek sudah memiliki 4 anak dan berniat mengikuti KB. “Saya sudah punya anak 4 Bapak. Sudah Capek,” ujar Dewi Triawati tersenyum malu. […]

    Bagikan
expand_less