Berita Terkini
Trending Tags

Relawan MBG Banyudono Dirumahkan, Kebijakan Berseberangan dengan Arahan BGN

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 67
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
11 relawan SPPG Banyudono, Kecamatan Ngariboyo diberhentikan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang menjadi pendorong ekonomi warga sekaligus pemenuhan gizi siswa sekolah, kini menyisakan persoalan baru di Kabupaten Magetan. Sebanyak 11 relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, harus berhenti bekerja setelah hanya sepekan bertugas di dapur gizi yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Magetan.

Para relawan itu kini dialihkan statusnya menjadi “relawan cadangan” tanpa kejelasan durasi maupun kepastian penghasilan. Mereka yang sebelumnya berharap pekerjaan ini mampu menopang kebutuhan rumah tangga, kini justru menghadapi ketidakpastian.

“Sedih dan bingung, karena kami tetap butuh penghasilan. Tapi saat ini tidak ada pilihan lain,” kata salah seorang relawan yang tidak ingin disebutkan nanamnya, Kamis (18/12/2025).

Mereka mengaku keputusan mendadak tersebut membuat kondisi ekonomi semakin berat. Terlebih tanpa penjelasan detail dari pengelola dapur gizi maupun pihak yayasan. Upaya konfirmasi kepada pengelola belum membuahkan penjelasan lengkap.

Pihak SPPG Banyudono hanya menyampaikan pesan pendek melalui WhatsApp, dan meminta agar pertanyaan ditujukan ke kepala dapur. Namun hingga tiga hari setelah dimintai keterangan, Kepala SPPG Banyudono, Anggun Retno, belum merespons terkait pemberhentian sekitar 10–11 relawan dan dugaan kendala operasional di lapangan.

Keputusan merumahkan relawan ini juga bertolak belakang dengan pernyataan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang. Dalam keterangannya yang dimuat sejumlah media nasional, Nanik menyebut bahwa pengelola SPPG dilarang memberhentikan relawan, meski jumlah penerima manfaat MBG berkurang.

Ia menegaskan, relawan memiliki peran penting dalam pengelolaan dapur gizi. Hal itu sejalan dengan tujuan program yang tidak hanya meningkatkan kualitas asupan gizi siswa. Namun juga membuka lapangan pekerjaan di setiap titik SPPG.

“Pengelola SPPG tidak diperkenankan melakukan pemutusan kerja terhadap relawan,” tegasnya.

Meski terjadi penyesuaian jumlah penerima manfaat secara nasional dari lebih dari 3.500 menjadi sekitar 1.800 orang per SPPG, BGN menitikberatkan bahwa perubahan tersebut tidak seharusnya berdampak pada pengurangan tenaga relawan.

Sejumlah relawan mengaku masih berharap dapat kembali bekerja, namun sebagian mulai mempertimbangkan mencari lapangan kerja baru demi kelangsungan hidup keluarga.

“Jika nanti ada pekerjaan lain, tentu akan kami ambil. Yang penting tetap bisa memenuhi kebutuhan,” ujar salah satu relawan dengan nada lesu.

Situasi ini menjadi gambaran rapuhnya perlindungan terhadap relawan dalam program strategis nasional yang digadang sebagai ruang pemberdayaan ekonomi, namun justru menyisakan ironi di lapangan. Pemerintah daerah dan lembaga terkait diminta turun tangan memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai pedoman, tanpa mengorbankan pihak yang menjadi tulang punggung operasionalnya. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi D DPRD Ponorogo Sidak Sekolah Rakyat, Keamanan Siswa Jadi Sorotan

    Komisi D DPRD Ponorogo Sidak Sekolah Rakyat, Keamanan Siswa Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Ponorogo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 5 Ponorogo pada Rabu (06/08/2025). Kunjungan tersebut dipimpin oleh Komisi D yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan rakyat. Dalam sidak itu, para wakil rakyat meninjau langsung sejumlah fasilitas sekolah, seperti ruang kelas, dapur, hingga asrama tempat siswa tinggal. […]

    Bagikan
  • PDI Perjuangan Magetan Desak Pembentukan Satgasus dan Buka–Tutup Jalur di Area Rawan Longsor Sarangan

    PDI Perjuangan Magetan Desak Pembentukan Satgasus dan Buka–Tutup Jalur di Area Rawan Longsor Sarangan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dua kejadian tanah longsor yang terjadi berdekatan di kawasan Wisata Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Kamis (15/1/2026) dan Sabtu (17/1/2026). Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan Diana Sasa meminta Pemerintah Kabupaten Magetan mengambil langkah cepat dan terukur untuk menjamin keselamatan warga maupun wisatawan. Menurutnya, kawasan Sarangan memasuki periode rawan bencana seiring tingginya […]

    Bagikan
  • 51.483 Tiket KA Keberangkatan dari Daop 7 Madiun Pada Masa Nataru 2024/2025

    51.483 Tiket KA Keberangkatan dari Daop 7 Madiun Pada Masa Nataru 2024/2025

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) rupanya dimanfaatkan masyarakat untuk berpergian. Hal itu nampak dari tingginya penjualan tiket KA keberangkatan dari DAOP 7 Madiun pada Masa Nataru 2024/2025.  Dari sebanyak 60.552 tempat duduk untuk KA jarak jauh keberangkatan dari Daop 7 Madiun, tercatat 51.483 tiket telah terjual untuk […]

    Bagikan
  • Menunggu Lampu Hijau Pusat, Pengadaan Aparatur di Magetan Masuki Tahap Penentuan

    Menunggu Lampu Hijau Pusat, Pengadaan Aparatur di Magetan Masuki Tahap Penentuan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pengadaan aparatur sipil negara di Kabupaten Magetan memasuki fase penting jelang akhir 2025. Ribuan peserta PPPK Paruh Waktu kini tinggal selangkah lagi menuju pengangkatan, sementara masyarakat masih bertanya-tanya soal kapan formasi CPNS 2026 akan dibuka. Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, tahun anggaran 2025 memuat […]

    Bagikan
  • 2.815 Siswa di Kabupaten Ngawi Sasaran Makan Bergizi Gratis

    2.815 Siswa di Kabupaten Ngawi Sasaran Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dilaksanakan di wilayah Kabupaten Ngawi mulai Senin (17/2/2025). Pelaksanaan program andalan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo – Gibran ini, seperti yang terpantau di SDN 02 Ngawi Purba, Kecamatan Ngawi. Sesuai rencana, 2.815 siswa dari 28 sekolah akan menerima program MBG ini. “Insya Allah akan […]

    Bagikan
  • Nyaris Baku Hantam di Terminal Caruban, Dua Kru Bus yang Bersitegang Berebut Penumpang

    Nyaris Baku Hantam di Terminal Caruban, Dua Kru Bus yang Bersitegang Berebut Penumpang

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ketegangan sempat memuncak di Terminal Caruban, Kabupaten Madiun, usai dua kru bus nyaris terlibat baku hantam pada Sabtu pagi (19/07/2025). Insiden tersebut terekam dalam video amatir dan tersebar di media sosial, memicu reaksi beragam dari publik. Video berdurasi singkat itu memperlihatkan sejumlah orang berusaha melerai dua kelompok yang terlibat adu […]

    Bagikan
expand_less