Berita Terkini
Trending Tags

Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • visibility 36
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan, Nanik Sumantri, Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Nur Wakhid anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mencuri perhatian publik. Isu yang semula menjadi dinamika internal partai kini berkembang ke ranah politik terbuka dan masuk jalur hukum. Situasi semakin kompleks setelah nama Bupati Magetan, Nanik Sumantri, ikut terseret dalam perdebatan tersebut.

Di tengah tudingan tersebut, Bupati Nanik memberikan pernyataan resmi. Ia menegaskan tidak ada upaya intervensi terhadap proses PAW, dan menyebut langkah administratif yang diambil pemerintah kabupaten telah sesuai landasan hukum.

Dalam penjelasannya, Nanik menyebut bahwa pergantian antar waktu merupakan mekanisme konstitusional dan bagian dari kewenangan partai politik serta lembaga terkait. Pemerintah daerah, ujarnya, hanya berperan pada proses administratif sesuai ketentuan yang berlaku.

“PAW itu bagian dari proses demokrasi. Pemerintah kabupaten tidak masuk ke urusan internal partai. Tugas kami hanya menjalankan kewenangan sesuai aturan,” ujar Nanik dalam siaran pers, Minggu (21/12/2025).

Narasi yang menyebut Bupati melakukan pelanggaran administrasi dalam surat jawaban kepada kuasa hukum Nur Wakhid juga ditolak oleh pemerintah daerah. Klaim tersebut dinilai hanya berdasarkan interpretasi sepihak dan berpotensi membentuk opini keliru di tengah masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Magetan, Cahaya Wijaya, menjelaskan bahwa rujukan yang kerap dikaitkan dengan polemik berupa surat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur tidak pernah menyatakan adanya kesalahan prosedur oleh Bupati.

“Di surat itu tidak ada pernyataan yang menyebut langkah Bupati melanggar aturan. Hal seperti itu tidak tersurat maupun tersirat. Narasi yang berkembang justru bisa membangun persepsi seolah kepala daerah menyimpang dari hukum,” kata Cahaya.

Ia juga menilai pemberitaan yang tidak mengakomodasi sudut pandang seimbang dapat memperbesar potensi ketegangan antara Pemerintah Kabupaten Magetan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bahkan, polemik semakin memasuki tahap serius setelah penasihat hukum salah satu pihak mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Langkah tersebut mengubah aroma perdebatan politik menjadi sengketa hukum formal yang akan diuji melalui proses persidangan.

Bupati Nanik menyebut pihaknya siap menghadapi gugatan tersebut dan akan mengikuti seluruh tahapan persidangan sebagai bagian dari penghormatan terhadap proses hukum. “Kami mengikuti proses hukum di PTUN dan akan menjadikan putusan pengadilan sebagai rujukan akhir,” ucapnya.  Ia berharap agar situasi ini tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat maupun memengaruhi stabilitas penyelenggaraan pemerintahan di daerah.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada, Magetan Diterjang Tujuh Bencana Akibat Hujan Deras

    Waspada, Magetan Diterjang Tujuh Bencana Akibat Hujan Deras

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan sepanjang Senin (10/11/2025) memicu rentetan bencana alam di berbagai kecamatan. Dalam kurun waktu kurang dari sehari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat sedikitnya tujuh peristiwa, mulai dari tanah longsor, banjir luapan, hingga rumah warga yang roboh. Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun […]

    Bagikan
  • Genjot LTT di Ponorogo, Danrem Optimis Target Produksi Padi 400 Ribu Ton Tercapai

    Genjot LTT di Ponorogo, Danrem Optimis Target Produksi Padi 400 Ribu Ton Tercapai

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah menetapkan target produksi padi di tahun 2025 sebanyak 400 ribu ton. Target ini lebih banyak dari pencapaian tahun sebelumnya yang sebesar 379.245 ton. Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto optimis target itu akan dapat terpenuhi. Mengingat peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Ponorogo terus digenjot. “Dari awal […]

    Bagikan
  • Ribuan Pengunjung Nikmati Liburan di Kawasan PSC

    Ribuan Pengunjung Nikmati Liburan di Kawasan PSC

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun kini menjadi salah satu tempat wisata yang di padati pengunjung dari berbagai daerah. Terlebih pada momen libur lebaran saat ini, ribuan pengunjung menikmati suasana malam PSC dengan lampu-lampu hiasnya. Di PSC para wisatawan di manjakan dengan miniatur ikon dunia seperti Patung Liberty, Patung […]

    Bagikan
  • Bus Sumber Selamat Tabrakan dengan Truk, Lima Orang Terluka

    Bus Sumber Selamat Tabrakan dengan Truk, Lima Orang Terluka

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Ngawi–Maospati, kilometer 17–18 masuk Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jumat (10/10/2025) dini hari. Insiden itu melibatkan bus Sumber Selamat bernomor polisi W-7568-UP dengan truk Hino Dutro, S-8357-HM. Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yuliana Plantika menjelaskan bus sumber selamat dikemudikan Rohmat yang membawa […]

    Bagikan
  • Permintaan Naik, Peternak di Kota Madiun Tambah Stok Sapi Kurban

    Permintaan Naik, Peternak di Kota Madiun Tambah Stok Sapi Kurban

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang hari raya Idul Adha 2025, permintaan hewan kurban mengalami peningkatan signifikan. Seperti di Kandang Putra Lembu Farm, Kota Madiun, stok sapi untuk kurban mengalami kenaikan hingga 50 persen. Satu ekor sapi memiliki harga yang berbeda, dari harga 21 juta sampai dengan 40 juta rupiah tergantung jenis dan berat sapi […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Target Investasi Tahun 2025 Sebesar Rp 2,5 Triliun

    Pemkab Madiun Target Investasi Tahun 2025 Sebesar Rp 2,5 Triliun

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menaikan target investasi di tahun 2025. Tahun 2024 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun berhasil melampaui target investasi. Yakni mampu meraup realisasi investasi sebesar Rp. 2,3 Triliun. Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Madiun mematok target nilai investasi naik menjadi Rp 2,5 triliun.  […]

    Bagikan
expand_less