Berita Terkini
Trending Tags

Protes Jalan Rusak, Warga Desa Kaponan Pilih Tanami Pohon Pisang dan Pepaya

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 118
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
kondisi jalan rusak parah di Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Resah dengan kondisi jalan yang rusak parah, warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melakukan aksi protes dengan menanami lubang jalan menggunakan pohon pisang dan pepaya, Senin (12/1/2026).

Aksi ini dilakukan di jalan poros penghubung Desa Kaponan dengan Desa Mlarak. Jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk menuju sekolah, area perkebunan, hingga pusat Kota Ponorogo. Kondisinya yang berlubang dan rusak parah dinilai membahayakan pengguna jalan.

“Sudah sekitar empat sampai lima tahun rusak. Sering bikin orang jatuh. ” ujar Semo Khusnudin, salah satu warga.

Menurut warga, keluhan kepada pemerintah desa telah berulang kali disampaikan, namun belum membuahkan hasil. Kerusakan jalan yang dibiarkan terlalu lama disebut kerap menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Warga lainnya, Edi Prayogo, mengatakan aksi menanam pohon dilakukan agar kerusakan jalan terlihat jelas dan mendapat perhatian. 

Image Not Found
aksi protes warga dengan menanami lubang jalan menggunakan pohon pisang dan pepaya, Foto : Ega Patria-Sinergia

“Kalau tidak begini, seolah tidak ada yang peduli. Kami sudah berkali-kali mengadu, tapi belum ada perbaikan,” katanya.

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Desa Kaponan, Marwandi, membenarkan bahwa kerusakan jalan telah berlangsung lama. Ia menyebut, pemerintah desa sebenarnya berencana melakukan perbaikan pada bulan puasa mendatang.

“Ya jalannya memang sudah lama rusak. Desa sebenarnya mau memperbaiki bulan puasa bulan depan, tapi sepertinya warga tidak sabar. Nanti sore akan kami urug dulu,” ujar Marwandi. Namun demikian, Marwandi menegaskan bahwa status jalan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, bukan pemerintah desa. Meski begitu, pihaknya tetap berupaya melakukan penanganan sementara sambil berkoordinasi dengan dinas terkait agar perbaikan permanen segera direalisasikan.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasutri Tewas Usai Terseret Truk, Selendang Masuk Gear Jadi Pemicu

    Pasutri Tewas Usai Terseret Truk, Selendang Masuk Gear Jadi Pemicu

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi–Ngrambe KM 34–35, tepatnya di Desa Cepoko, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Rabu (17/09/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Sepasang suami istri meninggal dunia di tempat setelah motor yang mereka kendarai terlibat tabrakan dengan truk. Korban adalah Sarno (50) dan istrinya Sarweni, warga Desa Cepoko, Kecamatan Ngrambe. […]

    Bagikan
  • Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

    Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo sejak awal April 2026 memicu puluhan kejadian bencana alam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat, sebanyak 26 laporan bencana masuk dalam kurun waktu 1 hingga 5 April 2026. Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, menyampaikan dari total kejadian tersebut, sebanyak 25 merupakan tanah […]

    Bagikan
  • Jumlah Warga Miskin Tahun 2025 Menurun, Dinsos Gencar Verval di Lapangan

    Jumlah Warga Miskin Tahun 2025 Menurun, Dinsos Gencar Verval di Lapangan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Madiun per tahun 2025 alami penurunan. Ini seiring dengan jumlah warga yang terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) alami penurunan tiga tahun berturut-turut. Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Hendro Suwondo melalui Kabid Perlindungan Jaminan Sosial, Dedy Anggoro menyebutkan pada 2024 jumlah DTKS wilayah […]

    Bagikan
  • Terekam CCTV, Aksi Pencurian di Kedai Teh Pelaku Gondol Perabotan dan Bahan Baku 

    Terekam CCTV, Aksi Pencurian di Kedai Teh Pelaku Gondol Perabotan dan Bahan Baku 

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah kedai teh di Caruban menjadi korban sasaran pencurian, tepatnya di Kelurahan Pandean Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun pada Kamis dinihari (27/2/2025). Aksi pencurian di outlet minuman teh itu terekam kamera CCTV. Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik yang beredar di media sosial,  pelaku terlihat masuk ke kedai melalui jendela belakang […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Evakuasi Rumah Roboh dan Pohon Tumbang Pasca Hujan Angin

    BPBD Kota Madiun Evakuasi Rumah Roboh dan Pohon Tumbang Pasca Hujan Angin

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun kembali melakukan evakuasi pascabencana akibat hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah setempat pada Jumat (17/10/2025). Kegiatan evakuasi kali ini difokuskan di rumah milik Ririn yang mengalami kerusakan cukup parah akibat atap roboh di wilayah Kecamatan Manguharjo. Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wakid), resmi ditunda. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memutuskan menangguhkan pemberhentian Nur Wakhid dari keanggotaan DPRD periode 2024–2029 hingga seluruh proses hukum yang tengah berjalan berkekuatan tetap (inkrah). Keputusan penundaan tersebut tertuang dalam surat Sekretariat […]

    Bagikan
expand_less