Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Ratusan Sopir Truk Ponorogo Desak Tambang Galian C Dibuka Kembali

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 244
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan sopir truk dump menggelar demo di Alun-alun hingga halaman Kantor DPRD Ponorogo, Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Ratusan sopir truk dump di Kabupaten Ponorogo menggelar aksi unjuk rasa di Alun-alun hingga halaman Kantor DPRD Ponorogo, Kamis (15/1/2025). Mereka mendesak agar aktivitas tambang galian C yang berhenti sekitar sebulan terakhir segera dibuka kembali.

Para sopir menilai penghentian operasional tambang berdampak langsung terhadap penghasilan mereka. Selama ini, kebutuhan hidup keluarga bergantung pada angkutan pasir dan batu dari sejumlah lokasi tambang di Ponorogo.

Salah seorang sopir, Hadi Riyanto, mengatakan baru kali ini seluruh tambang galian C di Ponorogo berhenti secara bersamaan. Padahal, sejak menekuni profesi tersebut pada 2011, aktivitas tambang biasanya masih berjalan meski ada pembatasan.

“Biasanya masih bisa muat, terutama dari wilayah Ngebel. Sekarang benar-benar berhenti. Terpaksa saya jadi sopir panggilan untuk sekadar mencukupi kebutuhan,” ujar Hadi di sela aksi.

Ia menyebut, sebelum penutupan, rata-rata sopir mampu mengantongi penghasilan sedikitnya Rp150 ribu per hari. Namun kini, banyak rekannya terpaksa berutang demi memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Selain itu, para sopir juga menyoroti masih adanya truk dump yang mengangkut material tambang untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kondisi tersebut memicu kecemburuan, sebab sebagian besar sopir lain sama sekali tidak dapat bekerja.

Image Not Found
Sejumlah perwakilan sopir bersama pimpinan dan anggota DPRD Ponorogo, Foto : Ega-Sinergia

Aspirasi massa diterima langsung pimpinan dan anggota DPRD Ponorogo. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan pihaknya memahami keresahan para sopir yang terdampak berhentinya aktivitas tambang.

Ia menjelaskan, sebelumnya telah ada kesepakatan antara sopir, pengelola tambang, dan pemangku kebijakan mengenai operasional angkutan. Kesepakatan itu mencakup pembatasan muatan agar tidak melebihi kapasitas kendaraan, serta pengaturan jam operasional, terutama pada jam masuk sekolah.

“Kesepakatan sebenarnya sudah ada. Namun belakangan ditemukan pelanggaran, seperti kelebihan muatan yang berujung pada kerusakan jalan dan keluhan masyarakat,” ujarnya.

Dwi Agus menegaskan, DPRD tidak memiliki kewenangan membuka maupun menutup tambang. Seluruh aktivitas tambang harus mengacu pada perizinan yang sah. Selain itu memperhatikan aspek lingkungan dan keselamatan pengguna jalan.

“Yang bisa beroperasi tentu tambang yang legal dan berizin. Jika menimbulkan gangguan, seperti debu berlebihan atau beroperasi di jam sekolah, itu dapat memicu penolakan warga,” katanya.

Sementara itu, Saat dihubungi via telepon, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo, Wahyudi, menegaskan tidak ada perintah resmi dari pemerintah kabupaten maupun provinsi terkait penutupan tambang galian C di Ponorogo.

Menurutnya, hingga kini Pemkab Ponorogo tidak menerima surat atau tembusan apa pun mengenai instruksi penutupan. Ia menduga, penghentian aktivitas dilakukan secara mandiri oleh masing-masing pengelola tambang setelah muncul informasi terkait penyidikan Kejaksaan Negeri Ponorogo.

“Tidak ada surat atau perintah penutupan, baik dari kabupaten maupun provinsi. Sejauh ini, penutupan dilakukan pengelola sendiri berdasarkan informasi atau pemberitaan yang berkembang,” ujarnya.

Wahyudi menambahkan, Dishub hanya berwenang mengawasi aktivitas angkutan, khususnya terkait kendaraan over dimension over loading (ODOL). Selama kendaraan beroperasi sesuai ketentuan dan tidak melanggar aturan, pihaknya tidak mempermasalahkan. “Prinsip kami, yang penting angkutan tidak ODOL dan taat aturan. Soal tambang dibuka atau ditutup, itu bukan kewenangan pemerintah kabupaten,” pungkasnya.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampah Menumpuk di Pantai Pancer Door Pacitan, Ancaman Serius bagi Pariwisata

    Sampah Menumpuk di Pantai Pancer Door Pacitan, Ancaman Serius bagi Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Keindahan Pantai Pancer Door di Pacitan tercoreng oleh menumpuknya sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai. Fenomena ini makin parah saat musim hujan, ketika volume sampah meningkat drastis. Tak hanya berasal dari aktivitas pengunjung dan warga sekitar, sebagian besar sampah diduga merupakan kiriman dari daerah lain yang terbawa aliran sungai dan […]

    Bagikan
  • Wabup Magetan Dorong Verifikasi Data Desil Dimulai dari Rapat Warga di Tingkat RT

    Wabup Magetan Dorong Verifikasi Data Desil Dimulai dari Rapat Warga di Tingkat RT

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mendorong pembenahan data kemiskinan dilakukan secara partisipatif hingga tingkat RT. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi ketidaktepatan data penerima bantuan sosial berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro mengatakan warga di tingkat RT merupakan pihak yang paling mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat di […]

    Bagikan
  • Bapanas Sidak Pasar Legi Ponorogo, Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Bulan Ramadan

    Bapanas Sidak Pasar Legi Ponorogo, Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Bulan Ramadan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Melonjaknya sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada bulan Ramadan 2026 mendorong Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Legi Ponorogo, Selasa (03/02/2026) pagi. Dalam sidak tersebut terungkap beberapa komoditas masih bertahan di harga tinggi, terutama cabai rawit yang mencapai Rp95 ribu per kilogram. Sidak […]

    Bagikan
  • Menu MBG di Magetan Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Komposisi dan Anggaran

    Menu MBG di Magetan Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Komposisi dan Anggaran

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik. Hal itu setelah menu yang diberikan kepasa siswa dinilai kurang variatif. Pembagian MBG pada Selasa (24/2/2026) justru memunculkan gelombang komentar baru dari warganet. Paket yang diterima siswa di beberapa sekolah berisi empat butir telur puyuh, risol, tahu […]

    Bagikan
  • DPC PDI Perjuangan Magetan Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

    DPC PDI Perjuangan Magetan Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menegaskan penolakannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Sikap ini disampaikan oleh Wakil Ketua Pemenangan DPC PDI Perjuangan Magetan, Joko Suyono, dalam keterangan resmi di Kantor DPC pada Sabtu (10/1/2026). Joko menekankan bahwa pilkada merupakan pilar utama demokrasi yang harus tetap berada di tangan […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Bersiap Berangkat Menuju Makkah

    Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Bersiap Berangkat Menuju Makkah

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Oman – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata bersiap untuk bertolak menuju Arab Saudi pada Jumat (30/05/2025). Para jemaah terlebih dahulu menikmati sarapan yang telah disediakan Wyndham Hotel. Usai sarapan, seluruh jemaah berkumpul untuk berkoordinasi terkait keberangkatan menuju Makkah. Pimpinan Sindo Wisata Jawa Timur, H. Ulul Azmi memberikan beberapa arahan terkait perjalanan menju ke […]

    Bagikan
expand_less