Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Gerak Cepat Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Toko Emas Rp. 1 Miliar Kurang dari 24 Jam

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 197
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan menggelar Konfrensi Pers terkait pencurian toko emas, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Jajaran Kepolisian Resor Magetan bergerak cepat mengungkap kasus pembobolan Toko Emas Senna Golden Star di Jalan Raya Bendo, Dusun Dermo, Desa Belotan, Kecamatan Bendo. Dalam waktu kurang dari 24 jam, lima tersangka berhasil ditangkap di sebuah rumah kos wilayah Jiwan, Kabupaten Madiun.

Kasus pencurian itu pertama kali terungkap pada Rabu pagi (14/1/2026), sekitar pukul 07.30 WIB. Saat adik ipar pemilik toko dan seorang karyawan membuka toko, mereka menemukan tembok bagian belakang sudah jebol dan beberapa laci dalam kondisi berantakan. Sontak keduanya langsung menghubungi pemilik toko, Rina Noviana.

Setiba di lokasi, Rina mendapati kunci brankas toko yang setiap hari ditinggal di lokasi hilang. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bendo. Kerugian ditaksir mencapai Rp. 24 juta uang tunai dan emas senilai sekitar Rp. 1 miliar.

Tim Unit Reskrim Polsek Bendo bersama Satreskrim Polres Magetan dan Inafis langsung melakukan olah TKP serta mengamankan tiga file rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut, terlihat tiga pelaku masuk ke dalam toko sekitar pukul 22.57 WIB dengan cara menjebol tembok belakang.

Penelusuran kemudian mengarah ke lima orang tersangka yang diduga merupakan satu komplotan. Mereka diketahui spesialis pembobolan toko dan bangunan dengan modus melubangi tembok, serta kerap beraksi lintas wilayah di Madiun dan Magetan.

Tersangka masing-masing adalah Jumsah (48) asal Kota Madiun; Amirudin (50), Muhlis (42), Sabarman (37) dari Kabupaten Dompu, NTB; serta Apip dari Kota Bogor.

Kasatreskrim Polres Magetan, AKP Joko Santoso, memastikan penangkapan berlangsung cepat berkat koordinasi dua Polres.

“Kurang dari 24 jam berhasil kami tangkap. Para pelaku ini merupakan spesialis pembobolan bangunan, termasuk toko emas. Kasusnya masih kami kembangkan karena ada dua TKP lain di Madiun dan satu di Magetan,” jelasnya.

Joko menegaskan pihaknya masih mendalami nilai kerugian sebenarnya serta memeriksa barang bukti yang ditemukan.

“Mereka dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g KUHP baru, ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” tambahnya.

Pemilik toko, Rina Noviana, mengungkapkan bahwa tiga hari sebelum kejadian, ada orang asing yang mondar-mandir dan menanyakan beberapa hal di sekitar toko.

“Di depan toko ada angkringan. Kata yang jualan, tiga hari sebelumnya sudah ada yang tanya-tanya. Ciri-cirinya mirip seperti pelaku,” ujarnya.

Rina mengakui ada unsur kelengahan karena perhiasan dan kunci brankas memang kerap ditinggal di toko.

“Itu keteledoran kami. Ke depan pasti kami tingkatkan keamanan. Sesuai imbauan polisi, nanti akan ada penjaga dan sistem keamanan baru,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan jumlah pasti emas yang hilang karena brankas masih belum bisa dibuka. CCTV toko dipastikan aktif dan sudah diserahkan kepada polisi sebagai bahan penyelidikan.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan keamanan berlapis, terutama pemilik usaha emas dan barang berharga. Pemasangan CCTV, penguncian ganda, hingga pengawasan malam hari disarankan untuk meminimalkan risiko kejahatan serupa.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Tanggapan Mensos Gus Ipul Soal Murid dan Guru Sekolah Rakyat yang Undur Diri

    Ini Tanggapan Mensos Gus Ipul Soal Murid dan Guru Sekolah Rakyat yang Undur Diri

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Saat kunjungi Bumi Reog Ponorogo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut pelaksanaan Sekolah Rakyat tahun ini merupakan tahap awal. Namun ia memastikan program ini tahun depan dengan perbaikan dan penyempurnaan. Terkait adanya informasi kendala perizinan lingkungan di beberapa lokasi, Gus Ipul mengatakan belum mengetahui detailnya. Namun ia memastikan bahwa seluruh proses perizinan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Alihkan Peserta PBI-N Nonaktif ke PBI Daerah, Pelayanan Kesehatan Tetap

    Pemkot Madiun Alihkan Peserta PBI-N Nonaktif ke PBI Daerah, Pelayanan Kesehatan Tetap

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 2.079 warga Kota Madiun yang masuk dalam kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Nasional (PBI-N) Jaminasi Kesehatan telah dinonaktifkan. Hal itu dampak dari Pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Kementerian Sosial RI. Jumlah yang dinonaktifkan tersebut dari total 29.516 penerima aktif di Kota Madiun. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan […]

    Bagikan
  • Ironis ! Lansia 55 Tahun di Ponorogo Rudapaksa Keponakan karena Kecanduan Film Porno

    Ironis ! Lansia 55 Tahun di Ponorogo Rudapaksa Keponakan karena Kecanduan Film Porno

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sungguh biadab aksi pria lanjut usia di Ponorogo ini. ME ditangkap polisi karena mencabuli keponakan sendiri yang masih berusia 7 tahun. Perbuatan bejat pria 55 tahun itu dilakukan berulang kali sejak korban berusia 5 tahun hingga terbongkar pada 2025. Pelaku ditangkap Tim Reserse Kriminal Polres Ponorogo pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul […]

    Bagikan
  • DPW Komnas PPLH Soroti Kerusakan Hutan Lindung di Ponorogo, DPD Diminta Segera Bertindak

    DPW Komnas PPLH Soroti Kerusakan Hutan Lindung di Ponorogo, DPD Diminta Segera Bertindak

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kerusakan hutan lindung di Kabupaten Ponorogo menjadi sorotan utama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Komite Nasional Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup (Komnas PPLH) Jawa Timur. Sorotan itu disampaikan saat pelantikan pengurus DPD Komnas PPLH Ponorogo di Pendopo Pemkab, Senin (24/11/2025). Ketua DPW Komnas PPLH Jawa Timur, Agus Widjiono, menegaskan bahwa pihaknya mendapati […]

    Bagikan
  • Bupati dan Wabup Magetan Ikuti Pembekalan Nasional di IPDN Jatinangor

    Bupati dan Wabup Magetan Ikuti Pembekalan Nasional di IPDN Jatinangor

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti dan Wakil Bupati Suyatni Priasmoro mengikuti kegiatan pendidikan kepemimpinan kepala daerah di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari Retret Gelombang II yang dilaksanakan sejak Minggu (22/06/2025) hingga Kamis (26/06/2025). Kehadiran keduanya dalam kegiatan tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Tata […]

    Bagikan
  • Ayo Taat Berlalu Lintas, Ratusan Kendaraan Terjaring Razia pada Ops Patuh Semeru

    Ayo Taat Berlalu Lintas, Ratusan Kendaraan Terjaring Razia pada Ops Patuh Semeru

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan kendaraan terjaring razia dalam Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar petugas gabungan di Kabupaten Madiun pada Rabu (16/07/2025). Razia dilakukan di kawasan Kecamatan Mejayan, dengan seluruh pengendara diarahkan masuk ke Terminal Caruban untuk pemeriksaan menyeluruh. Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Andrian Permana, mengatakan bahwa razia tak hanya menyasar kelengkapan […]

    Bagikan
expand_less