Berita Terkini
Trending Tags

ODGJ di Ponorogo 20 Tahun Dipasung, Evakuasi Sempat Ditolak Keluarga

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 88
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dipasung oleh keluarganya selama hampir 20 tahun. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kirno (60), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, dipasung oleh keluarganya selama hampir 20 tahun. Kasus ini mencuat ke publik setelah video kondisi Kirno viral di media sosial dan menyita perhatian luas.

Sebelum mengalami gangguan jiwa, Kirno diketahui sempat menjalani kehidupan normal. Namun kondisi tersebut berubah setelah ia mendalami ilmu kanuragan atau ilmu Jawa. Keluarga menilai, ilmu yang dipelajari Kirno melebihi kesiapan usia dan kondisi batinnya.

“Sakit jiwa kan dulu cari ilmu Jawa. Umurnya waktu itu belum cukup, jadi ilmu yang masuk termasuk tingkat tinggi. Akhirnya kondisi kebatinannya belum kuat,” ujar Sarti, adik kandung Kirno.

Selama dipasung, Kirno ditempatkan di dalam kurungan besi berukuran kurang dari satu meter. Kondisi tersebut membuat keadaannya sangat memprihatinkan. Pihak keluarga mengaku pemasungan dilakukan sebagai upaya mencegah Kirno membahayakan keselamatan anggota keluarga lainnya.

Proses evakuasi Kirno berlangsung dramatis. Keluarga sempat menolak penjemputan karena khawatir Kirno akan mengamuk jika dilepaskan dari kurungan. Namun setelah dilakukan pendekatan dan negosiasi, keluarga akhirnya mengizinkan petugas melakukan evakuasi.

Evakuasi dipimpin oleh Kanit Binpolmas Ipda Purnomo bersama lintas instansi yang melibatkan kepolisian, Dinas Kesehatan, pemerintah desa, dan unsur TNI. Dalam proses tersebut, petugas harus membuka kandang besi menggunakan gerinda dan linggis lantaran kunci gembok kandang telah hilang.

“Awalnya keluarga tidak memperbolehkan kami menjemput Pak Kirno karena takut nanti mengamuk. Setelah kami lakukan negosiasi dan pendekatan secara persuasif, akhirnya diperbolehkan,” kata Purnomo.

Image Not Found
Kanit Binpolmas Ipda Purnomo bersama lintas instansi berhasil mengevakuasi kirno. Foto : Ega-Sinergia

Purnomo menambahkan, pemasungan Kirno juga dipengaruhi pemahaman keluarga yang menganggap Kirno memiliki kekebalan tertentu.

“Mungkin karena keterbatasan pengetahuan. Pak Kirno dianggap kebal dan tidak boleh menyentuh tanah. Karena itu selama dipasung, beliau tidak diperkenankan menginjak tanah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Purnomo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi.

 “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir dan terlibat, mulai dari Polres, Dinas Kesehatan, Pemerintah Desa, hingga Koramil,” ujarnya. Kasus ini kembali menjadi sorotan publik dan menunjukkan praktik pemasungan terhadap ODGJ masih terjadi di tengah masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya penanganan yang lebih manusiawi dan berkelanjutan bagi penyandang gangguan jiwa.(ega). 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atribut Partai Masih Terpasang di Jalan Panekan–Kendal, DPC Gerindra Magetan Pastikan Diturunkan Hari Ini photo_camera 3

    Atribut Partai Masih Terpasang di Jalan Panekan–Kendal, DPC Gerindra Magetan Pastikan Diturunkan Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah atribut Partai Gerindra masih terlihat terpampang di sepanjang Jalan Panekan–Kendal, wilayah Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, pada Selasa (10/2/2026). Spanduk dan bendera yang menempel di pinggir jalan hingga area jembatan tersebut menjadi perhatian para pengguna jalan yang melintas dari Magetan menuju Kecamatan Kendal, Ngawi. Keberadaan atribut berselang beberapa hari setelah perayaan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah Ramadan, Harga Sembako Turun Hingga Rp10 Ribu

    Pemkab Magetan Gelar Pasar Murah Ramadan, Harga Sembako Turun Hingga Rp10 Ribu

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Magetan kembali menggelar pasar murah guna meringankan beban kebutuhan masyarakat. Kegiatan yang digelar untuk kedua kalinya selama Ramadan ini berlangsung di Lapangan Desa Karangrejo, Kecamatan Kawedanan, pada Rabu (11/4/2026). Antusiasme warga terlihat tinggi, ditandai dengan antrean panjang di setiap stan penyedia bahan pokok […]

    Bagikan
  • Jaga Nilai Luhur Budaya Pagelaran Wayang Kulit Tutup Rangkaian Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun

    Jaga Nilai Luhur Budaya Pagelaran Wayang Kulit Tutup Rangkaian Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Minggu malam (27/07/2025). Dalang kondang asal Karanganyar, Ki Cahyo Kuntadi, diundang secara khusus membawakan lakon Wahyu Darma yang sarat pesan moral dan kepemimpinan. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan pentas budaya tersebut. […]

    Bagikan
  • Dampak Banjir Grobogan Jateng, Rute 9 KA Surabaya – Jakarta PP Dialihkan

    Dampak Banjir Grobogan Jateng, Rute 9 KA Surabaya – Jakarta PP Dialihkan

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Frekuensi perjalanan KA di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun pada Selasa (21/1/2025) mengalami peningkatan. Hal ini dampak dari pengalihan rute 9 KA dari Surabaya ke Jakarta atau sebaliknya yang melintasi Daop 7 Madiun. Pengalihan rute itu dampak dari bencana banjir melanda Grobogan Jawa Tengah. Manager Humas PT KAI Daop […]

    Bagikan
  • Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa photo_camera 2

    Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Enam pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Magetan resmi menembus pasar internasional setelah berhasil mengekspor produk mereka ke Maladewa. Pelepasan ekspor dilakukan di lokasi produksi Keripik Tempe H&G di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, pada Kamis (5/3)2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyatakan bahwa keberhasilan […]

    Bagikan
  • Potensi Kerugian Negara Rp. 5 Miliar, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

    Potensi Kerugian Negara Rp. 5 Miliar, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pemberantasan rokok ilegal di wilayah Kota Madiun terus digencarkan. Hal itu menyikapi data tahun 2024, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Madiun berhasil menggagalkan peredaran sekitar 7 juta batang rokok tanpa cukai, dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp7,5 miliar. Sementara itu, hingga September 2025, jumlah penindakan sudah […]

    Bagikan
expand_less