Berita Terkini
Trending Tags

ODGJ di Ponorogo 20 Tahun Dipasung, Evakuasi Sempat Ditolak Keluarga

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dipasung oleh keluarganya selama hampir 20 tahun. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kirno (60), orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Desa Temon, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, dipasung oleh keluarganya selama hampir 20 tahun. Kasus ini mencuat ke publik setelah video kondisi Kirno viral di media sosial dan menyita perhatian luas.

Sebelum mengalami gangguan jiwa, Kirno diketahui sempat menjalani kehidupan normal. Namun kondisi tersebut berubah setelah ia mendalami ilmu kanuragan atau ilmu Jawa. Keluarga menilai, ilmu yang dipelajari Kirno melebihi kesiapan usia dan kondisi batinnya.

“Sakit jiwa kan dulu cari ilmu Jawa. Umurnya waktu itu belum cukup, jadi ilmu yang masuk termasuk tingkat tinggi. Akhirnya kondisi kebatinannya belum kuat,” ujar Sarti, adik kandung Kirno.

Selama dipasung, Kirno ditempatkan di dalam kurungan besi berukuran kurang dari satu meter. Kondisi tersebut membuat keadaannya sangat memprihatinkan. Pihak keluarga mengaku pemasungan dilakukan sebagai upaya mencegah Kirno membahayakan keselamatan anggota keluarga lainnya.

Proses evakuasi Kirno berlangsung dramatis. Keluarga sempat menolak penjemputan karena khawatir Kirno akan mengamuk jika dilepaskan dari kurungan. Namun setelah dilakukan pendekatan dan negosiasi, keluarga akhirnya mengizinkan petugas melakukan evakuasi.

Evakuasi dipimpin oleh Kanit Binpolmas Ipda Purnomo bersama lintas instansi yang melibatkan kepolisian, Dinas Kesehatan, pemerintah desa, dan unsur TNI. Dalam proses tersebut, petugas harus membuka kandang besi menggunakan gerinda dan linggis lantaran kunci gembok kandang telah hilang.

“Awalnya keluarga tidak memperbolehkan kami menjemput Pak Kirno karena takut nanti mengamuk. Setelah kami lakukan negosiasi dan pendekatan secara persuasif, akhirnya diperbolehkan,” kata Purnomo.

Image Not Found
Kanit Binpolmas Ipda Purnomo bersama lintas instansi berhasil mengevakuasi kirno. Foto : Ega-Sinergia

Purnomo menambahkan, pemasungan Kirno juga dipengaruhi pemahaman keluarga yang menganggap Kirno memiliki kekebalan tertentu.

“Mungkin karena keterbatasan pengetahuan. Pak Kirno dianggap kebal dan tidak boleh menyentuh tanah. Karena itu selama dipasung, beliau tidak diperkenankan menginjak tanah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Purnomo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi.

 “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir dan terlibat, mulai dari Polres, Dinas Kesehatan, Pemerintah Desa, hingga Koramil,” ujarnya. Kasus ini kembali menjadi sorotan publik dan menunjukkan praktik pemasungan terhadap ODGJ masih terjadi di tengah masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya penanganan yang lebih manusiawi dan berkelanjutan bagi penyandang gangguan jiwa.(ega). 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas Ojol Madiun Raya Gelar Doa Bersama untuk Alm. Affan Kurniawan

    Komunitas Ojol Madiun Raya Gelar Doa Bersama untuk Alm. Affan Kurniawan

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komunitas ojek online (Ojol) Madiun Raya turut berduka atas wafatnya Affan Kurniawan, salah satu pengemudi ojol yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis (28/08/2025) lalu. Sebagai bentuk solidaritas, ratusan pengemudi ojol menggelar doa bersama dan menyalakan lilin di kawasan Simpang Lima Tugu Pendekar, Kota Madiun, Jumat (29/08/2025) […]

    Bagikan
  • 150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    150 Pelajar Nganjuk Diangkat Jadi Agen Keselamatan, Ini Langkah KAI Cegah Vandalisme KA

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan perjalanan kereta api. Kali ini, KAI menggandeng ratusan pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Fattah, Kabupaten Nganjuk, dalam kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api, Jumat (6/2/2026). Sedikitnya 150 siswa mengikuti kegiatan yang diinisiasi Tim […]

    Bagikan
  • Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) mengukuhkan dua Guru Besar baru pada Kamis (06/11/2025) di Graha Cendekia UNIPMA. Keduanya, adalah Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd. (Profesor atau Guru Besar di Bidang Ilmu Pembelajaran Bahasa dan Sastra) dan Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd. (Profesor di Bidang Ilmu Inovasi Pembelajaran Biosains). Dengan […]

    Bagikan
  • Pasangan Kekasih di Ngawi Ditangkap, Edarkan Sabu dengan Metode Ranjau

    Pasangan Kekasih di Ngawi Ditangkap, Edarkan Sabu dengan Metode Ranjau

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan modus ranjau di sejumlah ruas jalan protokol. Dalam pengungkapan ini, polisi menangkap sepasang kekasih yang diduga menjadi pelaku utama, serta menyita barang bukti sabu seberat total 223,842 gram. Kedua tersangka masing-masing berinisial ND (30), alias Sinyo, warga […]

    Bagikan
  • Viral Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan Tuai Sorotan

    Viral Kisah Cinta Pasangan Beda Usia 23 Tahun di Magetan Tuai Sorotan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah video yang menampilkan momen pertemuan sepasang kekasih di Kabupaten Magetan mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, keduanya tampak duduk berdampingan di sebuah ruangan bersama seorang petugas pencatatan pernikahan, disaksikan keluarga dari kedua belah pihak. Petugas kemudian menanyakan kesiapan mempelai perempuan untuk menerima pinangan sang kekasih. Pertanyaan itu dijawab […]

    Bagikan
  • Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penanganan jangka panjang pasca longsor di jalur lingkar selatan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, mulai digarap serius. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Senin (19/1/2026), menurunkan tim teknis untuk melakukan survei dan pengambilan data topografi di titik longsoran sebagai bahan perencanaan pemulihan permanen. Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Telaga Sarangan, […]

    Bagikan
expand_less