Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Terdampak Perang Iran–AS, Belasan Jemaah Umroh Asal Ponorogo Sempat Tertahan di Jeddah

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 290
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
13 jemaah umroh asal Ponorogo sempat tertahan di Bandara Jeddah, (4/3/2026), Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo – Eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat berdampak langsung terhadap aktivitas penerbangan internasional di kawasan Timur Tengah. Belasan jemaah umroh asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, sempat tertahan di Bandara Jeddah akibat pengaturan ulang jadwal penerbangan dan faktor keamanan.

Konflik yang memanas membuat sejumlah jalur udara di kawasan tersebut ditutup sementara. Meski pelaksanaan ibadah di Tanah Suci tetap berjalan aman, proses pemulangan jemaah ke Indonesia mengalami keterlambatan.

Sebanyak 13 jemaah umroh asal Ponorogo dilaporkan tertahan selama tiga malam di sekitar Bandara Jeddah. Mereka mengalami over stay sambil menunggu kepastian jadwal penerbangan yang aman. Selama masa tunggu, para jemaah tetap berada dalam pengawasan pihak Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPU).

Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Ponorogo, Marjuni, mengatakan hingga saat ini terdapat 38 jemaah asal Ponorogo yang sedang menjalankan ibadah umroh di Tanah Suci.

“Update terakhir, total ada 38 warga Ponorogo yang sedang melaksanakan umroh. Sempat tercatat 54 orang, namun setelah diverifikasi, sebagian merupakan jemaah luar kota dan ada dua yang membatalkan keberangkatan,” ujarnya.

Ia memastikan seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan aman, baik yang berada di Makkah maupun Madinah.

Terkait 13 jemaah yang tertahan di Jeddah, Marjuni menyebut mereka telah diberangkatkan kembali ke Tanah Air melalui rute alternatif transit di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam.

“Alhamdulillah pagi tadi kami mendapat informasi mereka sudah diterbangkan dari Jeddah dan mendarat melalui Bandar Seri Begawan. Selama tertahan, mereka diinapkan di sekitar bandara sambil menunggu kepastian keberangkatan,” jelasnya.

Marjuni menambahkan, pihaknya telah menyampaikan imbauan resmi dari pemerintah pusat, termasuk dari Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Haji dan Umroh, terkait penundaan sementara pemberangkatan jemaah umroh hingga situasi di Timur Tengah dinyatakan kondusif.

“Selama eskalasi masih tinggi, untuk sementara tidak ada pemberangkatan jemaah umroh. Pemulangan tetap diupayakan. Jika kondisi sudah aman, baru diberangkatkan kembali,” tegasnya.

Pemerintah daerah melalui Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Ponorogo juga meminta seluruh PPU untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada calon jemaah agar bersabar menunggu situasi membaik.

Sementara itu, aktivitas ibadah di Makkah dan Madinah dilaporkan tetap berjalan normal di bawah pengamanan otoritas setempat. (ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus pemeliharaan satwa dilindungi di Kabupaten Madiun jadi sorotan publik. Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, kini harus duduk di kursi terdakwa setelah kedapatan memelihara enam ekor Landak Jawa, satwa yang masuk kategori dilindungi undang-undang. Kasus ini bermula dari temuan petugas gabungan pada 27 Desember 2024, saat dilakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Puluhan Kambing Mati Mendadak, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

    Puluhan Kambing Mati Mendadak, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 202
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Warga Dukuh Pohijo, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, dilanda keresahan akibat kematian misterius puluhan kambing dalam satu bulan terakhir. Berdasarkan laporan yang masuk ke Dinas Pertanian, sebanyak 40 ekor kambing mati secara mendadak tanpa gejala. (01/01/2025) Herniatun, salah satu peternak setempat, mengungkapkan bahwa ia kehilangan 16 ekor kambing hanya dalam satu hari […]

    Bagikan
  • Panen Raya Bawang Merah, Pemkab Madiun Dorong Petani Kembangkan Komoditas Baru untuk Tekan Inflasi

    Panen Raya Bawang Merah, Pemkab Madiun Dorong Petani Kembangkan Komoditas Baru untuk Tekan Inflasi

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memimpin panen raya bawang merah di lahan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Desa Kuwiran, Kamis (14/08/2025). Panen ini dilakukan sebagai langkah stimulan agar masyarakat memanfaatkan lahan pertanian untuk menanam bawang merah di tengah harga komoditas tersebut yang tengah tinggi di pasaran. Hari Wuryanto menegaskan pemerintah daerah mendorong […]

    Bagikan
  • Seorang Warga Sirnoboyo Pacitan Hanyut di Sungai saat Cari Ikan

    Seorang Warga Sirnoboyo Pacitan Hanyut di Sungai saat Cari Ikan

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Jaka Suci warga Desa Sirnoboyo Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan Jawa Timur dilaporkan dilaporkan hilang sejak Senin (12/05/2025). Korban diketahui mencari ikan di Sungai Sirnoboyo. Namu hingga siang hari, korban tidak kunjung pulang dan hanya ditemukan sandal dan pakaian masih berada di tepi sungai. Kepala Desa Sirnoboyo, Eko Haryono mengatakan warga telah […]

    Bagikan
  • Anggaran Terpangkas 52 Persen, DPUPR Magetan Fokus Pertahankan Jalan Kabupaten

    Anggaran Terpangkas 52 Persen, DPUPR Magetan Fokus Pertahankan Jalan Kabupaten

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan harus melakukan penyesuaian penanganan infrastruktur jalan menyusul berkurangnya transfer keuangan ke daerah. Tahun ini, anggaran penanganan jalan disebut mengalami penurunan sekitar 52 persen. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah tidak bisa melakukan pembangunan maupun peningkatan jalan secara masif. Fokus penanganan diarahkan pada pemeliharaan […]

    Bagikan
  • Momen Lebaran Tahun 2025, Produsen Madu Mongso Dolopo Ketiban Cuan

    Momen Lebaran Tahun 2025, Produsen Madu Mongso Dolopo Ketiban Cuan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Permintaan jajanan tradisional madu mongso di Kabupaten Madiun meningkat hingga tiga kali lipat saat momen lebaran tahun 2025.  Permintaan jajanan dari ketan hitam tersebut datang dari Madiun Raya untuk kebutuhan suguhan maupun oleh-oleh mudik dan balik lebaran. Seperti yang dialami rumah produksi jajanan tradisional madu mongso di Jalan Gemah Ripah, […]

    Bagikan
expand_less