Berita Terkini
Trending Tags

Ditengah Kekhawatiran Pedagang Pasar, Anggaran Perawatan Pemkab Madiun Nihil di APBD 2026

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 225
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto saat meninjau kondisi Pasar Sayur Caruban, Foto : Tova

Sinergia | Madiun — Para pedagang pasar di Kabupaten Madiun masih menunggu kepastian revitalisasi dari pemerintah daerah. Hingga kini, sejumlah pasar tradisional di wilayah yang dikenal sebagai Kampung Pesilat itu belum mendapatkan alokasi anggaran pemeliharaan pada APBD murni 2026.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Erni Suryani, mengatakan belum ada anggaran yang disiapkan untuk perawatan pasar, termasuk Pasar Umum Caruban yang sebelumnya sempat disorot karena kondisi infrastrukturnya.

“Sejauh ini kita belum ada anggaran untuk pemeliharaan di pasar sayur (Pasar Umum Caruban). Termasuk di pasar-pasar lain juga belum ada,” kata Erni, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun ini anggaran yang berkaitan dengan pasar hanya dialokasikan untuk Pasar Caruban Baru (PCB). Namun, penggunaan anggaran tersebut masih menunggu hasil kajian yang sedang dilakukan pemerintah daerah.

Menurut Erni, keluhan para pedagang pasar tetap akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Hanya saja, langkah tersebut kemungkinan baru bisa dilakukan setelah adanya Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

“Keluhan pedagang pasti ada tindak lanjutnya. Kemungkinan setelah Lebaran atau menunggu PAK,” ujarnya.

Dalam rencana pengajuan PAK, Dinas Perdagangan Kabupaten Madiun akan mengusulkan perbaikan di enam pasar yang dinilai memiliki permasalahan serupa, terutama terkait drainase dan talang air yang rusak.

Beberapa pasar yang masuk dalam prioritas pengajuan antara lain Pasar Umum Caruban, Pasar Pagotan, dan Pasar Dolopo. Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan estimasi anggaran sekitar Rp50 juta hingga Rp100 juta untuk setiap pasar.

“Kalau melihat urgensinya, ada sekitar enam pasar yang akan kita ajukan. Masalahnya rata-rata sama, yaitu drainase dan talang air,” kata Erni.

Meski belum ada kepastian anggaran, Erni mengaku cukup optimistis usulan tersebut dapat disetujui dalam PAK. Ia memperkirakan peluang persetujuan mencapai sekitar 70 persen karena perbaikan pasar berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.

“Kalau melihat kebutuhan layanan publik, kami optimistis sekitar 70 persen bisa disetujui oleh Pak Bupati,” ujarnya.

Sambil menunggu keputusan anggaran, pihaknya mendorong para pedagang melakukan langkah antisipasi secara swadaya untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. Salah satunya dengan membersihkan saluran drainase di lingkungan pasar.

Menurut Erni, kegiatan tersebut dilakukan melalui paguyuban pedagang yang bekerja sama dengan pengelola pasar. Para pedagang bahkan mengumpulkan dana secara mandiri untuk membayar tenaga kebersihan guna membersihkan selokan yang tersumbat.

“Kita melakukan pendekatan persuasif melalui paguyuban pedagang. Sementara ini mereka swadaya untuk membersihkan drainase supaya tidak semakin parah,” katanya.

Ia menegaskan, dinas tidak dapat memberikan bantuan iuran karena seluruh anggaran yang dimiliki telah ditetapkan secara rinci dalam perencanaan APBD.

Karena itu, pemerintah daerah mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga kebersihan pasar melalui kegiatan swadaya sambil menunggu kemungkinan penganggaran perbaikan dalam PAK tahun ini. (tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    Ini Langkah Pemkab Magetan Soal Anjloknya Harga Telur, Siapkan Skema Serapan Telur

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menyiapkan skema peningkatan penyerapan telur ayam ras untuk merespons anjloknya harga di tingkat peternak yang berada di bawah harga acuan pemerintah. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas aksi ratusan peternak yang sebelumnya membagikan sekitar tiga ton telur gratis di kawasan Alun-Alun Magetan sebagai bentuk protes terhadap […]

    Bagikan
  • Hutan Dolopo Giliran Jadi Sasaran Blandong Kayu, Polisi Amankan 1 Tersangka

    Hutan Dolopo Giliran Jadi Sasaran Blandong Kayu, Polisi Amankan 1 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Kawasan hutan di wilayah Kabupaten Madiun bagian selatan kembali menjadi sasaran para blandong kayu. Baru-baru ini salah satu kawasan hutan di Dolopo dijarah pencuri kayu. Terduga pelaku berhasil ditangkap Polisi Hutan Mobile (Polhutmob) Perum Perhutani KPH Madiun di jalan turut desa masuk Desa Doho pada Jumat (07/03/2025) malam. Kasi Humas […]

    Bagikan
  • Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan membentuk Sekolah Rakyat (SR) rintisan dipastikan batal. Setelah sebelumnya sempat menyiapkan Gedung Graha Pusat Literasi Plaosan sebagai lokasi sementara, namun kini memilih langsung membangun Sekolah Rakyat permanen dengan skala penuh. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo. Menurutnya, Magetan tidak masuk dalam daerah […]

    Bagikan
  • Jelang Suran Agung, TNI-Polri Ajak Ratusan Pendekar Silat di Magetan Psikoedukasi

    Jelang Suran Agung, TNI-Polri Ajak Ratusan Pendekar Silat di Magetan Psikoedukasi

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mengantisipasi potensi konflik antarperguruan menjelang peringatan Suran Agung, aparat TNI dan Polri di Magetan menggelar kegiatan edukasi mental berbasis psikoedukasi kepada ratusan pesilat dari 13 perguruan silat, Kamis (15/05/2025). Acara berlangsung di Magetan Park, dan menjadi bagian dari langkah preventif Operasi Aman Suro yang digelar Polda Jatim. Kegiatan dikemas dalam bentuk […]

    Bagikan
  • Jalan Tergerus Longsor, Warga Ponorogo Gendong Siswa Pulang Sekolah

    Jalan Tergerus Longsor, Warga Ponorogo Gendong Siswa Pulang Sekolah

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Video warga menggendong siswa sekolah karena jalan rusak di Ponorogo viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di jalan penghubung Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, dengan Desa Wates, Kecamatan Jenangan, Selasa (13/1/2026). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut kembali menggerus badan jalan hingga menyisakan lebar sekitar 20 sentimeter. Kondisi ini membuat […]

    Bagikan
  • Puluhan ASN Magetan Ajukan Cuti Haji, Dua Pejabat Struktural Ikut Berangkat

    Puluhan ASN Magetan Ajukan Cuti Haji, Dua Pejabat Struktural Ikut Berangkat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 31 aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Magetan mengajukan cuti untuk menunaikan ibadah haji pada musim haji 2026. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan pejabat struktural yang dipastikan tidak akan menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama masa cuti. Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Magetan, total jemaah […]

    Bagikan
expand_less