Senin, 9 Nov 2026
Trending Tags

Menjelang Lebaran, Gas Elpiji 3 Kilogram di Ngawi Langka, Warga Terpaksa Beralih ke Kayu Bakar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 392
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lebih dari dua pekan warga di Ngawi kesulitan mendapatkan gas melon, (13/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Sudah lebih dari dua pekan, warga kesulitan mendapatkan gas melon tersebut di tingkat pengecer. Hal itu membuat sebagian dari warga terpaksa kembali menggunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, situasi tersebut membuat warga harus berkeliling dari satu pengecer ke pengecer lain. Namun, gas tetap sulit didapat. Kalaupun tersedia, harganya melonjak drastis hingga mencapai Rp35.000 per tabung, jauh di atas harga sebelumnya yang berkisar Rp22.000.

Warohmah, salah satu warga, mengaku kondisi ini terjadi sejak awal Ramadan. “Susah pak, susah. Semenjak puasa itu elpiji sudah langka. Kalau tidak, warga terpaksa pakai kayu bakar. Kalau pun ada, harganya 30 ribu ke atas,” ujarnya.

Para pengecer juga mengaku kewalahan. Jatah pengiriman dari pangkalan disebut mengalami pengurangan signifikan, dari semula 50–60 tabung menjadi hanya sekitar 20 tabung per minggu. Kondisi ini membuat mereka tidak mampu memenuhi permintaan pelanggan.

“Parah pak, parah. Elpiji langka. Saya saja hanya dijatah 20 sekarang, sebelumnya 50 sampai 60 tabung per minggu. Penyebabnya tidak tahu, katanya barang langka,” tutur Margo Sampun, salah satu pengecer di wilayah tersebut.

Kendati demikian, tidak ada konfirmasi mengenai pengurangan kuota dari pihak distributor ataupun SPBE. Namun, awak media tidak mendapatkan kesempatan melakukan peliputan di pangkalan karena pemilik melarang pengambilan gambar.

Kelangkaan gas juga dirasakan para pedagang kuliner di sepanjang Jalan Raya Desa Kedunggalar. Banyak pedagang harus berburu gas hingga ke desa tetangga, dengan harga di tingkat pengecer yang mencapai Rp30.000 hingga Rp35.000 per tabung.

Ayu Ekowati, pedagang ayam goreng, mengaku kondisi ini sangat menyulitkan. “Susah pak mencari ke sana kemari. Harganya pun 30 ribu sampai 35 ribu. Terpaksa kita beli karena jualan kita gunakan gas,” kata Ayu.

Bahkan sebagian pedagang terpaksa menutup sementara lapak dagang karena tidak mendapatkan pasokan gas untuk memasak.

Tidak hanya di Kedunggalar, kelangkaan gas elpiji 3 kilogram juga dirasakan warga di sejumlah desa di Kecamatan Widodaren. Warga berharap pemerintah segera turun tangan melakukan pengecekan distribusi serta memastikan ketersediaan pasokan menjelang Lebaran, saat kebutuhan masyarakat meningkat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus mempercepat pendataan warga kurang mampu guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tercatat sebanyak 3.155 keluarga atau 9.608 jiwa masuk kategori Desil 1, serta 3.558 keluarga atau 10.397 jiwa masuk kategori Desil 2. Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas […]

    Bagikan
  • Puluhan Kayu Jati Diduga Ilegal Disita di Madiun, Tiga Orang Diamankan

    Puluhan Kayu Jati Diduga Ilegal Disita di Madiun, Tiga Orang Diamankan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Petugas gabungan Polisi Hutan Mobile Perum Perhutani KPH Madiun bersama Satreskrim Polres Madiun menyita 43 batang kayu jati ilegal di Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Selasa (18/11/2025) lalu. Sejumlah kayu berbentuk persegi dan gelondongan itu diangkut menggunakan satu unit truk dengan nomor polisi AD 8373 MA. Tiga orang yang berada […]

    Bagikan
  • Momentum Imlek 2577 Kongzili, Pemesanan Tiket KAI Daop 7 Madiun Terus Bertambah

    Momentum Imlek 2577 Kongzili, Pemesanan Tiket KAI Daop 7 Madiun Terus Bertambah

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pada periode libur panjang Imlek 13–17 Februari 2026, KAI Daop 7 Madiun mencatat peningkatan jumlah penumpang. Hingga Sabtu (14/2/2026) siang, total pemesanan tiket mencapai 23.123 pelanggan, sementara jumlah kedatangan penumpang tercatat 24.216 pelanggan. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena penjualan tiket terus berlangsung. Khusus pada Jumat (13/2/2026), volume penumpang naik […]

    Bagikan
  • KKMP Banjarejo Resmi Beroperasi, Bagian Langkah Pemkot Madiun Tekan Inflasi Daerah

    KKMP Banjarejo Resmi Beroperasi, Bagian Langkah Pemkot Madiun Tekan Inflasi Daerah

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Banjarejo resmi mulai beroperasi pada Minggu (07/12/2025). Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi. Kehadiran KKMP ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menekan angka inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Wali Kota Maidi menegaskan bahwa KKMP berperan penting dalam menjaga stabilitas […]

    Bagikan
  • Remaja 13 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam dan Tertindih Motor di Parit

    Remaja 13 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam dan Tertindih Motor di Parit

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – MD, remaja berusia 13 tahun ditemukan dalam kondisi tewas tenggelam di parit dalam kondisi tertindih sepeda motor di Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (23/05/2025). Warga awalnya melihat sepeda motor Honda Beat dalam kondisi ringsek tercebur ke ke parit. Saat evakuasi dilakukan, mereka dikejutkan dengan penemuan jasad remaja […]

    Bagikan
  • Telur Menumpuk, Harga Pakan Melonjak, Ratusan Peternak Ayam Petelur di Magetan Terancam Bangkrut

    Telur Menumpuk, Harga Pakan Melonjak, Ratusan Peternak Ayam Petelur di Magetan Terancam Bangkrut

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tengah menghadapi tekanan berat akibat anjloknya serapan pasar dan tingginya biaya produksi. Dalam dua bulan terakhir, telur hasil produksi menumpuk di gudang, sementara harga pakan ternak terus mengalami kenaikan. Kondisi tersebut membuat para peternak terancam mengalami kerugian besar hingga gulung tikar. Fenomena […]

    Bagikan
expand_less