Mobil Daihatsu Zebra Terbakar di Teras Rumah Warga Magetan, Diduga Akibat Kebocoran Tangki BBM
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 41
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Sebuah mobil penumpang jenis Daihatsu Zebra milik warga Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, hangus terbakar di teras rumah pada Sabtu (14/3/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu kebocoran pada tangki bahan bakar kendaraan saat mobil hendak dinyalakan.
Peristiwa tersebut dilaporkan warga kepada petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 08.11 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Magetan segera menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam, satu unit rescue, serta satu unit tangki suplai air.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 08.26 WIB dan langsung melakukan penanganan untuk memastikan api benar-benar padam serta tidak merembet ke bangunan rumah.
Pemilik kendaraan, Misiran, mengatakan api muncul secara tiba-tiba saat mobil hendak dihidupkan. Sebelumnya ia sempat mendengar suara tidak normal dari kendaraan sebelum muncul ledakan kecil yang memicu kebakaran.
“Awalnya mobil distarter untuk dinyalakan. Lalu sudah nyala, tiba-tiba muncul bunyi ‘jeblug’ dan keluar api,” ujar Misiran.
Melihat api membesar dari kendaraan, Misiran bersama anggota keluarga dan warga sekitar segera berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas datang. Api sempat menjalar hingga bagian teras rumah, namun tidak sampai membakar bangunan utama.
Menurut Misiran, mobil yang terbakar berada tepat di area emper rumah. Api dapat segera dikendalikan sehingga tidak merembet lebih luas.

Petugas Damkar Magetan, Dovi Saputra, menjelaskan saat tim tiba di lokasi, sebagian api sudah berhasil dipadamkan oleh warga yang sigap melakukan penanganan awal.
“Laporan yang kami terima terkait kebakaran satu unit kendaraan di teras rumah. Saat kami tiba, api sudah mulai padam berkat bantuan warga. Petugas kemudian melakukan pemadaman lanjutan dan pendinginan,” kata Dovi.
Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kebocoran pada sistem bahan bakar kendaraan yang memicu api saat mesin dinyalakan.
Setelah proses pemadaman selesai, petugas melakukan pemeriksaan ulang di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang masih menyala. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp33 juta akibat kerusakan pada kendaraan dan sebagian area teras rumah. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez







