Lonjakan Penumpang Kereta Api Lebaran 2026 di Madiun Tembus 83 Ribu, Dipicu Libur Sekolah
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 16
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun — Volume penumpang kereta api jarak jauh di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melonjak signifikan pada hari kelima masa Angkutan Lebaran 2026. Total penumpang yang dilayani tercatat mencapai 83.664 orang.
Data menunjukkan, dari jumlah tersebut sebanyak 53.968 penumpang merupakan kedatangan, sementara 29.696 lainnya adalah keberangkatan. Peningkatan mobilitas ini seiring dengan dimulainya masa libur sekolah yang mendorong masyarakat melakukan perjalanan lebih awal.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kepadatan penumpang masih berada pada level tinggi. Pada Minggu (15/3/2026), tercatat 7.228 penumpang berangkat dan 12.555 penumpang datang.
Sementara itu, berdasarkan data sementara hingga Senin (16/3) pukul 18.00 WIB, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 5.942 orang, sedangkan kedatangan sebanyak 11.124 orang. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga akhir operasional hari.
“Lonjakan penumpang semakin terasa seiring masuknya masa liburan sekolah. Mobilitas masyarakat meningkat, baik untuk mudik lebih awal maupun berwisata,” ujar Tohari dalam keterangannya.
Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang, KAI Daop 7 Madiun telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya dengan mengoperasikan kereta api tambahan, yakni KA Brantas Tambahan relasi Blitar–Pasarsenen pulang-pergi.
Kereta tambahan tersebut terdiri dari lima kereta eksekutif dengan kapasitas 250 tempat duduk dan empat kereta ekonomi sebanyak 288 tempat duduk. Selama masa Angkutan Lebaran, total kapasitas tambahan yang disediakan mencapai 11.836 kursi, terdiri dari 5.500 kursi eksekutif dan 6.336 kursi ekonomi.
Selain itu, KAI juga melakukan optimalisasi layanan melalui peningkatan fasilitas serta pengawasan di stasiun-stasiun besar di wilayah Daop 7 guna memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.
“KAI berkomitmen memastikan seluruh perjalanan Angkutan Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan terkendali. Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun agar terhindar dari keterlambatan,” kata Tohari. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez







