Arus Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas di GT Madiun Melonjak 89 Persen
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 77
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Volume kendaraan yang melintas keluar melalui Gerbang Tol (GT) Madiun selama periode mudik Idulfitri 1447 Hijriah mengalami lonjakan signifikan. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat total 100.451 kendaraan keluar dari GT Madiun sepanjang 13–22 Maret 2026.
Jumlah tersebut meningkat 89,36 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di angka 53.049 kendaraan pada periode yang sama di hari biasa. Kenaikan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri.
Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri, Arie Irianto, mengatakan peningkatan arus kendaraan sudah diprediksi sejak awal masa angkutan Lebaran.
Pihaknya pun mengklaim telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas di ruas tol yang menghubungkan wilayah Jawa Timur bagian barat tersebut.
“Kami terus mengoptimalkan seluruh layanan operasional guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap lancar, aman, dan nyaman selama periode mudik,” ujar Arie dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).
Selain penguatan layanan operasional, JNK juga mengingatkan para pengguna jalan tol untuk melakukan persiapan perjalanan secara matang. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta mengecek kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol guna menghindari antrean panjang di gardu transaksi.
JNK turut mendorong pengguna jalan untuk memanfaatkan layanan informasi lalu lintas secara real time melalui aplikasi Travoy. Aplikasi tersebut menyediakan pembaruan kondisi lalu lintas, lokasi rest area, tarif tol, hingga akses ke layanan darurat selama perjalanan.
“Di tengah peningkatan arus kendaraan, operator jalan tol juga menekankan pentingnya keselamatan berkendara. Pengguna jalan diimbau menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, dan beristirahat di rest area apabila mengalami kelelahan.” tambahnya.
Pihak pengelola tol juga membuka layanan informasi dan pengaduan melalui call center 133 yang dapat diakses selama 24 jam oleh pengguna jalan.
Lonjakan lalu lintas di GT Madiun menjadi salah satu indikator padatnya arus mudik di jalur tol Trans Jawa pada musim Lebaran tahun ini, terutama di koridor yang menghubungkan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga mendekati puncak arus balik dalam beberapa hari ke depan. (Tof)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Kesya






