Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Tetapkan Enam Proyek Strategis 2026, Fokus pada Pangan, Pendidikan, dan Kesehatan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 395
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
kawasan pendopo ronggo djumeno pusat pemerintahan Pemkab Madiun. Foto : Dok Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menetapkan enam Proyek Pembangunan Strategis (PPS) untuk tahun anggaran 2026. Program ini melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Pertanian, serta RSUD Caruban.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Madiun, Bagus Simuntang, mengatakan proyek-proyek tersebut disusun untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pendidikan dan kesehatan.

“Proyek strategis di tahun ini merupakan implementasi dari program prioritas daerah dan berdasarkan hasil rapat koordinasi,” kata Bagus.

Di sektor pendidikan, Dinas Pendidikan akan memprioritaskan rehabilitasi satuan pendidikan dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat. Perbaikan difokuskan pada ruang kelas di sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Madiun.

Sementara itu, DPUPR akan menjalankan rekonstruksi beberapa ruas jalan, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di desa-desa terpencil, serta perbaikan jaringan irigasi. Program irigasi ini dirancang berkesinambungan dengan proyek yang dijalankan Dinas Pertanian.

“Untuk Dinas Pertanian, fokusnya rehabilitasi jaringan tersier. Sedangkan RSUD Caruban melakukan perbaikan ruang onkologi,” ujarnya.

Bagus menambahkan, proses pengadaan untuk proyek strategis tersebut telah dilakukan lebih awal melalui lelang dini sejak tahun sebelumnya. Langkah ini mengikuti rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar pelaksanaan proyek tidak mengalami keterlambatan.

Menurut dia, percepatan lelang diharapkan memberi waktu lebih bagi OPD untuk mematangkan perencanaan teknis dan pengadaan barang dan jasa, sekaligus menjaga transparansi kepada publik.

“Kami berharap pelaksanaan betul-betul dimatangkan oleh masing-masing OPD, terutama dalam perencanaan pengadaan barang dan jasanya, termasuk keterbukaan informasi kepada masyarakat,” tutup Bagus.(Tov).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Kota Madiun Siagakan Personil Tambahan di IGD Selama Libur Nataru

    RSUD Kota Madiun Siagakan Personil Tambahan di IGD Selama Libur Nataru

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diprediksi meningkatkan kunjungan di wilayah Kota Madiun. Baik berlibur maupun pulang kampung menikmati libur panjang tersebut. Meski di momen libur panjang dan cuti bersama, layanan kesehatan di RSUD Kota Madiun dipastikan tetap berjalan. ‘’Pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan skema seperti tahun-tahun sebelumnya. […]

    Bagikan
  • Anggaran Terpangkas 52 Persen, DPUPR Magetan Fokus Pertahankan Jalan Kabupaten

    Anggaran Terpangkas 52 Persen, DPUPR Magetan Fokus Pertahankan Jalan Kabupaten

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan harus melakukan penyesuaian penanganan infrastruktur jalan menyusul berkurangnya transfer keuangan ke daerah. Tahun ini, anggaran penanganan jalan disebut mengalami penurunan sekitar 52 persen. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah tidak bisa melakukan pembangunan maupun peningkatan jalan secara masif. Fokus penanganan diarahkan pada pemeliharaan […]

    Bagikan
  • 842 Pekerja PT Global Way Indonesia Terancam PHK Bertahap

    842 Pekerja PT Global Way Indonesia Terancam PHK Bertahap

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — PT Global Way Indonesia (GWI) yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, akan memangkas 842 pekerja secara bertahap mulai Agustus hingga Oktober 2025. Keputusan ini disampaikan melalui surat pemberitahuan bernomor 29/P/GWIM/VIII/2025 yang diterima Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Madiun. Manajemen GWI menyebut pemutusan hubungan kerja (PHK) […]

    Bagikan
  • VP KAI Daop 7 Madiun Inspeksi Jalur Madiun–Kertosono, Pastikan Keselamatan Perjalanan Kereta Tetap Optimal

    VP KAI Daop 7 Madiun Inspeksi Jalur Madiun–Kertosono, Pastikan Keselamatan Perjalanan Kereta Tetap Optimal

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat aspek keselamatan dan keandalan operasional perkeretaapian. Salah satunya melalui inspeksi jalur yang dilakukan Vice President Daop 7 Madiun, Ali Afandi, di lintas Madiun–Kertosono menggunakan lori dresin, Senin (3/8/2026). Inspeksi dimulai dari Stasiun Madiun pukul 09.00 WIB dengan didampingi jajaran […]

    Bagikan
  • Jelang Tahun Ajaran Baru, Penjahit Seragam di Magetan Kebanjiran Pesanan hingga Stop Orderan

    Jelang Tahun Ajaran Baru, Penjahit Seragam di Magetan Kebanjiran Pesanan hingga Stop Orderan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia| Magetan – Memasuki masa persiapan tahun ajaran baru 2026/2027, permintaan jasa jahit seragam sekolah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengalami lonjakan signifikan. Tingginya pesanan membuat sejumlah penjahit kewalahan memenuhi permintaan pelanggan, bahkan sebagian memilih menghentikan sementara penerimaan order baru agar kualitas pekerjaan tetap terjaga. Salah satu penjahit yang merasakan lonjakan tersebut adalah Edi Purwanto, […]

    Bagikan
  • PMK Kembali Muncul di Ngawi, 30 Sapi Terinfeksi dan Pedagang Mulai Waswas

    PMK Kembali Muncul di Ngawi, 30 Sapi Terinfeksi dan Pedagang Mulai Waswas

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kemunculan kembali kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Ngawi menandai fase baru kewaspadaan sektor peternakan. Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) setempat mencatat 30 ekor sapi terindikasi terjangkit dan tersebar di 10 kecamatan serta 15 desa. Meski belum masuk kategori wabah besar, situasi ini cukup memicu tekanan di pasar hewan […]

    Bagikan
expand_less