Berita Terkini
Trending Tags

Dindik Kota Madiun Cek Kesiapan TKA 2026 SMP, 3.044 Siswa Ikuti Ujian Berbasis Online

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 233
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, cek kesiapan TKA SMP, pastikan sarana ujian siap. (7/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Senergia | Kota Madiun – Dinas Pendidikan Kota Madiun memastikan kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP yang akan digelar pada 8–9 April 2026. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, turun langsung melakukan pengecekan kesiapan di SMP Negeri 6 Kota Madiun, Selasa (7/4/2026).

Total terdapat 3.044 siswa SMP se-Kota Madiun yang akan mengikuti TKA tahun ini. Ujian dilaksanakan selama dua hari dengan mata pelajaran yang berbeda.

Pada hari pertama, siswa akan mengerjakan Matematika dan Survei Karakter, sedangkan hari kedua meliputi Bahasa Indonesia dan Survei Lingkungan Belajar.

Lismawati menjelaskan, tim dari Dinas Pendidikan telah melakukan pengawalan sejak tahap persiapan hingga menjelang hari pelaksanaan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana yang dibutuhkan telah siap.

“Tim dari Dinas Pendidikan sudah mengawal mulai dari persiapan awal sampai dengan H-1 pelaksanaan TKA. Sebelum hari H, kami melakukan pengecekan langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan sarana dan prasarana sudah siap,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap ruang ujian harus memenuhi standar pelaksanaan TKA berbasis online. Di antaranya penataan tempat duduk siswa, kesiapan perangkat laptop atau Chromebook, hingga pemasangan kamera yang dapat menjangkau seluruh peserta dan pengawas di dalam ruangan.

“Kamera di setiap ruang sangat penting karena nantinya ada pengawas dari luar daerah yang memantau pelaksanaan TKA,” jelasnya.

Sistem pengawasan juga dilakukan secara silang antar sekolah. Penempatan pengawas tidak diatur oleh sekolah maupun dinas daerah, melainkan melalui aplikasi milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Pengawasnya diacak oleh aplikasi kementerian, sehingga sekolah tidak bisa menentukan sendiri. Ini untuk menjaga objektivitas pelaksanaan TKA,” katanya.

Selain kesiapan teknis, Dindik juga memastikan kondisi psikologis siswa siap menghadapi ujian. Mengingat TKA baru pertama kali dilaksanakan, berbagai persiapan seperti tryout dan uji coba telah dilakukan di seluruh sekolah.

“Anak-anak juga sudah dipersiapkan secara psikis dan materi. Tryout dan simulasi sudah dilaksanakan sebelumnya di semua sekolah,” tambahnya.

Karena ujian dilaksanakan sepenuhnya secara online, Dindik Kota Madiun juga menggandeng sejumlah instansi untuk memastikan kelancaran pelaksanaan. Dukungan jaringan internet diperkuat melalui koordinasi dengan Dinas Kominfo, sementara kestabilan listrik dijamin melalui koordinasi dengan PLN.

“Kami sudah bersurat ke Kominfo untuk mem-backup Wi-Fi agar jaringan tetap kuat. Kami juga berkoordinasi dengan PLN supaya tidak ada pemadaman listrik saat pelaksanaan TKA,” tegas Lismawati.

Dalam pengecekan di SMP Negeri 6 Kota Madiun, ia memastikan sarana prasarana telah disiapkan dengan baik. Ruang kelas ditata sesuai standar ujian dan alat peraga pembelajaran yang berpotensi membantu siswa menjawab soal telah ditutup.

“Tempatnya sudah bersih dan rapi. Gambar atau materi pembelajaran yang ada di kelas juga sudah ditutup semua sesuai aturan,” jelasnya.

Lismawati menegaskan, tujuan utama TKA adalah untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Hasil tes nantinya akan menjadi bagian dari rapor pendidikan mulai dari tingkat sekolah, kota, provinsi hingga nasional.

“Tujuan TKA untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Hasilnya nanti menjadi rapor pendidikan bagi sekolah, Kota Madiun, provinsi hingga nasional,” katanya.

Melalui pelaksanaan TKA tahun ini, Dinas Pendidikan Kota Madiun berharap kemampuan literasi dan numerasi siswa SMP dapat terus meningkat.

“Target kami tentu meningkatkan literasi dan numerasi siswa SMP di Kota Madiun,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulog Madiun Rawat 63 Ribu Ton Beras, Begini Cara Jaga Kualitasnya Tetap Aman

    Bulog Madiun Rawat 63 Ribu Ton Beras, Begini Cara Jaga Kualitasnya Tetap Aman

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Perum Bulog Sub Divre Madiun memastikan seluruh stok beras di gudangnya tetap aman dan layak konsumsi meski disimpan selama berbulan-bulan. Melalui perawatan rutin harian, bulanan, dan triwulanan, Bulog menjaga kualitas 63 ribu ton beras yang tersimpan di empat gudang wilayah Madiun dan Ngawi. Kepala Kantor Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, mengatakan […]

    Bagikan
  • Populasi Sapi Menurun, Pemkab Magetan Perketat Pengawasan Jelang Idul Adha

    Populasi Sapi Menurun, Pemkab Magetan Perketat Pengawasan Jelang Idul Adha

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik, mulai dari pasar hewan hingga lokasi penampungan ternak milik pedagang. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan, Nur Haryani, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara rutin oleh tim medis dan paramedis kesehatan hewan […]

    Bagikan
  • Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 102
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menerapkan sanksi tegas terhadap puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kinerjanya dinilai belum optimal dalam merealisasikan anggaran belanja. Hingga pertengahan Juli 2025, rata-rata serapan anggaran baru menyentuh angka 40 persen, jauh di bawah ekspektasi. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Muchtar Wahid, mengungkapkan bahwa keterlambatan ini berimbas  […]

    Bagikan
  • Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    Korban Jiwa Ledakan Petasan Ponorogo Bertambah, Sempat Dirawat Intensif Empat Hari

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Korban luka bakar akibat ledakan petasan di Dusun Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit. Korban Ahmad Fatoni (20) ,warga Morosari, Sukorejo, Ponorogo mengembuskan napas terakhir pada Kamis (5/3/2026) pukul 05.40 WIB di ruang ICU RSUD dr. Harjono Ponorogo. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Persaingan Kursi Sekda Magetan Menghangat, Delapan Kandidat Resmi Bertarung

    Persaingan Kursi Sekda Magetan Menghangat, Delapan Kandidat Resmi Bertarung

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan memasuki babak baru. Delapan nama telah dinyatakan lolos administrasi dan siap melangkah ke tahap berikutnya. Daftar peserta diumumkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan pada Senin (25/8/2025). Dari delapan kandidat, tujuh di antaranya merupakan pejabat Pemkab Magetan, sementara satu nama […]

    Bagikan
  • Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai 49 persen dari target tahun 2025 sebesar Rp. 174 miliar per 19 Juli lalu. Capaian ini dinilai sejalan dengan proyeksi anggaran kas yang telah ditetapkan dalam rencana tahunan. “Target kumulatif hingga triwulan kedua adalah 40 […]

    Bagikan
expand_less