Berita Terkini
Trending Tags

Warga Kaibon Digemparkan Temuan Mortir di Gudang Rongsokan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 467
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Kaibon temukan benda mirip mortir di gudang rongsokan, (8/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Warga Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun dibuat kaget dengan adanya temuan benda mirip mortir di sebuah gudang rongsokan, Rabu (8/4/2026). Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh pemilik gudang, Muji Rahayu, saat membersihkan lokasi usahanya yang telah lama belasan tahun dikelola.

Muji mengaku, mortir itu ditemukan ketika dirinya mengangkat sebuah karung kecil yang terasa lebih berat dari biasanya. Karena penasaran, ia kemudian membuka karung tersebut.

“Saat saya angkat kok berat. Saya tidak tahu isinya apa, lalu dibuka ternyata seperti itu. Saya juga tidak tahu itu barang apa,” ujarnya.

Ia mengaku tidak mengetahui asal-usul benda tersebut. Selama ini, barang-barang rongsokan yang masuk ke gudangnya tidak seluruhnya diperiksa secara detail karena keterbatasan tenaga kerja.

“Barangnya banyak sekali, tenaga juga terbatas. Mungkin itu dibawa pemulung, ditaruh di pojokan lalu tertumpuk barang lain,” katanya.

Muji menambahkan, dirinya telah menyewa lahan tersebut selama sekitar 16 tahun. Ia menduga benda itu sudah lama berada di gudang dan baru diketahui saat dilakukan pembersihan menjelang kepindahan lokasi usaha.

Sementara itu, Kapolsek Geger AKP Dadang Arif mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan penemuan tersebut dengan berkoordinasi dengan jajaran terkait.

Image Not Found
Polisi amankan lokasi temuan mortir di Desa Kaibon Madiun, (8/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

“Setelah menerima laporan, kami berkoordinasi dengan pimpinan dan menghubungi tim Jibom Brimob untuk penanganan lebih lanjut,” ujar AKP Dadang.

Menurut dia, benda yang diduga mortir itu akan diperiksa oleh tim penjinak bom (Jibom) untuk memastikan kondisi dan tingkat bahayanya. Jika dinyatakan berbahaya, benda tersebut akan dimusnahkan sesuai prosedur.

Hingga saat ini, kepolisian belum dapat memastikan apakah mortir tersebut masih aktif atau tidak karena menunggu hasil pemeriksaan tim Jibom.

“Untuk memastikan aktif atau tidaknya, nanti tim Jibom yang akan melakukan pemeriksaan. Kami masih menunggu proses evakuasi,” ucapnya.

Berdasarkan perkiraan awal, mortir tersebut memiliki panjang sekitar 40 sentimeter dengan diameter sekitar 8 sentimeter. Saat ini, area sekitar gudang telah diamankan dengan pemasangan garis polisi sambil menunggu proses evakuasi oleh tim Jibom. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SMP di Ngawi Nekat Bikin Mercon, Ibu Panggil Damkar untuk Beri Pembinaan

    Siswa SMP di Ngawi Nekat Bikin Mercon, Ibu Panggil Damkar untuk Beri Pembinaan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang siswa kelas VII SMP Negeri 1 Paron di Kabupaten Ngawi menjadi perhatian publik setelah diketahui enggan berangkat sekolah dan justru sibuk meracik petasan di rumahnya. Aksi berbahaya itu membuat sang ibu panik dan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk memberikan pembinaan pada Rabu (11/3/2026) pagi. Peristiwa tersebut terekam dalam […]

    Bagikan
  • Sukar Dinyatakan Alami Skizofrenia Paranoida, Penyidikan Dihentikan

    Sukar Dinyatakan Alami Skizofrenia Paranoida, Penyidikan Dihentikan

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polisi memastikan terduga pelaku pembunuhan pasangan suami istri di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, mengalami gangguan jiwa berat. Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, usai menerima hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit jiwa. Menurut Imam Mujali, hasil pemeriksaan kejiwaan menyimpulkan bahwa pelaku, Sukar (35), mengalami skizofrenia paranoida, yang […]

    Bagikan
  • Bantuan Rp3 Juta per RT Mulai Disalurkan di Magetan, Sasar 4.061 RT Desa

    Bantuan Rp3 Juta per RT Mulai Disalurkan di Magetan, Sasar 4.061 RT Desa

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi meluncurkan penyaluran bantuan keuangan sebesar Rp3 juta untuk setiap Rukun Tetangga (RT) melalui Program Guyub Rukun. Program yang menjadi salah satu janji politik Bupati dan Wakil Bupati Magetan tersebut mulai direalisasikan secara bertahap pada akhir Juni 2026. Peluncuran program dilakukan bersamaan dengan dimulainya penyaluran bantuan kepada […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa dengan Teknik Pembakaran

    BPBD Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa dengan Teknik Pembakaran

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – BPBD Kota Madiun menerima laporan dari pihak PLN terkait keberadaan sarang tawon vespa pada Sabtu (15/3/2025). Hal itu diketahui oleh petugas PLN saat akan pembersihan panel kontrol yang ada di sekitar Pabrik Gula Rejo Agung, yang terletak di Jalan Basuki Rahmat guna pemeliharaan. Setelah menerima informasi keberadaan sarang tawon tersebut, pihak […]

    Bagikan
  • Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi, Eks-Kepala Disbudparpora Ungkap Permintaan Proyek PL Bawa Nama Maidi

    Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi, Eks-Kepala Disbudparpora Ungkap Permintaan Proyek PL Bawa Nama Maidi

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dan pemerasan dengan terdakwa Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, bersama Thariq Megah dan Rochim Ruhdiyanto, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (16/7/2026). Dalam persidangan, jaksa menghadirkan sejumlah saksi dari lingkungan Pemerintah Kota Madiun, salah satunya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) […]

    Bagikan
  • Naas ! Warga Trosono Magetan Tertimbun Longsoran Material Tambang

    Naas ! Warga Trosono Magetan Tertimbun Longsoran Material Tambang

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa longsor di area tambang galian C Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Sabtu (27/09/2025) pagi, menelan korban. Seorang penambang bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, dilaporkan tertimbun material tambang berupa batu, pasir, dan tanah. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, membenarkan kejadian tersebut. “Petugas gabungan sudah berada di lokasi untuk […]

    Bagikan
expand_less