Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Dianggap Rusak Pemandangan, Puluhan Lapak PKL Liar di Ponorogo Dibongkar 

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 270
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas Satpol PP bongkar paksa lapak PKL di ruas jalan protokol dan kawasan kota Ponorogo, Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo — Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) liar di sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan kota Ponorogo, Jawa Timur, dibongkar paksa oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Penertiban dilakukan karena lapak-lapak tersebut dinilai melanggar ketertiban umum serta merusak keindahan tata kota.

Pembongkaran dilakukan oleh petugas gabungan dari Satpol PP bersama Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdagkum) serta Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo. Sasaran penertiban tidak hanya di sepanjang Jalan Juanda dan Jalan Gajah Mada, tetapi juga menyasar kawasan Jalan Baru Suromenggolo.

Selain lapak sederhana, sejumlah bangunan semi permanen yang berdiri di atas trotoar turut dibongkar. Penertiban berlangsung tanpa perlawanan berarti dari para pedagang, meskipun sempat muncul keberatan dari sebagian PKL di lokasi.

Langkah tegas ini diambil setelah sebelumnya petugas memberikan surat peringatan kepada para pedagang. Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan sehingga pembongkaran paksa akhirnya dilakukan.

Mayoritas lapak diketahui berdiri di atas fasilitas publik berupa trotoar dan tidak dibongkar kembali setelah aktivitas berjualan selesai. Kondisi ini dinilai mengganggu fungsi trotoar sebagai jalur pejalan kaki sekaligus merusak estetika kota.

Salah satu pedagang, Andik Kurniawan, mengaku lapaknya ikut terdampak penertiban. Ia menyatakan akan memperbaiki dan menata ulang tempat usahanya agar lebih tertib ke depannya.

“Ini warung saya juga kena. Ke depan akan diperbaiki lagi dan dibuat lebih rapi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Ponorogo, Subiyantoro, menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang masyarakat untuk berjualan. Namun, para pedagang diminta mematuhi aturan dan tidak mendirikan lapak semi permanen di atas trotoar.

“Silakan berjualan, yang penting datang bersih, pulang bersih. Trotoar itu untuk pejalan kaki, bukan untuk tempat berjualan,” tegasnya.

Petugas juga mengimbau agar para PKL tidak lagi mendirikan lapak di fasilitas umum tanpa izin. Penertiban ini diharapkan mampu menjaga ketertiban, kenyamanan pengguna jalan, serta keindahan wajah Kota Ponorogo. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sparta Pena Pesta Gol atas PKDI, Langsung Puncaki Grup D Kapolres Madiun Cup U-40 2026

    Sparta Pena Pesta Gol atas PKDI, Langsung Puncaki Grup D Kapolres Madiun Cup U-40 2026

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tim Sparta Pena membuka langkah di Kapolres Madiun Cup U-40 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Kesebelasan yang diperkuat para insan media itu menundukkan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Madiun dengan skor 5-3 pada laga Grup D yang berlangsung di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Kamis (4/6/2026). Kemenangan tersebut mengantarkan Sparta Pena […]

    Bagikan
  • H+3 Lebaran, Harga Sayuran hingga Daging di Ngawi Naik! Pasokan Tersendat

    H+3 Lebaran, Harga Sayuran hingga Daging di Ngawi Naik! Pasokan Tersendat

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi — Memasuki hari ketiga Lebaran Idulfitri 2026, harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami kenaikan signifikan. Lonjakan harga terutama terjadi pada komoditas sayuran, cabai, hingga daging. Pantauan di Pasar Besar Ngawi pada Senin (23/3/2026) menunjukkan hampir seluruh harga sayuran merangkak naik. Daun seledri misalnya, kini dijual […]

    Bagikan
  • Kebakaran Lereng Wilis Dekati Perbatasan Madiun – Nganjuk, 5 Hektare Hutan Terbakar

    Kebakaran Lereng Wilis Dekati Perbatasan Madiun – Nganjuk, 5 Hektare Hutan Terbakar

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebakaran hutan melanda kawasan lereng Gunung Wilis di wilayah Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, dalam dua hari terakhir. Api sempat membakar kawasan padang sabana dan hutan pinus di sekitar Bukit Pangangonan hingga mencapai sekitar 5 hektare. Perhutani bersama kepolisian, BPBD, dan masyarakat melakukan pemantauan di lokasi pada Kamis (17/9/2026). Langkah tersebut dilakukan […]

    Bagikan
  • Banjir Rendam 40 Rumah di Giri Asa

    Banjir Rendam 40 Rumah di Giri Asa

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    PONOROGO – Hujan deras yang mengguyur Ponorogo, Jawa Timur, selama lebih dari satu jam, Selasa (24/12/2024) sore, mengakibatkan banjir tidak hanya menggenangi jalan raya, tetapi juga merendam 40 rumah warga di Perumahan Giri Asa, Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman. Ketinggian air di kawasan tersebut bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 1 meter. Kondisi ini memaksa […]

    Bagikan
  • Pegawai Kebersihan Kampus UNIDA Gontor Putri 2 Bobol Saldo ATM Mahasiswi, Kerugian Capai Rp. 10 Juta

    Pegawai Kebersihan Kampus UNIDA Gontor Putri 2 Bobol Saldo ATM Mahasiswi, Kerugian Capai Rp. 10 Juta

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus pencurian saldo ATM milik seorang mahasiswi Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Putri 2 Mantingan. Kasus ini terendus setelah orang tua korban menemukan transaksi mencurigakan ketika mengecek ponsel anaknya dan melihat adanya mutasi rekening yang tidak dikenali. Pengecekan lebih lanjut menunjukkan kerugian mencapai Rp. 10.186.000, yang kemudian dilaporkan […]

    Bagikan
  • Tukang Becak Di Kota Madiun Ditemukan Meninggal Dunia, Ada Bercak Darah

    Tukang Becak Di Kota Madiun Ditemukan Meninggal Dunia, Ada Bercak Darah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga RT 30 RW 08, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, digemparkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan tak bernyawa di pinggir jalan, Selasa (28/10/2025). Korban diketahui bernama Soleman (73), warga Jiwan, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak. Menurut keterangan warga sekitar, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan luka […]

    Bagikan
expand_less