Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

Ramai Isu “Tebus Ijazah”, Manajemen CV Sukses Jaya Abadi Madiun Membantah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 1.026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disnakerin Kabupaten Madiun bersama jajaran Polsek dan pihak kecamatan mendatangi CV Sukses Jaya Abadi di Desa Wonoasri, (22/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun menindaklanjuti keluhan dugaan penahanan ijazah oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Rabu (22/4/2026).

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakerin Arifin terpantau bersama jajaran Polsek dan pihak kecamatan mendatangi lokasi pabrik sekitar pukul 09.30 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan mediasi tertutup dengan pihak manajemen perusahaan.

Selain pihak perusahaan dan instansi terkait, satu orang eks karyawan, Muhammad Ridho, turut dihadirkan dalam forum tersebut. Mediasi berlangsung sekitar dua jam.

Usai pertemuan, Ridho membantah adanya permintaan uang untuk pengambilan ijazah seperti yang beredar di publik.

“Kalau saya, tidak ada permintaan uang sama sekali. Ijazah saya juga sudah saya ambil dan sekarang ada di rumah,” kata Ridho kepada wartawan.

Ridho mengaku bekerja di perusahaan tersebut selama kurang lebih enam bulan,terhitung sejak Januari hingga Juni tahun lalu. Ia menyebut keluar dari pekerjaan atas keinginan pribadi.

“Saya keluar sendiri, tidak ada masalah, hanya ingin ganti suasana kerja,” ujarnya.

Namun, Ridho tidak bisa memastikan apakah eks karyawan lain mengalami hal serupa terkait dugaan permintaan uang.

Pihak manajemen CV Sukses Jaya Abadi melalui HRD, Arry, menegaskan bahwa isu penebusan ijazah dengan nominal Rp1 juta hingga Rp3 juta tidak benar.

“Tidak ada penebusan itu. Informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar dan banyak miskomunikasi,” kata Arry.

Image Not Found
Manajemen CV Sukses Jaya Abadi bantah isu tebus ijazah, (22/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Arry juga membantah praktik penahanan ijazah. Ia menyebut dokumen yang dititipkan karyawan merupakan bagian dari komitmen kerja dalam kontrak.

“Kami tidak menahan. Itu bentuk komitmen. Ketika karyawan keluar secara baik-baik dan mengikuti prosedur, pasti kami kembalikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perusahaan menerapkan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama satu tahun. Karyawan yang hendak keluar diwajibkan mengajukan pemberitahuan satu bulan sebelumnya (one month notice).

“Kami butuh waktu untuk mencari pengganti agar operasional tidak terganggu,” katanya.

Terkait adanya klaim dari sejumlah eks karyawan lain yang ijazahnya belum dikembalikan, pihak perusahaan mengaku masih melakukan proses penelusuran.

“Sebagian sudah kami hubungi, ada yang masih di luar pulau. Intinya kami tetap berproses untuk mengembalikan semuanya,” ujar Arry.

Ia menegaskan perusahaan terbuka terhadap aduan dan siap difasilitasi Disnakerin untuk penyelesaian masalah.

Sementara itu, Disnakerin menyatakan akan terus memfasilitasi komunikasi antara pekerja dan perusahaan, serta membuka layanan pengaduan bagi pihak yang merasa dirugikan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Jawaban Wali Kota Madiun terkait PU Fraksi DPRD soal Raperda P-APBD 2025

    Ini Jawaban Wali Kota Madiun terkait PU Fraksi DPRD soal Raperda P-APBD 2025

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum (PU) fraksi DPRD Kota Madiun terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Jawaban Wali Kota Madiun itu dibacakan oleh Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun […]

    Bagikan
  • KPU Kota Madiun Coklit Data 28 Pemilih Berusia Lebih dari Seabad

    KPU Kota Madiun Coklit Data 28 Pemilih Berusia Lebih dari Seabad

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pencocokan dan penelitian (coklit) terbatas yang digelar KPU Kota Madiun pada 29–30 September 2025 menghasilkan temuan menarik. Tercatat, sejumlah warga yang usianya sudah melampaui satu abad. Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari, menjelaskan bahwa pihaknya menerima 28 data pemilih tidak valid dari KPU RI untuk diverifikasi. Dalam data itu, sejumlah […]

    Bagikan
  • Legislatif Soroti 915 Usulan Warga dan Keterbatasan Anggaran di Musrenbang RKPD Magetan

    Legislatif Soroti 915 Usulan Warga dan Keterbatasan Anggaran di Musrenbang RKPD Magetan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kabupaten Magetan tak hanya membahas arah pembangunan. Namun juga mengungkap berbagai persoalan mendasar yang dihadapi daerah, mulai dari keterbatasan anggaran hingga tumpukan aspirasi masyarakat. Ketua DPRD Magetan, Suratno, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menghimpun sedikitnya 915 usulan dari masyarakat melalui berbagai […]

    Bagikan
  • PWI Jatim dan PWI Magetan Gelar OKK, Perkuat Kompetensi Wartawan di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital

    PWI Jatim dan PWI Magetan Gelar OKK, Perkuat Kompetensi Wartawan di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magetan menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) sebagai upaya memperkuat kompetensi, etika, dan profesionalisme wartawan di tengah perkembangan informasi digital yang semakin cepat. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan, Selasa (1/9/2026), tersebut diikuti 26 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Seperti dari […]

    Bagikan
  • Tiga Kelas Rusak, Siswa SDN Glonggong Belajar di Perpustakaan dan Rumah Penjaga

    Tiga Kelas Rusak, Siswa SDN Glonggong Belajar di Perpustakaan dan Rumah Penjaga

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sudah hampir satu tahun, siswa kelas 1, 2, dan 3 SDN Glonggong 01, Kecamatan Balerejo, harus berpindah-pindah tempat belajar. Bukan karena program rotasi, melainkan karena atap tiga ruang kelas mereka rusak parah. “Sebagian gentengnya melorot, kayunya patah dan lapuk. Terlalu berisiko kalau tetap dipakai,” kata Kepala SDN Glonggong 01, Anita […]

    Bagikan
  • Supri Wahyudi Utomo Kembali Nahkodai Universitas PGRI Madiun Masa Jabatan 2026-2030.

    Supri Wahyudi Utomo Kembali Nahkodai Universitas PGRI Madiun Masa Jabatan 2026-2030.

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Hariadi
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Universitas PGRI Madiun resmi mengukuhkan Supri Wahyudi Utomo sebagai Rektor untuk masa bakti 2026–2030 dalam acara pelantikan dan pengukuhan yang digelar khidmat di  Graha Cendekia, Selasa (3/2/2026). Pelantikan ini dihadiri oleh civitas akademika, pengurus PGRI, serta sejumlah undangan dari mitra strategis dan instansi pemerintah. Bagi Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., pelantikan […]

    Bagikan
expand_less