Berita Terkini
Trending Tags

Ramai Isu “Tebus Ijazah”, Manajemen CV Sukses Jaya Abadi Madiun Membantah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 835
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disnakerin Kabupaten Madiun bersama jajaran Polsek dan pihak kecamatan mendatangi CV Sukses Jaya Abadi di Desa Wonoasri, (22/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun menindaklanjuti keluhan dugaan penahanan ijazah oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Rabu (22/4/2026).

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakerin Arifin terpantau bersama jajaran Polsek dan pihak kecamatan mendatangi lokasi pabrik sekitar pukul 09.30 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan mediasi tertutup dengan pihak manajemen perusahaan.

Selain pihak perusahaan dan instansi terkait, satu orang eks karyawan, Muhammad Ridho, turut dihadirkan dalam forum tersebut. Mediasi berlangsung sekitar dua jam.

Usai pertemuan, Ridho membantah adanya permintaan uang untuk pengambilan ijazah seperti yang beredar di publik.

“Kalau saya, tidak ada permintaan uang sama sekali. Ijazah saya juga sudah saya ambil dan sekarang ada di rumah,” kata Ridho kepada wartawan.

Ridho mengaku bekerja di perusahaan tersebut selama kurang lebih enam bulan,terhitung sejak Januari hingga Juni tahun lalu. Ia menyebut keluar dari pekerjaan atas keinginan pribadi.

“Saya keluar sendiri, tidak ada masalah, hanya ingin ganti suasana kerja,” ujarnya.

Namun, Ridho tidak bisa memastikan apakah eks karyawan lain mengalami hal serupa terkait dugaan permintaan uang.

Pihak manajemen CV Sukses Jaya Abadi melalui HRD, Arry, menegaskan bahwa isu penebusan ijazah dengan nominal Rp1 juta hingga Rp3 juta tidak benar.

“Tidak ada penebusan itu. Informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar dan banyak miskomunikasi,” kata Arry.

Image Not Found
Manajemen CV Sukses Jaya Abadi bantah isu tebus ijazah, (22/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Arry juga membantah praktik penahanan ijazah. Ia menyebut dokumen yang dititipkan karyawan merupakan bagian dari komitmen kerja dalam kontrak.

“Kami tidak menahan. Itu bentuk komitmen. Ketika karyawan keluar secara baik-baik dan mengikuti prosedur, pasti kami kembalikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perusahaan menerapkan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama satu tahun. Karyawan yang hendak keluar diwajibkan mengajukan pemberitahuan satu bulan sebelumnya (one month notice).

“Kami butuh waktu untuk mencari pengganti agar operasional tidak terganggu,” katanya.

Terkait adanya klaim dari sejumlah eks karyawan lain yang ijazahnya belum dikembalikan, pihak perusahaan mengaku masih melakukan proses penelusuran.

“Sebagian sudah kami hubungi, ada yang masih di luar pulau. Intinya kami tetap berproses untuk mengembalikan semuanya,” ujar Arry.

Ia menegaskan perusahaan terbuka terhadap aduan dan siap difasilitasi Disnakerin untuk penyelesaian masalah.

Sementara itu, Disnakerin menyatakan akan terus memfasilitasi komunikasi antara pekerja dan perusahaan, serta membuka layanan pengaduan bagi pihak yang merasa dirugikan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Padukan Kebugaran dan Hiburan, Aston Madiun Sukses Gelar Carnival of Shadows dan Enchanted – Halloween Night Yoga

    Padukan Kebugaran dan Hiburan, Aston Madiun Sukses Gelar Carnival of Shadows dan Enchanted – Halloween Night Yoga

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aston Madiun makin memperkuat posisinya sebagai hotel yang terus berinovasi dalam menghadirkan pengalaman menginap yang holistik, memadukan relaksasi, hiburan, dan gaya hidup kontemporer. Terbaru, hotel Bintang 4 di jantung Kota Madiun itu sukses menggelar rangkaian kegiatan bertema Halloween bertajuk Carnival of Shadows dan Enchanted – Halloween Night Yoga pada 24 […]

    Bagikan
  • Dianggap Rusak Pemandangan, Puluhan Lapak PKL Liar di Ponorogo Dibongkar 

    Dianggap Rusak Pemandangan, Puluhan Lapak PKL Liar di Ponorogo Dibongkar 

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) liar di sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan kota Ponorogo, Jawa Timur, dibongkar paksa oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Penertiban dilakukan karena lapak-lapak tersebut dinilai melanggar ketertiban umum serta merusak keindahan tata kota. Pembongkaran dilakukan oleh petugas gabungan dari Satpol PP bersama […]

    Bagikan
  • Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi UGM di Magetan

    Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi UGM di Magetan

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim infisnPolres Magetan telah merampungkan autopsi terhadap jenazah mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) di RSUD dr. Sayidiman, Minggu dini hari (13/4/2025). Sheila Amalia Cristanti (21), warga Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun dilaporkan hilang sejak akhir Maret 2025. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di sebuah parit di kawasan Tikungan Lawu Green Forest, tepatnya […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Terjang Dagangan Madiun, Puluhan Rumah Rusak

    Angin Kencang Terjang Dagangan Madiun, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Minggu petang (21/9/2025). Puluhan rumah warga di lereng Gunung Wilis mengalami kerusakan, tiga di antaranya rusak parah akibat tertimpa pohon tumbang. Selain merusak rumah, puting beliung juga menumbangkan pohon besar serta tembok rumah warga hingga menimpa satu […]

    Bagikan
  • Lebih dari 13 Ribu Pelajar di Magetan Alami Gangguan Mata, Penggunaan Gadget Berlebihan Jadi Sorotan

    Lebih dari 13 Ribu Pelajar di Magetan Alami Gangguan Mata, Penggunaan Gadget Berlebihan Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tingginya penggunaan perangkat elektronik di kalangan anak-anak dan remaja mulai berdampak pada kesehatan mata. Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mencatat lebih dari 13.000 pelajar tingkat SD hingga SMA mengalami gangguan penglihatan yang sebagian besar memerlukan koreksi menggunakan kacamata. Data tersebut diperoleh dari hasil skrining kesehatan mata yang dilakukan Dinas Kesehatan Magetan sepanjang […]

    Bagikan
  • FGD Dinsos Kabupaten Madiun Hasil Monev Program UEP KUBE Fakir Miskin, Dorong Penurunan Angka Kemiskinan

    FGD Dinsos Kabupaten Madiun Hasil Monev Program UEP KUBE Fakir Miskin, Dorong Penurunan Angka Kemiskinan

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun menggelar Focus Group Discussion (FGD) hasil monitoring dan evaluasi (monev) Program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Fakir Miskin di Lembah Wilis, Senin (29/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengukur efektivitas program pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus merumuskan langkah pengembangan ke […]

    Bagikan
expand_less