Berita Terkini
Trending Tags

Ramai Isu “Tebus Ijazah”, Manajemen CV Sukses Jaya Abadi Madiun Membantah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 149
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disnakerin Kabupaten Madiun bersama jajaran Polsek dan pihak kecamatan mendatangi CV Sukses Jaya Abadi di Desa Wonoasri, (22/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun menindaklanjuti keluhan dugaan penahanan ijazah oleh perusahaan produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, Rabu (22/4/2026).

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakerin Arifin terpantau bersama jajaran Polsek dan pihak kecamatan mendatangi lokasi pabrik sekitar pukul 09.30 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan mediasi tertutup dengan pihak manajemen perusahaan.

Selain pihak perusahaan dan instansi terkait, satu orang eks karyawan, Muhammad Ridho, turut dihadirkan dalam forum tersebut. Mediasi berlangsung sekitar dua jam.

Usai pertemuan, Ridho membantah adanya permintaan uang untuk pengambilan ijazah seperti yang beredar di publik.

“Kalau saya, tidak ada permintaan uang sama sekali. Ijazah saya juga sudah saya ambil dan sekarang ada di rumah,” kata Ridho kepada wartawan.

Ridho mengaku bekerja di perusahaan tersebut selama kurang lebih enam bulan,terhitung sejak Januari hingga Juni tahun lalu. Ia menyebut keluar dari pekerjaan atas keinginan pribadi.

“Saya keluar sendiri, tidak ada masalah, hanya ingin ganti suasana kerja,” ujarnya.

Namun, Ridho tidak bisa memastikan apakah eks karyawan lain mengalami hal serupa terkait dugaan permintaan uang.

Pihak manajemen CV Sukses Jaya Abadi melalui HRD, Arry, menegaskan bahwa isu penebusan ijazah dengan nominal Rp1 juta hingga Rp3 juta tidak benar.

“Tidak ada penebusan itu. Informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar dan banyak miskomunikasi,” kata Arry.

Image Not Found
Manajemen CV Sukses Jaya Abadi bantah isu tebus ijazah, (22/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Arry juga membantah praktik penahanan ijazah. Ia menyebut dokumen yang dititipkan karyawan merupakan bagian dari komitmen kerja dalam kontrak.

“Kami tidak menahan. Itu bentuk komitmen. Ketika karyawan keluar secara baik-baik dan mengikuti prosedur, pasti kami kembalikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perusahaan menerapkan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama satu tahun. Karyawan yang hendak keluar diwajibkan mengajukan pemberitahuan satu bulan sebelumnya (one month notice).

“Kami butuh waktu untuk mencari pengganti agar operasional tidak terganggu,” katanya.

Terkait adanya klaim dari sejumlah eks karyawan lain yang ijazahnya belum dikembalikan, pihak perusahaan mengaku masih melakukan proses penelusuran.

“Sebagian sudah kami hubungi, ada yang masih di luar pulau. Intinya kami tetap berproses untuk mengembalikan semuanya,” ujar Arry.

Ia menegaskan perusahaan terbuka terhadap aduan dan siap difasilitasi Disnakerin untuk penyelesaian masalah.

Sementara itu, Disnakerin menyatakan akan terus memfasilitasi komunikasi antara pekerja dan perusahaan, serta membuka layanan pengaduan bagi pihak yang merasa dirugikan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    Pelanggaran Lalu Lintas Naik 5 Persen Selama Ops Patuh Semeru 2025

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun Kota mencatat peningkatan pelanggaran lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025. Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, menargetkan berbagai bentuk pelanggaran demi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Dalam keterangannya, Kasatlantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, […]

    Bagikan
  • Magetan Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Pohon Besar Tumbang dan Tutup Total Akses Jalan

    Magetan Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Pohon Besar Tumbang dan Tutup Total Akses Jalan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Magetan pada Rabu siang (18/2/2026), memicu tumbangnya dua pohon sengon laut berukuran besar di dua titik berbeda. Kedua pohon roboh melintang di badan jalan hingga menutup akses warga dan menyebabkan lalu lintas lumpuh total untuk sementara waktu. Insiden pertama terjadi di Jalan Raya […]

    Bagikan
  • Ratusan Mahasiswa Ponorogo Gelar Aksi Evaluasi 100 Hari Kinerja Prabowo-Gibran

    Ratusan Mahasiswa Ponorogo Gelar Aksi Evaluasi 100 Hari Kinerja Prabowo-Gibran

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Ponorogo Melawan (APM) menggelar demonstrasi di depan kantor DPRD Ponorogo, Jumat (21/2/2025). Aksi bertajuk “Evaluasi 100 Hari Kinerja Prabowo-Gibran” ini, para mahasiswa menyampaikan kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Dalam aksinya, para mahasiswa membawa poster berisi protes dan melakukan orasi di depan gedung wakil rakyat […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Berganti, Penanganan Kasus Strategis Masih Menggantung

    Kajari Magetan Berganti, Penanganan Kasus Strategis Masih Menggantung

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Negeri Magetan kembali terjadi sebelum publik benar-benar mengetahui arah penegakan hukum di daerah ini. Dezi Setiapurnama dipindah ke Kejaksaan Agung hanya dalam hitungan bulan, dan kursinya kini ditempati Pelaksana Tugas (Plt) Kajari, Farhan Zunaedi. Rotasi yang terbilang cepat ini justru menambah daftar tanya publik, terutama terkait kasus […]

    Bagikan
  • TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

    TKD Dipangkas, Magetan Hanya Dapat Perbaikan Dua Ruas Jalan di 2026

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebijakan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat berdampak langsung terhadap rencana perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Magetan. Pada tahun 2026 mendatang, Pemerintah Kabupaten Magetan hanya akan melaksanakan preservasi atau perawatan jalan di dua ruas wilayah Kecamatan Parang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Muhtar Wakid, […]

    Bagikan
  • Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    Eskalator Pasar Baru Magetan Kembali Dikeluhkan, Sepasang Lansia Jadi Korban

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fasilitas eskalator di Pasar Baru Magetan kembali menuai sorotan. Kali ini, sepasang lansia, Suhartoyo (66) dan istrinya Kartini Eko Wati (61), terjatuh saat hendak menuju Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (15/09/2025) lalu.  Menurut informasi, warga KPR Asabri 1, Kelurahan Tawanganom Magetan, awalnya hendak naik ke lantai atas untuk mengurus BPJS. Namun […]

    Bagikan
expand_less