Berita Terkini
Trending Tags

Aksi Nyata Hari Bumi, Pemuda Ponorogo Pasang Barikade Sampah di Sungai Tambak Kemangi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Aksi pemasangan barikade sungai oleh kelompok peduli sungai tambak kemangi, Foto: Istimewa

Sinergia | Ponorogo – Peringatan Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April dimaknai dengan aksi nyata oleh kelompok pemuda di Ponorogo. Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Kelompok Peduli Sungai (KPS) Tambak Kemangi melakukan pemasangan barikade sampah di aliran sungai kawasan Tambak Kemangi, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo.

Aksi yang dilakuka ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari petugas kelurahan, aparat kepolisian, hingga TNI. Kegiatan dipusatkan di bantaran sungai Jalan Insinyur Juanda sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperingati Hari Bumi.

Barikade dibuat dari bahan bekas seperti ban mobil, rantai motor, dan botol air mineral. Meski sederhana, inovasi ini dinilai efektif untuk menahan sampah yang terbawa arus sungai agar tidak menyebar ke hilir.

Barikade tersebut dipasang melintang dan mengapung di aliran sungai. Fungsinya sebagai penyekat sampah, sehingga ketika sampah menumpuk, petugas dapat dengan mudah menarik salah satu sisi barikade untuk kemudian mengumpulkan dan membuang sampah ke tempat pembuangan.

Anggota KPS Pepeling Tambak Kemangi, Adi Saputra, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sungai yang mulai tercemar sampah, bahkan hingga berdampak pada lahan pertanian warga.

“Tujuan pemasangan barikade ini untuk menahan sampah agar tidak menyebar ke mana-mana, terutama agar tidak sampai ke area persawahan. Karena sudah ada keluhan dari petani terkait sampah yang terbawa aliran air,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahan yang digunakan berasal dari barang bekas karena sebagian besar anggota komunitas merupakan pengumpul sampah, sehingga memanfaatkan apa yang tersedia.

Selain menjaga kebersihan sungai dan ekosistemnya, aliran sungai di kawasan tersebut juga berperan penting dalam mengairi puluhan hektare sawah di Kelurahan Tonatan dan Bangunsari.

Lurah Tonatan, Agoes Sudibyo, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah bersama TNI dan Polri mendukung penuh inisiatif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Harapannya, sampah yang terbawa arus air, terutama saat hujan deras, bisa terfilter. Sehingga sungai di sekitar sini tetap bersih dan tidak mengganggu pengairan,” jelasnya.

Melalui aksi ini, para pemuda berharap langkah sederhana yang mereka lakukan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Selain itu, mereka juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Respon KPU dan Bawaslu Magetan soal Sidang Sengketa Pilkada Berlanjut ke Pembuktian

    Ini Respon KPU dan Bawaslu Magetan soal Sidang Sengketa Pilkada Berlanjut ke Pembuktian

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi telah memutuskan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Bupati dan Wakil Bupati Magetan berlanjut ke pembuktian. Putusan tersebut disampaikan Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra, dalam Putusan Dismissal, disiarkan secara live streaming kanal Youtube, Selasa (4/2/2025) lalu. Menyikapi hal itu, KPU Magetan tengah fokus menyiapkan berbagai hal. “Kami siapkan […]

    Bagikan
  • Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan Kota Madiun serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan SDN 02 Madiun Lor pada Kamis (05/06/2025) sebagai langkah antisipasi perkembangbiakan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Kepala SDN 02 Madiun Lor, Yuli Sugianingsih, menjelaskan bahwa fogging dilakukan setelah ditemukannya kasus DBD di […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Baru Fokus Konsolidasi, Belum Sentuh Isu Korupsi

    Kajari Magetan Baru Fokus Konsolidasi, Belum Sentuh Isu Korupsi

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan yang baru dilantik, Dezi Setiaperma, memilih langkah hati-hati dalam mengawali masa jabatannya. Ia belum ingin terburu-buru menanggapi isu potensi korupsi di wilayah hukumnya dan lebih fokus melakukan konsolidasi internal. “Saya masih ingin memahami dulu situasi dan karakter daerah ini. Saat ini kami sedang konsolidasi dengan para […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    Pemkab Madiun Targetkan Relokasi Warga Rawan Banjir dan Tanah Retak Mulai 2026

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memastikan rencana relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana akan mulai direalisasikan pada 2026. Program ini menyasar warga Dusun Kebonduren, Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi langganan banjir, serta warga Desa Mendak Kecamatan Dagangan, yang terdampak kerusakan tanah atau tanah retak. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan […]

    Bagikan
  • Sajikan Konsep Hey Day, Nusantara Edupark Diserbu Ribuan Pengunjung

    Sajikan Konsep Hey Day, Nusantara Edupark Diserbu Ribuan Pengunjung

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Madiun. Sejumlah destinasi wisata mengalami lonjakan kunjungan, salah satunya Nusantara Edupark yang berlokasi di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu. Mengusung konsep wisata edukatif bertema pertanian dan peternakan melalui event bertajuk Hey Day Edupark, tempat wisata ini menawarkan pengalaman […]

    Bagikan
  • Proses PAW di DPRD Magetan Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum Gus Wakhid Ajukan Gugatan PMH

    Proses PAW di DPRD Magetan Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum Gus Wakhid Ajukan Gugatan PMH

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik adanya Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Kabupaten Magetan dari fraksi PKB terus berlanjut. Proses pergantian terhadap Nur Wakhid disebut-sebut berjalan tidak sesuai prosedur hukum yang berlaku. Nurcahyo, kuasa hukum Gus Wakhid, menilai keputusan tersebut dilakukan secara terburu-buru dan mengabaikan prinsip dasar demokrasi. Menurutnya, tindakan pimpinan DPRD Magetan dalam […]

    Bagikan
expand_less