Berita Terkini
Trending Tags

6 SPPG di Kota Madiun Belum Kantongi SLHS, Pemkot Juga Soroti IPAL

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun evaluasi SPPG, soroti SLHS dan standar IPAL. (23/4/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun masih belum memenuhi persyaratan lingkungan dan kesehatan. Hal ini mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Pengendalian Pencemaran Air Limbah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun yang digelar di Gedung Krida Praja, Kamis (23/4/2026). Dalam arahannya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun juga menekankan soal koordinasi lintas instansi dalam program Makan Bergizi Gratis(MBG) yang perlu ditingkatkan.

Kegiatan tersebut dihadiri mitra SPPG, kepala SPPG, SPPI, serta koordinator wilayah SPPG. Fokus utama pembahasan adalah kepatuhan terhadap progres Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Bagus Panuntun, menegaskan bahwa SPPG yang belum memenuhi persyaratan tidak diperkenankan beroperasi.

“Yang belum berproses tidak boleh operasional. Termasuk yang masih proses pun kami evaluasi. Kami mengacu pada arahan sebelumnya, bahwa yang belum memenuhi syarat harus dihentikan dulu,” ujarnya.

Hingga kini, terdapat enam SPPG yang belum mengantongi SLHS. Dari jumlah tersebut, empat masih dalam tahap proses, sementara dua lainnya bahkan belum mengajukan permohonan sama sekali.

Diketahui, SLHS sendiri memiliki sejumlah persyaratan ketat, antara lain penyuluhan keamanan pangan bagi seluruh penjamah makanan, hasil uji laboratorium terhadap air, makanan, dan peralatan, serta hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dengan nilai minimal 80 persen. Jika belum memenuhi, pengelola wajib melakukan perbaikan sebelum mengajukan ulang.

Bagus juga menekankan pentingnya sinergi antar pengelola SPPG, yayasan, hingga tim SPPI agar koordinasi lebih solid dalam menghadapi persoalan di lapangan. “Setiap kejadian tidak bisa diprediksi, tapi harus jadi bahan evaluasi agar ke depan lebih terkoordinasi,” tambahnya.

Selain persoalan SLHS, standar IPAL juga menjadi sorotan. Seluruh SPPG diwajibkan memiliki sistem pengolahan limbah yang sesuai standar. DLH Kota Madiun diminta tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan pendampingan teknis.

“Ada yang kapasitas IPAL-nya belum sesuai. Nanti DLH akan memberikan rekomendasi dan pendampingan agar memenuhi standar,” jelasnya.

Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah SPPG Demangan 4 yang sempat beroperasi tanpa SLHS. Meski telah mengajukan, hasil uji laboratorium dan IKL belum memenuhi standar. Aktivitasnya pun kembali dihentikan sementara oleh pemerintah daerah. Terlebih, insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan beberapa waktu lalu.

Pemerintah Kota Madiun menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh SPPG berjalan sesuai regulasi, terutama dalam aspek kesehatan dan lingkungan. Pengawasan akan diperketat guna mencegah risiko pencemaran serta menjamin keamanan pangan bagi masyarakat. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ansar Rasidi Ramaikan Bursa Calon Sekda Magetan, Ini Kata Wali Kota Maidi

    Ansar Rasidi Ramaikan Bursa Calon Sekda Magetan, Ini Kata Wali Kota Maidi

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan mulai mengerucut. Dari delapan nama yang lolos seleksi administrasi, satu di antaranya berasal dari luar daerah yakni Ansar Rasidi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Madiun. Selain Ansar, tujuh pejabat internal Pemkab Magetan juga masuk daftar peserta yang melaju ke tahap berikutnya. […]

    Bagikan
  • 12 Chromebook Raib, Polisi Buru Komplotan Pembobol SD di Madiun

    12 Chromebook Raib, Polisi Buru Komplotan Pembobol SD di Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun  – Polisi memburu pelaku pencurian disertai pembobolan yang terjadi di SDN Tiron 02, Desa Tiron, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Selasa (17/2/2026) dini hari. Kapolsek Nglames AKP Agustinus Dwi Cahyono mengatakan, pelaku diduga berjumlah lebih dari satu orang. Dugaan itu menguat setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Dari hasil olah TKP, pelaku diduga […]

    Bagikan
  • KPK Periksa 13 Pejabat Pemkab Ponorogo, Pendalaman Kasus Suap Jabatan Masuki Babak Baru

    KPK Periksa 13 Pejabat Pemkab Ponorogo, Pendalaman Kasus Suap Jabatan Masuki Babak Baru

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penanganan kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali memasuki fase krusial. Pada Senin (01/12/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sedikitnya 13 pejabat Pemkab Ponorogo dalam agenda pemeriksaan maraton yang dipusatkan di Polres Madiun Kota. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya pemanggilan tersebut. Ia […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Sita Puluhan Botol Miras dan Rokok Ilegal Jelang Tahun Baru Islam

    Satpol PP Madiun Sita Puluhan Botol Miras dan Rokok Ilegal Jelang Tahun Baru Islam

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H atau bulan Suro, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Madiun menggelar operasi cipta kondisi. Operasi yang berlangsung pada Kamis dini hari (26/06/2025), puluhan botol minuman beralkohol (Minol) berbagai merek serta rokok ilegal berhasil diamankan. Dalam […]

    Bagikan
  • Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya pada 2025. Penghargaan diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bertepatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2025. Namun baru pada tanggal 20 November 2025 piagam dari Pemerintah Provinsi baru diberikan kepada Kabupaten Magetan melalui Dinas PPKB PP dan PA. […]

    Bagikan
  • Talud Sepanjang 20 Meter Ambrol Timpa Bangunan Kandang Ternak

    Talud Sepanjang 20 Meter Ambrol Timpa Bangunan Kandang Ternak

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur kawasan lereng Gunung Lawu kembali memicu bencana tanah longsor. Sebuah talud setinggi sekitar 4 meter dengan panjang 20 meter di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan ambruk pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Talud yang berada di bagian dapur rumah milik Sudarto, warga RT 29 RW […]

    Bagikan
expand_less