Rabu, 28 Okt 2026
Trending Tags

Diduga Dijual Tanpa Persetujuan, Rumah Warisan Warga Magetan Berpindah Tangan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • visibility 208
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rumah warisan di Magetan diduga dijual tanpa izin ahli waris. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Dugaan praktik penjualan tanah dan rumah warisan tanpa persetujuan ahli waris kembali mencuat di Kabupaten Magetan. Kasus ini menimpa Sumarti, warga Desa Pesu, Kecamatan Maospati, yang mengaku rumah peninggalan orang tuanya tiba-tiba berpindah tangan tanpa sepengetahuannya.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan Sumarti ke LBH No Viral No Justice Magetan pada Kamis (23/4/2026) lalu. Ia mengaku terkejut saat mengetahui rumah yang selama ini ditempatinya disebut telah dijual oleh kerabatnya sendiri.

“Rumah ini warisan ayah saya. Saya yang tinggal di situ, tapi tiba-tiba dikatakan sudah dijual paman. Saya tidak pernah tanda tangan apa pun,” ujar Sumarti.

Sumarti menegaskan, sebagai ahli waris sah, dirinya tidak pernah memberikan persetujuan maupun kuasa kepada pihak mana pun untuk menjual tanah dan bangunan tersebut. Ia juga mempertanyakan keabsahan proses transaksi yang diduga dilakukan secara sepihak.

Kejanggalan lain muncul saat proses pengukuran lahan dilakukan secara mendadak. Sumarti menyebut pengukuran tersebut diduga melibatkan oknum perangkat desa, meski status tanah diketahui belum bersertifikat.

“Tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Tiba-tiba ada pengukuran, lalu pagar rumah saya ditebang begitu saja,” ungkapnya.

Ia juga mengaku pernah diingatkan oleh kepala desa periode sebelumnya agar tidak menandatangani dokumen apa pun terkait tanah tersebut. Namun, di sisi lain, ia melihat adanya pendampingan dari pihak desa dalam proses pengukuran yang dilakukan.

Menanggapi laporan itu, perwakilan LBH No Viral No Justice Magetan, Ahmad Setiawan menilai dugaan jual beli tersebut berpotensi melanggar hukum jika dilakukan tanpa persetujuan seluruh ahli waris.

“Kalau transaksi dilakukan tanpa kesepakatan penuh dari seluruh ahli waris, maka jual beli itu cacat hukum sejak awal. Ini bisa dibatalkan,” tegasnya.

Pihaknya memastikan akan mengawal kasus tersebut dan menyiapkan langkah hukum lanjutan untuk memastikan hak-hak kliennya terlindungi.

“Kami akan telusuri semua pihak yang terlibat, termasuk jika ada indikasi pelanggaran prosedur oleh oknum tertentu. Kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar perangkat desa lebih cermat dan berhati-hati dalam memverifikasi status kepemilikan tanah sebelum memfasilitasi proses administratif.

“Perangkat desa punya tanggung jawab hukum dan moral untuk melindungi warga. Jangan sampai justru membuka ruang konflik,” ujarnya.

Saat ini, Sumarti berharap ada kepastian hukum agar rumah yang telah lama ia tempati tidak hilang akibat transaksi yang ia anggap tidak sah.

“Saya hanya ingin kejelasan. Itu rumah orang tua saya, tempat saya tinggal selama ini,” katanya.

Kasus ini kembali menyoroti lemahnya perlindungan hak waris di tingkat desa, terutama ketika melibatkan dugaan peran oknum aparatur. LBH menyatakan akan segera menempuh langkah hukum lanjutan guna mengusut tuntas perkara tersebut.(Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Terus “Hijaukan” Kawasan Pondok Lansia

    Pemkot Madiun Terus “Hijaukan” Kawasan Pondok Lansia

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pondok Lansia Kota Madiun terus berbenah. Tidak hanya soal fisik maupun sarana-prasarana, namun lingkungan pondok lansia yang berada di Kelurahan Klegen Kecamatan Kartoharjo itu juga menjadi perhatian Pemerintah Kota Madiun. Kawasan ini pun terus dihijaukan oleh Pemkot Madiun melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman dengan melakukan penanaman pohon. […]

    Bagikan
  • Wawali Madiun Pantau Kesiapan Kunjungan Mendukbangga Wihaji, Tinjau Pengembangan Program MBG

    Wawali Madiun Pantau Kesiapan Kunjungan Mendukbangga Wihaji, Tinjau Pengembangan Program MBG

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji bakal mengunjungi Kota Madiun. Kini, Pemerintah Kota Madiun tengah mempersiapkan diri untuk kunjungan yang direncanakan pada Rabu (26/2/2025). Hal itu menjadi pembahasan dalam rapat koordinasi Wakil Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun bersama Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta stakeholder terkait […]

    Bagikan
  • Sumur Bor Program Pokir DPRD Magetan Mangkrak, Harapan Warga Nikmati Air Bersih Pupus

    Sumur Bor Program Pokir DPRD Magetan Mangkrak, Harapan Warga Nikmati Air Bersih Pupus

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keinginan besar warga Dusun Gangsiran, Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, untuk dapat menikmati air bersih kembali pupus. Proyek sumur bor yang telah dibangun melalui program pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan hingga kini belum juga dapat berfungsi. Padahal, awalnya proyek yang diketahui menelan anggaran puluhan juta rupiah tersebut dijanjikan sebagai solusi […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Longsor Trosono di Magetan

    Gubernur Khofifah Serahkan Santunan untuk Keluarga Korban Longsor Trosono di Magetan

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan santunan kepada keluarga korban longsor di area galian C Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Pendopo Surya Graha, Minggu (05/10/2025). Korban longsor diketahui bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, yang meninggal dunia akibat tertimbun material tambang pada […]

    Bagikan
  • Seleksi Sekda Magetan Masih Sepi Peminat, Penutupan Tinggal Dua Hari

    Seleksi Sekda Magetan Masih Sepi Peminat, Penutupan Tinggal Dua Hari

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hingga memasuki pertengahan Agustus 2025, seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Magetan belum diminati. Padahal, proses pendaftaran sudah dibuka sejak 4 Agustus lalu dan akan berakhir pada 17 Agustus mendatang. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, mengungkapkan sampai 10 Agustus belum ada satu […]

    Bagikan
  • Giat Patroli, Personel Korem 081/DSJ Sisir Pemukiman Warga

    Giat Patroli, Personel Korem 081/DSJ Sisir Pemukiman Warga

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tak hanya melakukan pengamanan di tempat-tempat keramaian, personel TNI dari jajaran Korem 081/DSJ juga melaksanakan patroli di pemukiman warga selama libur lebaran. Patroli yang dilakukan malam hari itu menyisir di pemukiman warga yang banyak ditinggal mudik oleh warganya. Kapenrem 081/DSJ, Mayor Cpl Eko Sudarto menegaskan, patroli itu sebagai bentuk komitmen […]

    Bagikan
expand_less