Sabtu, 7 Nov 2026
Trending Tags

Aksi May Day 2026 di Kota Madiun, Buruh Soroti Kesenjangan Upah hingga Tarif Ojol

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 292
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Buruh di Madiun gelar aksi May Day, suarakan tuntutan kesejahteraan. (1/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Puluhan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat (1/5/2026) di Alun-alun Kota Madiun. Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat dari personel Polres Madiun Kota dan TNI.

Momentum Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei memang menjadi ajang bagi pekerja untuk menyuarakan tuntutan terkait kesejahteraan dan hak ketenagakerjaan.

Koordinator SBMR, Aris Budiono, menyampaikan sejumlah tuntutan yang mencakup isu nasional, regional, hingga lokal. Pada level nasional, pihaknya menyoroti kesenjangan upah antarwilayah yang dinilai sangat timpang.

“Isu nasional kami sama, yakni ‘sama merek, sama kerja, sama upah’. Disparitas upah antara wilayah ring satu dengan Madiun sangat tinggi,” ujarnya.

Ia mencontohkan perbedaan upah minimum yang mencapai hampir dua kali lipat. “UMK di Madiun sekitar Rp2,5 juta, sementara di Surabaya bisa di atas Rp5 juta. Padahal kebutuhan pokok relatif sama, ini bentuk ketimpangan,” tegasnya.

Selain itu, pada isu regional, SBMR mendesak penerapan tarif angkutan sewa khusus (ojek online) sesuai keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Saat ini, tarif yang diterima pengemudi dinilai masih jauh di bawah ketentuan.

“Pergub sudah menetapkan tarif Rp3.800 per kilometer, tapi di lapangan masih sekitar Rp2.000. Ini merugikan driver,” tambah Aris.

Sementara pada tingkat lokal, buruh juga menyoroti isu kebijakan relokasi pedagang kaki lima (PKL) serta belum diterbitkannya Tanda Daftar Usaha (TDU).

“Kami minta relokasi PKL dihentikan dan Disperindag segera menerbitkan TDU agar ada kepastian usaha,” katanya.

Dalam aksi tersebut, SBMR juga mengkritik perayaan May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, yang dianggap tidak mencerminkan perjuangan buruh.

“Itu bukan perjuangan buruh, tapi justru pesta. Seharusnya fokus pada kesejahteraan buruh,” pungkasnya.

Aksi May Day di Kota Madiun berlangsung tertib tanpa insiden berarti. Aparat keamanan melakukan pengawalan untuk memastikan kegiatan berjalan kondusif. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Karena Ugal Ugalan, 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Ngawi

    Diduga Karena Ugal Ugalan, 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Ngawi

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Kab Ngawi – Sebanyak 3 kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Ngawi-Mantingan, masuk Desa Kauman, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Senin (06/01/2025) pukul 02.00 WIB. 3 kendaraan itu antara lain Bus Sugeng Rahayu nopol W 7359 UP, dikemudikan M Fahrul Khoirul (30), warga Kelurahan Trate, Kabupaten Gresik, Bus Sumber Selamat nopol W 7332 UP, dengan […]

    Bagikan
  • Cemburu Berujung KDRT, Suami Diduga Hajar Istri hingga Mata Lebam dan Pandangan Kabur

    Cemburu Berujung KDRT, Suami Diduga Hajar Istri hingga Mata Lebam dan Pandangan Kabur

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Persoalan sepele di tempat usaha berujung dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seorang perempuan berinisial L (38), warga Kecamatan Magetan, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan suaminya sendiri, S (42). Akibat dugaan kekerasan tersebut, korban mengalami luka lebam dan bengkak pada bagian mata serta pipi kiri. […]

    Bagikan
  • Dinkes Screening PSK di Warung Remang-Remang, Satu Orang Diduga Terinfeksi Hiv

    Dinkes Screening PSK di Warung Remang-Remang, Satu Orang Diduga Terinfeksi Hiv

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo melakukan screening atau pemeriksaan terhadap para pekerja seks komersial (PSK) di sejumlah warung remang-remang, Kamis (08/05/2025). Langkah ini menyusul temuan mengejutkan 13 PSK di Kecamatan Siman yang diduga positif terinfeksi HIV. Pemeriksaan dilakukan serentak di kawasan Pasar Janti Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, serta beberapa titik […]

    Bagikan
  • Wakil Kepala BP Taskin Cek Wilayah Sooko, Pulung, dan Pudak untuk Program MBG

    Wakil Kepala BP Taskin Cek Wilayah Sooko, Pulung, dan Pudak untuk Program MBG

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Republik Indonesia, Nanik S. Deyang, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ponorogo pada Sabtu (03/05/2025). Kunjungan ini untuk meninjau calon lokasi pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Dalam kunjungannya, Nanik disambut langsung […]

    Bagikan
  • Kasus Suspek Campak di Magetan Capai 10 Orang, Dinkes Perketat Pemantauan

    Kasus Suspek Campak di Magetan Capai 10 Orang, Dinkes Perketat Pemantauan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan setelah mendapati 10 warga berstatus suspek campak di awal tahun 2026. Mereka tersebar di delapan kecamatan dan kini berada dalam pemantauan intensif fasilitas kesehatan setempat. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantyo, menyebut temuan tersebut tercatat hingga pekan ke-9 tahun ini. Ia menegaskan […]

    Bagikan
  • Baru Raih Adipura, Magetan Malah Banjir ! Saluran Irigasi Penuh Sampah Jadi Biang Kerok

    Baru Raih Adipura, Magetan Malah Banjir ! Saluran Irigasi Penuh Sampah Jadi Biang Kerok

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan belum lama ini meraih penghargaan sebagai daerah dengan predikat Adipura “Menuju Kota Bersih”. Namun malah dikejutkan banjir luapan pada Selasa (3/3/2026) petang. Ironisnya, banjir terjadi akibat saluran irigasi yang tersumbat sampah, sehingga air meluap ke jalan dan permukiman warga. Hujan deras mengguyur Magetan sejak pukul 17.00 hingga 20.00 WIB […]

    Bagikan
expand_less