Berita Terkini
Trending Tags

Magetan Targetkan Luas Tanam Padi 63 Ribu Hektare, Produksi Dipacu Lewat Percepatan Tanam

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 204
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani di Magetan percepat tanam padi demi capai target produksi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Magetan menargetkan luas tambah tanam (LTT) padi mencapai sekitar 63 ribu hektare sepanjang 2026. Target tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi gabah kering panen (GKP) seiring program swasembada pangan berkelanjutan.

Kepala DTPHPKP Magetan, Uswatul Chasanah, mengatakan pihaknya terus memantau realisasi tanam secara harian, terutama di wilayah sentra pertanian.

“Setiap hari teman-teman di lapangan melaporkan perkembangan luas tanam padi. Target kita sekitar 63 ribu hektare dalam setahun,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan produksi menjadi target tahunan yang terus didorong pemerintah daerah. Dengan asumsi produktivitas rata-rata sekitar 6,5 ton per hektare, total produksi gabah diperkirakan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Upaya peningkatan produksi dilakukan melalui percepatan tanam dan penggunaan varietas padi genjah atau berumur pendek yang memiliki produktivitas lebih tinggi. Selain itu, peningkatan indeks pertanaman (IP) juga menjadi strategi utama.

“Kalau biasanya petani tanam dua kali, kita dorong bisa menjadi dua sampai tiga kali dalam setahun. Dengan begitu, luas tanam dan panen otomatis meningkat,” jelasnya.

Wilayah timur Kabupaten Magetan disebut masih menjadi sentra utama produksi padi, di antaranya Kecamatan Kartoharjo, Barat, dan sekitarnya.

Terkait kekhawatiran alih fungsi lahan pertanian, Uswatul menegaskan hingga saat ini belum ada pengurangan signifikan terhadap luas tanam. Menurutnya, potensi penurunan luas lahan masih dapat diantisipasi melalui peningkatan IP dan percepatan masa tanam.

“Kalaupun ada pengurangan lahan, tidak terlalu signifikan. Kita optimalkan dengan peningkatan indeks pertanaman sehingga luas tanam tetap terjaga,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk mendukung produktivitas, alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Magetan tahun ini mencakup Urea sebesar 22.784 ton, NPK 22.374 ton, ZA 425 ton, NPK formula 25 ton, dan pupuk organik 6.327 ton.

Hingga Maret 2026, realisasi penyaluran pupuk tercatat masih di bawah 25 persen dari total alokasi, dengan rincian Urea 3.609,85 ton (15,18 persen), NPK 2.964 ton (13,27 persen), serta pupuk organik 1.403,18 ton (22,18 persen). Untuk April, distribusi masih dalam tahap verifikasi dan validasi, dengan proyeksi serapan mencapai sekitar 35 persen dari total alokasi.

Pemerintah berharap distribusi pupuk yang tepat waktu serta percepatan tanam dapat menjaga stabilitas produksi padi di Magetan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Kader NasDem Madiun Desak Tempo Minta Maaf atas Pemberitaan

    Ratusan Kader NasDem Madiun Desak Tempo Minta Maaf atas Pemberitaan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ratusan kader Partai NasDem Kabupaten Madiun mendatangi kantor DPD NasDem setempat, Rabu (15/4/2026). Massa yang berasal dari 15 kecamatan itu menyuarakan keberatan terhadap laporan utama Majalah Tempo yang dinilai merugikan citra partai dan Ketua Umum Surya Paloh. Aksi tersebut dipimpin oleh koordinator lapangan Purwadi. Dalam orasinya, para kader menyampaikan sejumlah tuntutan, […]

    Bagikan
  • Kuda-Kuda Atap 3 Ruang Kelas SMPN 1 Ngariboyo Roboh, Diduga Kayu Rapuh

    Kuda-Kuda Atap 3 Ruang Kelas SMPN 1 Ngariboyo Roboh, Diduga Kayu Rapuh

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kondisi bangunan sekolah di Kabupaten Magetan perlu dilakukan pengecekan. Pasalnya, banyak ditemukan gedung sekolah mengalami kerusakan hingga tidak layak di gunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Seperti yang terlihat di SMP Negeri 1 Ngariboyo yang berada di Jalan Karas – Ngariboyo Kabupaten Magetan. Tidak ada angin tidak ada hujan, kuda-kuda di […]

    Bagikan
  • Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kembangan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Desa ini berpenduduk 3.443 jiwa dengan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani. Seperti halnya desa-desa lain di lereng Gunung Lawu, Kembangan juga dianugerahi tanah yang subur dan cocok untuk pertanian. Namun, di balik potensi alam tersebut, desa ini masih memerlukan percepatan […]

    Bagikan
  • Persiapan Maidi Walikota Madiun Terpilih Jelang Pelantikan

    Persiapan Maidi Walikota Madiun Terpilih Jelang Pelantikan

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelantikan Kepala Daerah tinggal hitungan hari. Wali Kota Madiun terpilih, Maidi mengaku persiapan sudah maksimal. Termasuk pengecekan kesehatan yang telah dijalani pada Minggu (16/2/2025) kemarin. “Alhamdulillah hasil cek kesehatan baik. Untuk gladi akan dilaksanakan besok (18/2/2025). Pelantikan nanti di Istana Negara Jakarta” ujar Maidi Senin (17/2/2025). Lebih lanjut, Maidi mengakui […]

    Bagikan
  • Kemenag Ponorogo Bentuk Tim Investigasi, Izin Pondok Pesantren Milik JYD Terancam Dicabut

    Kemenag Ponorogo Bentuk Tim Investigasi, Izin Pondok Pesantren Milik JYD Terancam Dicabut

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo membentuk tim investigasi menyusul penetapan Kiai JYD (55) sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap 11 santri laki-laki. Tim tersebut ditugaskan menelusuri legalitas hingga perizinan operasional Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Raden Wijaya. Hasil investigasi nantinya akan menjadi bahan pertimbangan untuk memberikan rekomendasi pencabutan izin operasional pondok […]

    Bagikan
  • Aliansi Merah Putih Jawa Timur Nyatakan Penolakan terhadap Aksi Separatis AMP di Surabaya

    Aliansi Merah Putih Jawa Timur Nyatakan Penolakan terhadap Aksi Separatis AMP di Surabaya

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sejumlah organisasi masyarakat nasionalis yang tergabung dalam Aliansi Merah Putih (AMP) Bergerak Wilayah Jawa Timur menyampaikan pernyataan sikap menolak segala bentuk aksi yang mereka nilai sebagai kegiatan separatis oleh kelompok Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Surabaya. Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin (24/11/2025) sebagai bentuk komitmen terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia […]

    Bagikan
expand_less