Berita Terkini
Trending Tags

BEJAT! Pimpinan Ponpes Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri, 6 Masih Anak di Bawah Umur

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 447
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur’an Raden Wijaya Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, resmi ditetapkan tersangka kasus pencabulan. Foto : Istimewa

Sinergia | Ponorogo – JYD (55), pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Raden Wijaya di Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap belasan santri laki-laki yang menjadi anak didiknya sendiri.

JYD diamankan petugas Polres Ponorogo pada Senin (18/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB langsung dari pondok pesantren miliknya. Pengamanan dilakukan menyusul laporan dugaan pencabulan yang dilakukan tersangka sejak tahun 2017.

Menurut Muhammad Iksan, penasehat hukum korban, setidaknya ada 11 korban yang sudah melapor. Enam di antaranya masih berstatus anak di bawah umur.

“Tersangka diduga meminta para korban memegang alat kelaminnya untuk memuaskan hasrat seksualnya. Aksi ini dilakukan di kamar pribadi tersangka,” ungkap Iksan.

Selain pencabulan terhadap santriwan, sejumlah santriwati juga dilaporkan mengalami kekerasan fisik dari tersangka.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, membenarkan penetapan tersangka. Polisi juga membuka pintu lebar bagi para alumni atau korban lain yang pernah mengalami hal serupa untuk segera melapor.

“Kami minta yang merasa menjadi korban agar tidak ragu datang ke polisi,” tegas AKP Imam.

JYD dijerat Pasal 6 huruf c Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta Pasal 415 huruf b atau Pasal 417 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara dan denda hingga Rp300 juta.

Kasus ini kembali mengejutkan masyarakat Ponorogo. Oknum yang seharusnya menjadi teladan justru diduga menjadikan pondok suci sebagai tempat pelampiasan nafsu terlarang selama hampir satu dekade. Polisi masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan korban-korban lain yang belum berani bicara. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang wanita paruh baya bernama Janem (55), warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan/Kabupaten Magetan, diamankan warga setelah nekat menjambret kalung emas milik mantan majikannya, Selasa (3/3/2026) pagi. Aksi tersebut dilakukan di rumah korban, Sukini (72), warga Kelurahan Sukowinangun. Insiden berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB, ketika korban baru keluar dari kamar mandi dan mendapati […]

    Bagikan
  • Penyaluran Bantuan Pangan di Jawa Timur Naik Signifikan, Bulog Targetkan Tuntas Akhir April

    Penyaluran Bantuan Pangan di Jawa Timur Naik Signifikan, Bulog Targetkan Tuntas Akhir April

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia| Madiun – Penyaluran bantuan pangan di Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan pada alokasi Maret–April 2026. Perum Bulog memastikan distribusi bantuan tersebut akan rampung di seluruh wilayah Jawa Timur paling lambat akhir April. Hal itu disampaikan Pemimpin Wilayah (Pinwil) Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho yang didampingi Perum Bulog Kancap Madiun, saat meninjau […]

    Bagikan
  • Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong”  photo_camera 4

    Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong” 

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 772
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang berpusat di wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) dini hari, dirasakan hingga Kabupaten dan Kota Madiun. Getaran yang terjadi sekitar pukul 01.06 WIB sempat membuat sebagian warga panik dan keluar rumah. Di Kabupaten Madiun, gempa dilaporkan berdampak pada sebuah menara masjid di Desa […]

    Bagikan
  • Sempat Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Kunjungan Telaga Sarangan Mulai Turun!

    Sempat Diserbu 19 Ribu Wisatawan, Kunjungan Telaga Sarangan Mulai Turun!

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tren kunjungan wisatawan ke Telaga Sarangan pada libur Lebaran 2026 mulai menunjukkan penurunan setelah mencapai puncaknya. Selain berakhirnya masa libur pegawai, faktor cuaca hujan turut memengaruhi minat wisatawan. Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan mencatat kenaikan kunjungan sejak 18 Maret 2026 sebanyak 1.073 wisatawan. Jumlah tersebut terus meningkat menjadi 2.045 […]

    Bagikan
  • Material Longsor Selesai Dibersihkan, Akses Jalan Wagir Kidul–Banaran Ponorogo Kembali Dibuka

    Material Longsor Selesai Dibersihkan, Akses Jalan Wagir Kidul–Banaran Ponorogo Kembali Dibuka

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Warga Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, akhirnya bisa bernapas lega. Jalan poros yang menghubungkan Desa Wagir Kidul dan Desa Banaran kini kembali dapat dilalui setelah bersih dari material longsor yang menimbun akses tersebut selama beberapa hari terakhir. Pembersihan dilakukan oleh tim BPBD Kabupaten Ponorogo bersama relawan dan pemerintah desa. Evakuasi material […]

    Bagikan
  • Pesilat Madiun Deklarasi Pemersatu Bangsa, Polri dan Pemerintah Tekankan Pentingnya Kondusivitas

    Pesilat Madiun Deklarasi Pemersatu Bangsa, Polri dan Pemerintah Tekankan Pentingnya Kondusivitas

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan pesilat dari berbagai perguruan silat yang tergabung dalam paguyuban kampung pesilat di Kabupaten Madiun mendeklarasikan diri sebagai pemersatu bangsa. Deklarasi yang berlangsung di Gedung Padepokan Kampung Pesilat Caruban pada Selasa (09/09/2025) itu dihadiri Bupati Madiun, Hari Wuryanto, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan […]

    Bagikan
expand_less