Berita Terkini
Trending Tags

Jalur Sarangan Bikin Bus Mundur Massal, Pemkab Magetan Baru Mau Pasang Rambu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 285
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sopir bus kesulitan bermanuver di jalur alternatif Sarangan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Jalur alternatif wisata di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah bus pariwisata dilaporkan mengalami kesulitan melintas di Jalan Kresno, Kelurahan Kebonagung. Ruas jalan yang sempit dengan tikungan tajam membuat kendaraan besar tak bisa bergerak leluasa hingga harus mundur secara bergantian.

Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah warga mengunggah video beberapa bus yang tersendat di tengah jalan. Dalam rekaman itu, sopir bus tampak kesulitan bermanuver untuk keluar dari tikungan karena ruang jalan yang terbatas dan padat permukiman warga.

Warga setempat menyebut sedikitnya delapan bus pariwisata mengalami kendala serupa dalam waktu hampir bersamaan. Mayoritas bus diketahui membawa rombongan wisatawan luar daerah yang baru kembali dari kawasan wisata Telaga Sarangan.

Kondisi itu memicu keluhan masyarakat sekaligus kritik terhadap penataan jalur wisata di Magetan yang dinilai belum sepenuhnya siap mengakomodasi kendaraan berukuran besar. Padahal, arus bus wisata menuju Sarangan terus meningkat, terutama saat akhir pekan maupun musim liburan.

Minimnya rambu penunjuk arah khusus untuk kendaraan besar disebut menjadi salah satu penyebab utama sopir salah memilih jalur. Akibatnya, bus-bus pariwisata masuk ke ruas jalan lingkungan yang tidak sesuai dengan dimensi kendaraan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magetan, Sucipto, mengatakan pihaknya segera melakukan pengecekan di lokasi terkait keberadaan rambu lalu lintas maupun Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ).

“Tak tanyakan dulu mas. Siap, biar segera dibuatkan rambunya kalau memang belum ada,” ujar Sucipto saat dikonfirmasi, Minggu (24/5/2026).

Ia menjelaskan, saat ini rambu petunjuk yang tersedia baru diperuntukkan bagi kendaraan truk dan terpasang di kawasan ujung selatan Jalan Bangka serta Jalan Ahmad Yani. Sementara petunjuk arah khusus bagi bus pariwisata masih belum tersedia.

“Kalau untuk bus belum, tapi ada RPPJ di ujung selatan Jalan Bangka dan A Yani, itu untuk truk. Sudah saya sampaikan ke bidang yang menangani untuk menambahkan rambu atau RPPJ arahan khusus bus,” jelasnya.

Menurut warga, persoalan jalur wisata bukan kali pertama terjadi. Mereka menilai pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem lalu lintas menuju kawasan wisata unggulan seperti Telaga Sarangan, termasuk penataan jalur keluar-masuk kendaraan besar agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun kenyamanan wisatawan.

Selain pemasangan rambu, warga juga berharap adanya pemetaan jalur khusus bus pariwisata yang lebih aman dan representatif. Mereka khawatir jika kondisi tersebut terus berulang tanpa solusi yang jelas, citra pariwisata Magetan bisa terdampak dan membuat wisatawan enggan kembali berkunjung.

Kemacetan akibat bus tersendat di jalur sempit itu pun sempat menghambat arus lalu lintas warga sekitar. Sejumlah pengendara harus berhenti cukup lama menunggu bus menyelesaikan manuver untuk bisa melintas dari kawasan tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDAM Kab. Madiun Segera Punya Direktur Baru, Berikut Lima Nama Kandidat

    PDAM Kab. Madiun Segera Punya Direktur Baru, Berikut Lima Nama Kandidat

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses seleksi direksi baru Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun memasuki babak akhir. Panitia Seleksi telah merilis nama-nama kandidat yang lolos tahap administrasi untuk masa jabatan 2025–2030. Dari daftar yang diumumkan, sejumlah peserta diketahui mendaftar lebih dari satu posisi. Namun, nama Pelaksana Tugas (Plt) Direktur […]

    Bagikan
  • Tim Jibom Amankan Granat MK5 di Pondok Lansia Kota Madiun, Diduga Masih Aktif

    Tim Jibom Amankan Granat MK5 di Pondok Lansia Kota Madiun, Diduga Masih Aktif

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lingkungan Asrama Pondok Lansia di Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, mendadak geger setelah ditemukannya sebuah granat pada Jumat sore (12/12/2025). Benda berbahaya itu pertama kali ditemukan oleh penjaga pondok, Andik Kokok Prasetyo, di halaman asrama saat ia tengah mengantar salah satu penghuni, Sanem. Andik mengaku terkejut ketika melihat benda mencurigakan […]

    Bagikan
  • TPA Overload, Sampah Cemari Irigasi Sawah Warga Mrican

    TPA Overload, Sampah Cemari Irigasi Sawah Warga Mrican

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Warga Desa Mrican, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, kembali dibuat resah akibat pencemaran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican yang meluber hingga mencemari aliran sungai sekaligus saluran irigasi persawahan. Kejadian ini kembali terulang pada Jumat (16/05/2025), sekitar pukul 11.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Tumpukan sampah yang terbawa aliran […]

    Bagikan
  • Ancaman El Nino Mengintai, Pemkab Madiun Putar Otak Selamatkan Sawah dari Krisis Air

    Ancaman El Nino Mengintai, Pemkab Madiun Putar Otak Selamatkan Sawah dari Krisis Air

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai menyiapkan langkah antisipatif menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi memicu kemarau panjang pada 2026. Fokus utama diarahkan pada upaya menjaga ketersediaan air untuk lahan pertanian, terutama di wilayah rawan kekeringan. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Zainul Aripin, […]

    Bagikan
  • Pembangunan Rumah Wahyu Yang Terbakar Diusulkan Program RTLH

    Pembangunan Rumah Wahyu Yang Terbakar Diusulkan Program RTLH

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat dalam penanganan musibah kebakaran yang menimpa rumah yang ditempati oleh Wahyu Herianto di Jalan Bali Gang II Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo pada Rabu (22/01/2025) kemarin. BPBD Kota Madiun pun menyerahkan bantuan berupa sembako, matras, karpet hingga makanan siap saji kepada Wahyu […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Ajak Warga Rutin Servis Kendaraan Demi Kendalikan Polusi Udara

    Pemkab Madiun Ajak Warga Rutin Servis Kendaraan Demi Kendalikan Polusi Udara

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan lingkungan dengan rutin melakukan servis kendaraan. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor. Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi menegaskan bahwa pemerintah daerah turut berkontribusi dalam upaya menyelamatkan generasi mendatang […]

    Bagikan
expand_less