Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ngawi, Delapan Santri Diduga Jadi Korban

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 306
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi tahan pengasuh ponpes terkait dugaan pencabulan santri. Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Pengasuh Pondok Pesantren Ngawitan Kanjeng Sunan Kalijogo di Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, berinisial DAN resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap sejumlah santri. Penetapan tersangka dilakukan penyidik Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi setelah polisi mengantongi alat bukti yang cukup.

Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Aris Gunadi, mengatakan proses penyelidikan dilakukan sejak laporan dari tiga santri korban diterima polisi pada Jumat (22/5/2026) lalu. Ketiga korban mengaku mengalami tindakan pencabulan sejak 2024 hingga 2025 dengan modus dijanjikan keberkahan apabila menuruti permintaan tersangka.

“Kami telah melakukan penahanan terhadap inisial DAN, pengasuh sebuah ponpes di Kecamatan Widodaren. Dia kami naikkan statusnya jadi tersangka setelah hasil gelar perkara menunjukkan adanya indikasi tindak pidana pencabulan,” ujar Aris, Minggu (24/5/2026).

Menurut Aris, saat petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), tersangka sempat tidak berada di lingkungan pondok pesantren. Namun beberapa jam kemudian, DAN menyerahkan diri ke Polres Ngawi didampingi kuasa hukumnya dan langsung menjalani pemeriksaan intensif.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga jumlah korban lebih banyak dari laporan awal. Penyidik mencatat sedikitnya delapan santri diduga pernah menjadi korban dalam kurun waktu sekitar satu tahun. Namun hingga kini baru beberapa korban yang berani memberikan keterangan resmi kepada penyidik.

“Ada beberapa alasan mengapa tidak semua santri korban melaporkan pengasuh pondok itu. Total korban ada delapan orang, tapi yang mau bercerita hingga saat ini baru empat. Ada yang saat kejadian sudah dewasa dan ada yang masih di bawah umur,” jelasnya.

Polisi kini masih mendalami kemungkinan adanya korban lain serta menelusuri rangkaian peristiwa yang terjadi di lingkungan pondok pesantren tersebut. Untuk kepentingan penyidikan, tersangka telah ditahan di ruang tahanan Polres Ngawi.

Dalam perkara ini, DAN dijerat Pasal 6 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual serta Pasal 415 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Tersangka terancam hukuman penjara hingga 12 tahun serta denda maksimal Rp300 juta.

“Sudah kami tahan untuk mempermudah proses penyidikan, kasus ini masih dalam pengembangan,” pungkas Aris.

Sebelumnya, Organisasi Masyarakat Yakuza Maneges turut melakukan pendampingan terhadap tiga santri korban saat melapor ke Unit IV PPA Satreskrim Polres Ngawi. Pendampingan dilakukan setelah organisasi tersebut menerima informasi awal dari salah satu korban terkait dugaan pencabulan yang dilakukan pengasuh pondok.

Salah satu anggota Yakuza Maneges, Dwi Kurniawan Muarif, mengatakan sebagian korban masih memilih bungkam karena alasan pribadi, termasuk karena telah berkeluarga.

Ia mengungkapkan, modus yang diduga digunakan tersangka yakni mengajak korban melakukan mujahadah pada tengah malam secara bergantian di ruang pribadi milik pengasuh pondok. Namun di dalam ruangan tersebut, para korban diduga mengalami tindakan pencabulan.

“Kami dari Yakuza Maneges mendampingi ketiga korban membuat laporan ke Polres Ngawi. Setelah melapor para korban juga sudah menjalani visum di RS Widodo Ngawi,” ujarnya.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan institusi pendidikan berbasis keagamaan. Polisi memastikan proses hukum akan dilakukan secara profesional sekaligus memberi perlindungan terhadap para korban selama proses penyidikan berlangsung. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Jambret Brutal Gagal Total, Pelaku Lari Tinggalkan Korban di Jalan

    Aksi Jambret Brutal Gagal Total, Pelaku Lari Tinggalkan Korban di Jalan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi percobaan penjambretan terjadi di ruas jalan masuk Desa Kalisat, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Selasa (21/4/2025) sekitar pukul 05.20 WIB. Seorang pedagang menjadi sasaran pelaku, namun upaya kejahatan tersebut gagal setelah korban melakukan perlawanan. Korban diketahui bernama Sugi Tuti (60), warga setempat yang berprofesi sebagai pedagang. Saat kejadian, korban baru saja […]

    Bagikan
  • Ini Harapan Warga Untuk Maidi-F. Bagus Panuntun Yang Telah Dilantik Sebagai Walikota-Wakil Walikota Madiun

    Ini Harapan Warga Untuk Maidi-F. Bagus Panuntun Yang Telah Dilantik Sebagai Walikota-Wakil Walikota Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota pada Kamis (20/2/2025) di Istana Negara disambut gembira oleh sejumlah masyarakat Kota Madiun. Terlihat di depan Balaikota Madiun banyak karangan bunga dengan bibit pohon berbuah yang sudah berjejer. Tak hanya karangan bunga dengan bibit pohon berbuah, sejumlah masyarakat Kota Madiun juga memberikan ucapan selamat atas […]

    Bagikan
  • Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Situasi memanas terjadi di kawasan Jalan Raya Gorang Gareng, tepatnya masuk Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, pada Minggu (20/4/2025). Hal itu dipicu oleh dua kelompok perguruan silat yang terlibat bentrok hebat usai kegiatan Halal Bi Halal. Situasi ini menyebabkan warga sekitar resah dan memilih untuk mencari tempat yang aman. Bentrok […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam R.M.T. Ario Soerjo, Kenang Fondasi Ketangguhan Jawa Timur

    Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam R.M.T. Ario Soerjo, Kenang Fondasi Ketangguhan Jawa Timur

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berziarah ke makam Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, di Kabupaten Magetan, Minggu (05/10/2025) pagi. Ziarah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Timur. Khofifah mengungkapkan, sejak awal masa kepemimpinannya, ia selalu berusaha hadir langsung dalam […]

    Bagikan
  • Talud Rumah Ambrol di Panekan Magetan Usai Hujan 3 Jam, Pemilik Rumah Terluka photo_camera 2

    Talud Rumah Ambrol di Panekan Magetan Usai Hujan 3 Jam, Pemilik Rumah Terluka

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, memicu terjadinya tanah longsor di Dusun Bulusari, Desa Jabung, Sabtu (7/3/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan seorang warga terluka setelah tertimpa material longsor. Longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang turun selama kurang lebih tiga jam di kawasan tersebut. Akibatnya, talud pondasi […]

    Bagikan
  • Semangat Kebangkitan Nasional, Korem 081/DSJ Bangkitkan Harapan Anak Panti di Pacitan

    Semangat Kebangkitan Nasional, Korem 081/DSJ Bangkitkan Harapan Anak Panti di Pacitan

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang semangat perjuangan bangsa, tetapi juga ajakan untuk terus berkarya dan memberikan sumbangsih nyata demi kemajuan negeri. Seperti yang dilakukan Korem 081/DSJ, semangat kebangkitan nasional diwujudkan melalui aksi sosial dalam merenovasi panti asuhan Citra Diri di Pacitan. Perjuangan ini bukan hanya sekadar tentang […]

    Bagikan
expand_less