Berita Terkini
Trending Tags

Satu Tahun Kepemimpinan Bunda Nanik–Kang Suyat, Infrastruktur hingga Lingkungan Jadi Prioritas Pembangunan Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 152
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bunda Nanik dan Kang Suyat fokus benahi infrastruktur dan lingkungan Magetan. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Satu tahun kepemimpinan Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama Wakil Bupati Suyatni Priasmoro diwarnai berbagai langkah pembangunan yang difokuskan pada kebutuhan dasar masyarakat. Mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, pengendalian banjir, penguatan sektor pertanian, hingga penataan lingkungan terus digenjot Pemerintah Kabupaten Magetan demi mewujudkan daerah yang maju dan berdaya saing.

Di bawah kepemimpinan Bunda Nanik dan Kang Suyat, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama guna memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkab Magetan melakukan peningkatan Jalan Bendo–Maospati sepanjang 3,668 kilometer dan pelebaran Jalan Maospati hingga batas Kota Magetan sepanjang 1,556 kilometer. 

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan. Infrastruktur yang baik akan mendukung aktivitas ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan membuka akses antarwilayah,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada jalan, Pemkab Magetan juga memperkuat penanganan banjir dan infrastruktur pertanian. Berbagai langkah dilakukan, mulai pembangunan Embung Sidowayah di Kecamatan Panekan, penanganan banjir Kali Sundu di Sukowinangun, hingga peninggian tanggul di Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo.

Di sektor pertanian, rehabilitasi jaringan irigasi dilakukan di sejumlah daerah irigasi seperti DI Nitikan, DI Dokare, dan DI Ngrampu. Pemerintah daerah juga membangun sumur air tanah dalam di beberapa wilayah guna menjamin ketersediaan air bagi petani. Upaya tersebut berhasil meningkatkan indeks pertanaman dari 100 persen menjadi 300 persen.

“Kabupaten Magetan memiliki potensi pertanian yang besar. Karena itu kami terus berupaya memastikan petani mendapatkan dukungan infrastruktur yang memadai agar produktivitas mereka meningkat,” kata Nanik.

Image Not Found
7 Misi Pembangunan Bunda Nanik dan Kang Suyat. Foto : Istimewa

Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik juga diwujudkan melalui penambahan 206 titik penerangan jalan umum (PJU) baru di sejumlah kecamatan. Selain itu, pembangunan fasilitas traffic light di wilayah Takeran dan lampu pedestrian estetis di depan Kampus Unesa Magetan turut dilakukan untuk menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Di bidang lingkungan hidup, kepemimpinan Bunda Nanik–Kang Suyat juga mencatat capaian membanggakan. Kabupaten Magetan berhasil meraih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup pada Februari 2026. Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mentransformasi pengelolaan sampah berbasis desa dan masyarakat.

Selain itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Magetan pada tahun 2025 meningkat menjadi 73,79 dari sebelumnya 67,29 pada 2024. Peningkatan tersebut didorong melalui program Desa/Kelurahan Berseri dan Gerakan Indonesia ASRI yang terus digencarkan di berbagai wilayah.

“Persoalan lingkungan menjadi perhatian bersama. Kami terus mendorong budaya hidup bersih dan pengelolaan sampah mandiri agar Magetan tetap asri dan nyaman,” tutur Nanik.

Sementara itu, di sektor sosial dan permukiman, Pemkab Magetan terus menggencarkan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan warga terdampak bencana. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 368 unit rumah berhasil direhabilitasi, sedangkan hingga Mei 2026 telah terselesaikan perbaikan 110 unit rumah tambahan.

Program unggulan “Guyub Rukun” berbasis RT juga terus berjalan sebagai bentuk penguatan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Melalui program tersebut, bantuan Rp3 juta hingga Rp5 juta diberikan kepada masing-masing RT guna mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan dan pembangunan lingkungan.

Bunda Nanik menegaskan, seluruh capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Magetan untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“Kami akan terus bergerak bersama masyarakat untuk mewujudkan Magetan yang semakin maju, asri, berkepribadian, dan sejahtera,” pungkasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Beras dan Telur Naik, Ratusan Warga Madiun Serbu Pasar Murah

    Harga Beras dan Telur Naik, Ratusan Warga Madiun Serbu Pasar Murah

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan warga memadati pasar sembako murah yang digelar di Lapangan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Minggu (20/07/2025). Mereka rela mengantre panjang di bawah terik matahari demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah di tengah kenaikan harga di pasar tradisional. Lonjakan harga sejumlah komoditas seperti beras dan telur […]

    Bagikan
  • MPM Honda Jatim Gelar Undian UKH dan Launching All New Honda Vario 125 di Madiun Raya. photo_camera 2

    MPM Honda Jatim Gelar Undian UKH dan Launching All New Honda Vario 125 di Madiun Raya.

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Hariadi
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) selaku distributor resmi Honda wilayah Jawa Timur dan NTT didukung jaringan dealer Honda Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, dan Pacitan melaksanakan pengundian program apresiasi Untukmu Konsumen Honda (UKH), Sabtu (31/1) di Lapangan Gulun Kota Madiun. Acara tersebut dihadiri ribuan konsumen Honda yang telah melakukan pembelian […]

    Bagikan
  • Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Ponorogo Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Pohon

    Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Ponorogo Ganti Karangan Bunga dengan Bibit Pohon

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo merayakan Hari Bhayangkara ke-79 dengan cara yang tak biasa. Jika sebelumnya perayaan identik dengan deretan karangan bunga, tahun ini jajaran kepolisian di Bumi Reog memilih menerima ucapan dalam bentuk bibit tanaman penghijauan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andi Wisnu, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta […]

    Bagikan
  • Panen Raya Jagung di 18 Provinsi, Irwasum Polri: Menuju Swasembada Pangan 2026

    Panen Raya Jagung di 18 Provinsi, Irwasum Polri: Menuju Swasembada Pangan 2026

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Panen raya jagung tahap I serentak digelar di 18 provinsi dipusatkan di kawasan Hutan Saradan, tepatnya di Desa Bulu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Acara ini dipimpin langsung oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol Dedi Prasetyo Rabu (26/2/2025). Komjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan bahwa panen tahap pertama ini mencakup […]

    Bagikan
  • Pudak Berbenah, Berbagai Cara Warga Atasi Limbah Kotoran Sapi

    Pudak Berbenah, Berbagai Cara Warga Atasi Limbah Kotoran Sapi

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Permasalahan limbah kotoran sapi yang menumpuk di Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo, kini mulai menemukan solusi. Limbah yang sebelumnya kerap mencemari sungai, kini diolah menjadi pupuk organik, bahan makanan untuk budidaya cacing, hingga diubah menjadi gas yang bermanfaat bagi warga. Salah satu warga Pudak, Sumali, berhasil mengelola kotoran sapi miliknya untuk pakan […]

    Bagikan
  • Limbah Kotoran Sapi di Pudak Ponorogo Kini Dikelola Jadi Pupuk dan Gas

    Limbah Kotoran Sapi di Pudak Ponorogo Kini Dikelola Jadi Pupuk dan Gas

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Limbah kotoran sapi yang selama ini menjadi persoalan lingkungan di Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo, kini mulai dikelola secara modern. Dukungan pemerintah daerah yang menggandeng investor membuat limbah tersebut tidak lagi mencemari sungai, melainkan bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menjelaskan bahwa saat ini telah dibangun tempat pengelolaan […]

    Bagikan
expand_less