Berita Terkini
Trending Tags

DKPP Madiun Sisir Jeroan Hewan Kurban Idul Adha, Cacing Hati Jadi Ancaman Utama

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 210
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas DKPP Madiun memeriksa jeroan sapi kurban cegah cacing hati. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemeriksaan hewan kurban di Kabupaten Madiun tak hanya fokus pada daging. Saat proses penyembelihan Idul Adha 2026 berlangsung, petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mengawasi ketat organ dalam sapi seperti hati, paru-paru, hingga limpa guna mengantisipasi cacing hati dan penyakit berbahaya lainnya.

Petugas DKPP Kabupaten Madiun melakukan pemeriksaan postmortem di sejumlah lokasi penyembelihan hewan kurban, salah satunya di rumah pemotongan hewan Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Rabu (27/5/2026).

Pemeriksaan dilakukan langsung setelah hewan disembelih dengan fokus utama pada organ dalam atau jeroan sapi. Bagian hati menjadi perhatian khusus karena rentan terinfeksi cacing hati yang dapat membahayakan kesehatan.

“Yang kami periksa itu organ dalam seperti jantung, hati, dan paru-paru. Kalau ada perubahan, terutama di hati, langsung kami afkir,” ujar Petugas DKPP Kabupaten Madiun, drh Denny Irawan.

Ia menjelaskan, ciri hati sapi yang sehat biasanya berwarna cerah dengan permukaan halus dan tepian runcing. Sementara hati yang terindikasi cacing hati umumnya mengalami pembengkakan, berwarna pucat, hingga mengeluarkan cairan kuning saat disayat.

“Kalau ada cacing hati biasanya pinggir hati tumpul, ada nodul seperti keju, lalu keluar cairan kuning dan terlihat cacing kecil seperti daun,” katanya.

Meski begitu, hingga pemeriksaan di titik penyembelihan Desa Sidorejo dilakukan, DKPP memastikan belum menemukan adanya kasus cacing hati pada hewan kurban.

“Dari 16 ekor yang kami periksa pagi ini, Alhamdulillah belum ditemukan cacing hati ataupun perubahan organ lainnya,” imbuhnya.

DKPP juga menerjunkan petugas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Madiun selama Idul Adha berlangsung. Pemeriksaan diprioritaskan di lokasi penyembelihan dengan jumlah hewan kurban tinggi.

Jika ditemukan organ yang terinfeksi, petugas menyarankan bagian jeroan langsung dibuang dan tidak dikonsumsi. Namun, daging sapi tetap dinyatakan aman selama tidak mengalami gangguan kesehatan.

“Saran kami kalau ada temuan di jeroan, lebih baik diafkir atau dibuang. Tapi dagingnya tetap aman dikonsumsi,” tutup drh Denny.

Sementara itu, jagal sapi di lokasi penyembelihan, Samirin, mengatakan pada hari pertama Idul Adha pihaknya menyembelih 16 ekor sapi. Total hewan kurban yang diproses di lokasi tersebut diperkirakan mencapai 40 ekor selama tiga hari.

“Yang menyembelih di sini kebanyakan warga sekitar Madiun. Mereka memilih di sini karena tidak punya tempat penyembelihan sendiri,” kata Samirin.

Selain melayani penyembelihan Idul Adha, lokasi tersebut juga kerap digunakan warga untuk kebutuhan hajatan dan akikah meski dalam jumlah terbatas. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Kilat Maling Spion Mobil di Ponorogo, Korban Merugi Jutaan Rupiah

    Aksi Kilat Maling Spion Mobil di Ponorogo, Korban Merugi Jutaan Rupiah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi pencurian spion mobil terjadi di wilayah Kabupaten Ponorogo dan terekam kamera CCTV. Pelaku yang beraksi seorang diri tampak profesional karena hanya menggunakan tangan kosong untuk melepas spion kendaraan dalam waktu singkat. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jaksa Agung, Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan Ponorogo, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Dalam rekaman […]

    Bagikan
  • Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Layanan kereta api (KA) lokal BIAS dari Stasiun Caruban menunjukkan tren positif sejak pertama kali beroperasi pada 17 Agustus 2025. Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat, okupansi penumpang cukup tinggi selama sebulan pertama. “Dalam periode 17 Agustus hingga 16 September 2025, jumlah okupansi keberangkatan dan kedatangan […]

    Bagikan
  • 93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

    93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi melantik dan mengambil sumpah janji 93 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2026. Prosesi tersebut digelar di Pendopo Muda Graha, Kamis (9/4/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Madiun untuk menegaskan kembali pentingnya disiplin dalam birokrasi. Kepala Badan Kepegawaian dan […]

    Bagikan
  • Tukang Kredit Keliling di Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

    Tukang Kredit Keliling di Ponorogo Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang wanita lanjut usia yang sehari-hari dikenal sebagai pengusaha simpan pinjam keliling ditemukan tewas membusuk di rumah kontrakannya di kawasan Pasar Legi, Ponorogo, Jawa Timur, Senin (16/06/2025). Korban diketahui bernama Tebe Pangaribuan (72), warga asal Pulogadung, Jakarta Timur. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di ruang tengah rumah kontrakan yang […]

    Bagikan
  • Trauma Usai Diduga Dirundung Guru, Siswi SMPN 1 Maospati Enggan Sekolah

    Trauma Usai Diduga Dirundung Guru, Siswi SMPN 1 Maospati Enggan Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dugaan kasus perundungan di lingkungan pendidikan kembali mencuat. Kali ini, peristiwa diduga melibatkan seorang guru di SMP Negeri 1 Maospati, Magetan, yang disebut melakukan tindakan tidak pantas terhadap seorang siswi kelas 8.bPeristiwa yang terjadi dua hari lalu ini meninggalkan luka batin mendalam bagi korban. Saat disambangi di kediamannya, ibu korban […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Bakal Tindak Tegas Sound Horeg Jika Meresahkan Masyarakat

    Polres Ngawi Bakal Tindak Tegas Sound Horeg Jika Meresahkan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi menyatakan sikap tegas terhadap penggunaan sound horeg yang kerap digunakan dalam hajatan atau konvoi dengan volume ekstrem. Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon menegaskan bahwa perangkat audio dengan suara berlebihan yang mengganggu ketertiban umum akan ditindak tegas. “Tak ada ukuran baku soal bentuk atau ukuran sound system, tapi bila […]

    Bagikan
expand_less