Berita Terkini
Trending Tags

Jamaah Haji Asal Magetan Meninggal di Tanah Suci, Sempat Dirawat Tiga Pekan di Rumah Sakit Jeddah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 76
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jamaah haji asal Magetan meninggal dunia usai dirawat di Jeddah. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Kabar duka datang dari rombongan jamaah haji Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seorang jamaah haji asal Magetan, H. Akhmad Suryani, warga Dukuh Jetis, Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, meninggal dunia di Arab Saudi setelah menjalani perawatan intensif akibat gangguan kesehatan yang dialaminya selama menjalankan ibadah haji.

Almarhum menghembuskan napas terakhir pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 20.20 waktu Arab Saudi atau Rabu dini hari waktu Indonesia Barat. Sebelum meninggal, pria yang berusia 60 tahun 5 bulan itu sempat menjalani perawatan selama sekitar tiga pekan di rumah sakit di Jeddah.

Adik almarhum, Imam Subakti, mengatakan pihak keluarga terus berkomunikasi dengan petugas haji dan Kedutaan Haji dan Umrah Republik Indonesia di Mekkah terkait kondisi kesehatan kakaknya.

“Kami mendapat kabar meninggalnya beliau sekitar pukul 00.30 WIB. Memang sebelumnya beliau sudah sekitar tiga minggu dirawat di rumah sakit di Jeddah, sempat koma kemudian sadar lagi,” ujar Imam Subakti, Rabu sore (27/5/2026).

Menurutnya, kondisi kesehatan almarhum mulai menurun sejak berada di Tanah Suci hingga akhirnya tidak dapat melanjutkan seluruh rangkaian ibadah haji secara normal. Meski demikian, keluarga mengaku ikhlas menerima kepergian almarhum.

Image Not Found
Keluarga jamaah haji Magetan ikhlas terima kabar duka dari Tanah Suci. Foto : Kus-Sinergia

“Kami menerima dengan ikhlas. Itu sudah menjadi takdir dan pilihan terbaik dari Allah,” imbuhnya.

Imam menjelaskan, almarhum berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Ririn Nurhayati. Sebelum berangkat ke Tanah Suci, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit gula dan jantung. Namun, kondisinya dinyatakan layak berangkat setelah memperoleh sertifikat istithaah dari pemerintah.

“Kondisinya saat itu sudah cukup baik dan bisa beraktivitas normal, sehingga tetap diberi semangat untuk berangkat haji,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan, Ida Dwi Martini, membenarkan bahwa almarhum memiliki riwayat diabetes dan hipertensi sebelum keberangkatan. Namun, kondisi tersebut dinilai masih terkendali.

“Pada saat sampai di Madinah, karena perjalanan jauh dan kelelahan, kondisi kesehatannya mulai menurun. Saat di Makkah beliau kemudian dirawat di Rumah Sakit King Faisal karena mengalami gangguan pernapasan,” jelas Ida.

Ia menambahkan, selama menjalani perawatan, almarhum sempat mendapatkan tindakan medis berupa pemasangan alat bantu pernapasan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis setempat.

Meski wafat sebelum seluruh rangkaian ibadah selesai, Ida memastikan ibadah haji almarhum tetap dilanjutkan melalui mekanisme badal haji oleh petugas pembimbing ibadah sektor Makkah.

“Beliau sudah melaksanakan umrah wajib. Kemudian untuk rangkaian Armuzna sudah dibadalkan oleh pembimbing ibadah yang ditugaskan di sektor Makkah. Insya Allah seluruh rangkaian ibadahnya sudah dijalankan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magetan memastikan kondisi jamaah haji asal Magetan lainnya secara umum dalam keadaan sehat. Pihaknya terus melakukan komunikasi intensif dengan para ketua kloter untuk memantau perkembangan jamaah di Tanah Suci.

“Secara umum jamaah haji Magetan dalam kondisi sehat. Memang ada yang mengeluhkan cuaca panas, tetapi tidak ada laporan kondisi sakit serius dari kloter-kloter yang ada,” pungkas Ida. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong”  photo_camera 4

    Gempa Pacitan Terasa hingga Madiun, Menara Masjid di Kincang Wetan Dilaporkan “Ndoyong” 

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 676
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang berpusat di wilayah tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) dini hari, dirasakan hingga Kabupaten dan Kota Madiun. Getaran yang terjadi sekitar pukul 01.06 WIB sempat membuat sebagian warga panik dan keluar rumah. Di Kabupaten Madiun, gempa dilaporkan berdampak pada sebuah menara masjid di Desa […]

    Bagikan
  • Hujan Deras Picu Banjir Besar di Magetan, Jalur Utama dan Arus Mudik Terganggu

    Hujan Deras Picu Banjir Besar di Magetan, Jalur Utama dan Arus Mudik Terganggu

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan dalam durasi cukup lama menyebabkan banjir di ruas jalan utama pada Jumat (20-3/2026). Genangan air menutup badan jalan dan mengganggu aktivitas warga, bahkan sempat membuat kendaraan tidak dapat melintas. Banjir tidak hanya merendam jalan utama, tetapi juga masuk ke permukiman warga, fasilitas ibadah, hingga […]

    Bagikan
  • Nilai Investasi di Ponorogo Selama 2024 Tembus Rp 360 Miliar

    Nilai Investasi di Ponorogo Selama 2024 Tembus Rp 360 Miliar

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ponorogo – Iklim investasi di Kabupaten Ponorogo menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Selama tahun 2024, capaian investasi melampaui target dengan nilai mencapai Rp 360 miliar. Jumlah ini naik 184 persen dibandingkan tahun 2023 yang hanya sebesar Rp 195 miliar. “Mulai banyak investor yang menanamkan modal di Ponorogo pada 2024. Tentu ini merupakan capaian […]

    Bagikan
  • Olah TKP Kebakaran Pasar Srijaya Bakal Libatkan Tim Labfor Polda Jatim Play Button

    Olah TKP Kebakaran Pasar Srijaya Bakal Libatkan Tim Labfor Polda Jatim

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peristiwa kebakaran kios di Pasar Srijaya Kota Madiun pada Senin (26/01/2026) malam masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Pada Selasa (27/01/2026) tim Inafis Satreskrim Polres Madiun Kota bersama Polsek Kartoharjo melakukan pengecekan dan pengamanan di lokasi kejadian. Sebanyak 4 kios terdampak kebakaran dengan 2 diantaranya hangus terbakar. Kasat Reskrim Polres Madiun […]

    Bagikan
  • BPR Bank Madiun Serahkan Hadiah Utama Honda Brio Undian Simarmas

    BPR Bank Madiun Serahkan Hadiah Utama Honda Brio Undian Simarmas

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Perumda BPR Bank Madiun menyerahkan hadiah utama program tabungan berjangka Simarmas kepada salah satu nasabahnya, Winarni, warga Desa Ngampel, Kabupaten Madiun. Ia berhak membawa pulang satu unit Honda Brio setelah mengikuti program tersebut melalui 10 rekening aktif. Penyerahan hadiah berlangsung di Kantor BPR Kabupaten Madiun, Jalan Raya Solo–Jiwan, Jumat (21/11/2025). Hadiah […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Menang atas Gugatan Praperadilan 2 tersangka Penyalahgunaan PSU

    Kejari Kota Madiun Menang atas Gugatan Praperadilan 2 tersangka Penyalahgunaan PSU

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Pengadilan Negeri Kota Madiun memberikan putusan sidang Pra-Peradilan yang diajukan oleh Han Sutrisno dan Muh. Tommy terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun pada Jum’at (03/01/25). Pra-Peradilan tersebut berkaitan dengan penetapan dan penahanan Pemohon atas kasus dugaan korupsi penyalahgunaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Perumahan Puri Asri Lestari Kota Madiun. Putusan Pra-Peradilan […]

    Bagikan
expand_less