Revitalisasi Alun-Alun dan Pasar Kawak Jadi Fokus Pemkot Madiun, Drainase hingga Penataan PKL Dibenahi
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 70
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Alun-Alun Kota Madiun bakal mendapatkan sentuhan revitalisasi dari Pemerintah Kota Madiun. Hal itu ditegaskan Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun usai melakukan pengecekan langsung pada Jumat (29/5/2026) bersama Sekda dan OPD terkait. Tidak hanya alun-alun, Pasar Kawak di Jalan Kutai juga direncanakan untuk dibenahi.
Bagus menegaskan pembenahan kawasan Alun-Alun Kota Madiun dan Pasar Kawak menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Madiun dalam penataan kawasan perkotaan dan peningkatan pelayanan publik.
Menurutnya, pembenahan kawasan alun-alun diawali dengan revitalisasi saluran drainase yang selama ini menjadi penyebab banjir di kawasan tersebut. Pemkot menemukan adanya gorong-gorong ambrol di bagian tengah saluran sehingga perlu dilakukan pembaruan secara menyeluruh.
“Ini kita benahi. Kemarin kita punya kendala gorong-gorong yang banjir. Ada salah satu di tengah gorong-gorong itu ambrol. Ini mau kita benahi sekaligus gorong-gorongnya kita perbarui,” ujarnya.

Tak hanya perbaikan drainase, Pemkot Madiun juga tengah menyiapkan masterplan baru penataan kawasan alun-alun. Kawasan tersebut nantinya dirancang menjadi destinasi baru dengan konsep yang lebih modern, bersih, dan terintegrasi dengan kawasan Bogowonto.
“Iya, semua nanti akan diintegrasikan dengan Bogowonto,” katanya.
Dalam proses penataan tersebut, Pemkot juga akan melakukan komunikasi dengan para pedagang kaki lima (PKL) agar dapat berjalan lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.
Selain Alun-Alun Kota Madiun, rombongan juga melakukan peninjauan ke Pasar Kawak untuk melihat potensi pengembangan kawasan perdagangan tradisional tersebut. Dalam peninjauan itu, Pemkot menemukan akses baru melalui Jalan Mahakam yang dinilai dapat mendukung penataan pasar ikonik tersebut.
Bagus mengatakan pihaknya ingin mendorong pedagang agar dapat masuk dan tertata di dalam area Pasar Kawak sehingga kawasan menjadi lebih rapi dan tertib.
“Kita datang ke Pasar Kawak melihat potensinya. Tadi kita menemukan satu jalan baru yaitu Jalan Mahakam. Sekaligus saya ingin menata pedagangnya supaya bisa masuk di Pasar Kawa,” ungkapnya.
Penataan kawasan publik ini menjadi atensi Pemkot Madiun dalam pengembangan destinasi wisata sekaligus ekonomi masyarakat. Alun-Alun Kota Madiun menjadi salah satu jujugan masyarakat untuk bersantai dan menikmati suasana tengah kota. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





