Berita Terkini
Trending Tags

Kemarau Panjang Ancam Lima Kecamatan di Ponorogo, 3.000 Warga Berpotensi Terdampak

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 73
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Sinergia | Ponorogo — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo memetakan lima kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau 2026. Sedikitnya sekitar 3.000 jiwa diperkirakan terdampak apabila pasokan air bersih mulai berkurang saat puncak kemarau.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, mengatakan musim kemarau diprediksi mulai berlangsung pada Juli mendatang. Berdasarkan hasil pemetaan yang mengacu pada kejadian kekeringan sebelumnya, wilayah rawan tersebar di Kecamatan Pulung, Slahung, Bungkal, Badegan, dan Sawoo.

“Pada 2024 ada lima kecamatan yang terdampak kekeringan. Untuk Sawoo kami masukkan karena terdapat tiga desa yang mengalami kesulitan air bersih,” kata Agung, Selasa (2/6/2026).

BPBD mencatat daerah rawan kekeringan berada di 10 desa yang tersebar pada 13 dukuh. Di Kecamatan Pulung, potensi kekeringan terdapat di Desa Karangpatihan dan Sidoharjo. Kecamatan Slahung meliputi Desa Duri dan Wates. Sementara Kecamatan Bungkal berada di Desa Munggu dan Wungu, sedangkan Kecamatan Badegan berada di Desa Dayakan.

Adapun Kecamatan Sawoo menjadi perhatian karena terdapat tiga desa yang berpotensi mengalami krisis air bersih, yakni Desa Pangkal, Prayungan, dan Tumpuk.

Meski demikian, BPBD menilai dampak kekeringan tahun ini kemungkinan tidak akan separah tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah desa yang selama ini menjadi langganan kekeringan kini telah memiliki sumber air alternatif berupa sumur dalam.

Menurut Agung, Desa Karangpatihan, Duri, dan Wates yang sebelumnya rutin mengajukan bantuan distribusi air bersih sejak tahun lalu sudah tidak lagi karena kebutuhan air masyarakat dapat dipenuhi melalui sumur dalam.

Untuk mengantisipasi kondisi yang berkembang selama musim kemarau, BPBD akan melakukan pemantauan berkala terhadap debit sumber air di wilayah rawan. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan dapat segera dilakukan apabila terjadi penurunan pasokan air bersih.

Selain pemantauan, BPBD juga menyiapkan skema penanganan darurat apabila sejumlah desa mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau berlangsung.

“Jika nanti ada wilayah yang mulai mengalami kesulitan air bersih, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai kondisi di lapangan,” ujar Agung. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 100 Rumah di Kota Madiun Masuk dalam Program RTLH Tahun Ini

    100 Rumah di Kota Madiun Masuk dalam Program RTLH Tahun Ini

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penataan kawasan kumuh menjadi salah satu program yang dari Pemerintah Kota Madiun. Tahun 2026 ini, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun mencatat rumah yang masuk basis data peningkatan kualitas hunian sekitar 367 unit. Namun, backlog kebutuhan rehabilitasi rumah secara keseluruhan dikisaran 800-864 unit. Plt Kepala Disperkim Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Bus Cendana Tabrak Bengkel Di Ponorogo, 5 Motor Rusak, 1 Orang Luka

    Bus Cendana Tabrak Bengkel Di Ponorogo, 5 Motor Rusak, 1 Orang Luka

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah bus menabrak bengkel di Jalan Madiun-Ponorogo, tepatnya di Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo pada Minggu (23/3/2025) siang. Kecelakaan ini diduga akibat sopir bus kehilangan kendali saat menyalip kendaraan roda dua. Akibatnya, lima sepeda motor rusak dan satu orang mengalami luka ringan. Bus Cendana yang dikemudikan Febri Basir (40), warga Kelurahan Manguharjo, Kota […]

    Bagikan
  • Gara-Gara Regulasi Baru Kemenkeu (PMK 81/2025), 22 Desa di Magetan Gagal Cairkan Dana Desa Tahap II

    Gara-Gara Regulasi Baru Kemenkeu (PMK 81/2025), 22 Desa di Magetan Gagal Cairkan Dana Desa Tahap II

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang akhir tahun 2025, sebanyak 22 desa di Kabupaten Magetan menghadapi hambatan serius. Mereka belum dapat mencairkan Dana Desa (DD) Tahap II Non Earmark. Persoalan ini muncul setelah pemerintah pusat, melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu), menerbitkan regulasi baru tentang penyaluran dana desa. Regulasi yang menjadi biang masalah ini adalah Peraturan Menteri Keuangan […]

    Bagikan
  • Kunjungan Wisata di Magetan Naik 50 Persen saat Libur Sekolah, Telaga Sarangan Tetap Jadi Favorit

    Kunjungan Wisata di Magetan Naik 50 Persen saat Libur Sekolah, Telaga Sarangan Tetap Jadi Favorit

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Momen libur sekolah tahun ini membawa dampak signifikan bagi sektor pariwisata di Kabupaten Magetan. Kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi, khususnya Telaga Sarangan, mengalami peningkatan tajam, terutama pada akhir pekan. Menurut Didik Kurniawan, Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan, peningkatan kunjungan di akhir pekan mencapai […]

    Bagikan
  • Anak SMP Dianiaya Karena Diduga Curi Velg Truk, Aktivis Desak Penegakan Hukum

    Anak SMP Dianiaya Karena Diduga Curi Velg Truk, Aktivis Desak Penegakan Hukum

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus penganiayaan terhadap seorang pelajar SMP di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan menyita perhatian publik. Setelah rekaman video kekerasan itu beredar luas, sejumlah aktivis menyatakan siap memberikan pendampingan hukum kepada korban yang menjalani perawatan di rumah sakit. Insiden terjadi pada Kamis malam (27/11/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. Tiga remaja […]

    Bagikan
  • Noah Angkat Pesona Alam Ponorogo Lewat Project Side/B

    Noah Angkat Pesona Alam Ponorogo Lewat Project Side/B

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pesona alam Bumi Reog kembali menjadi sorotan nasional. Kali ini giliran grup band Noah yang mempromosikan keindahan Ponorogo melalui project Side/B di kanal YouTube resmi mereka, NOAH OFFICIAL. Dalam episode ketujuh berjudul NOAH SIDE/B – Sally Sendiri (Eps. 7 Watu Semaur, Ponorogo), Ariel, Lukman, dan David menjelajahi dua destinasi wisata. Mereka […]

    Bagikan
expand_less