Berita Terkini
Trending Tags

Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

  • account_circle Mandor
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Burung Hantu Dinilai Paling Aman Mengendalikan Hama Tikus. Predator ini turut dilindungi di Perbup No. 42 Tahun 2025. Foto : Gambar Ilustrasi

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun sedang getol melindungi keberadaan burung hantu. Data menyebut lebih dari 500 unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) tersebar di 11 kecamatan. Rubuha ini dibangun sebagai upaya pengendalian hama tikus secara alami di lahan pertanian warga.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Soedjiono, mengakui program rubuha setiap tahun mengalami penambahan, meski jumlahnya tidak banyak.

Tahun ini pihaknya hanya mengalokasikan 10 unit rubuha. Hunian predator bakal disebar wilayah Kec. Sawahan yaitu, Desa Cabean : Tani Widodo (1 unit), Desa Rejosari: Dewi Sri (2 unit) dan Desa Krokeh : Sidodadi (1 unit)

“Sasaran lainya di Kec. Balerejo ada di Desa Bulakrejo, Tani Makmur (3 unit) dan Desa Kedungjati, Kedung Mulyo (3 unit) ” ujar Soedjiono, Rabu (03/06/2026).

Program Rubuha sendiri mulai marak dua tahun belakangan seiring meningkatnya kesadaran petani terhadap pengendalian hama ramah lingkungan. Burung hantu dipilih karena menjadi predator alami tikus yang efektif dan tidak merusak ekosistem.

Pemerintah Kabupaten Madiun juga memperkuat perlindungan satwa ini lewat Peraturan Bupati Nomor 42 Tahun 2025 tentang Perlindungan Satwa. Dalam perbup tersebut ditegaskan bahwa burung hantu dilarang untuk diburu dan dilindungi keberadaannya.

Selain dukungan anggaran dari APBN dan APBD, keterlibatan petani melalui swadaya menjadi kekuatan utama program ini. Banyak petani yang secara mandiri membangun Rubuha di sawah mereka tanpa menunggu bantuan pemerintah.

Menariknya, jumlah Rubuha yang dibangun secara swadaya oleh petani justru melebihi total bantuan yang diberikan pemerintah. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme warga dalam menjaga keseimbangan alam di lahan pertanian mereka.

Hingga tahun 2026, jumlah total rubuha ada 536 unit dengan rincian 483 hasil swadaya petani, dan 55 bantuan pemerintah. Rubuha menyebar di 11 kecamatan. Sejumlah petani Kecamatan Wonoasri di 10 desa tercatat paling banyak membuat rubuha secara swadaya.

Program rubuha turut didorong oleh wakil rakyat setempat. Wakil Ketua DPRD Kab Madiun, Slamet Riyadi mengatakan memang untuk mengurangi hama tikus yang tidak ada dampak atau membahayakan salah satunya membangun rubuha.

“Tapi seyogyanya program itu saran saya kalau ada penambahan, dialokasikan untuk wilayah Madiun utara saja. Karena paling banyak keluhan utamanya di sekitar jalur Jalan Tol,” tegasnya.

Dengan semakin banyaknya Rubuha yang berdiri, diharapkan populasi tikus di Kab. Madiun bisa ditekan secara alami. Pemerintah berharap program ini terus berkembang dan menjadi contoh pengendalian hama berbasis ekologi. (Ndor)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karyawan Umbul Square dan Serikat Buruh Gelar Aksi di DPRD Madiun, Desak Pembayaran Tunggakan Gaji

    Karyawan Umbul Square dan Serikat Buruh Gelar Aksi di DPRD Madiun, Desak Pembayaran Tunggakan Gaji

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah karyawan Umbul Square bersama Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Kabupaten Madiun pada Rabu (26/11/2025). Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak Pemerintah Kabupaten Madiun dan DPRD agar segera menyelesaikan tunggakan gaji para karyawan yang telah diberhentikan. Mereka menuntut pembayaran gaji yang disebutkan menunggak hingga […]

    Bagikan
  • Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Madiun Gelar Pelatihan Menjahit Sepatu 

    Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Madiun Gelar Pelatihan Menjahit Sepatu 

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengadakan pelatihan ketenagakerjaan bidang operator stitching atau menjahit upper sepatu di Balai Desa Ngampel, Selasa (09/09/2025). Program ini diikuti 50 peserta yang disiapkan untuk bekerja di perusahaan sepatu Golden Step Indonesia. Pelatihan berlangsung selama 20 hari dengan materi mencakup soft skill, hard skill, hingga uji kompetensi. Bupati […]

    Bagikan
  • Antisipasi Penumpang Drop, KAI Daop 7 Madiun Aktifkan Pos Kesehatan 24 Jam

    Antisipasi Penumpang Drop, KAI Daop 7 Madiun Aktifkan Pos Kesehatan 24 Jam

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyiagakan layanan Pos Kesehatan Stasiun (Poskes) selama 24 jam penuh. Hal itu guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Layanan kesehatan tersebut disiapkan sebagai bagian dari sistem pelayanan terpadu untuk memberikan penanganan […]

    Bagikan
  • Suporter Masuk Lapangan, Laga UJi Persemag Magetan vs Madiun Putra FC Tak Tuntas

    Suporter Masuk Lapangan, Laga UJi Persemag Magetan vs Madiun Putra FC Tak Tuntas

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Laga uji coba antara Persemag Magetan dan Madiun Putra FC di Stadion Yosonegoro, Sabtu (29/11/2025), menghadirkan duel sengit sejak menit pertama. Pertandingan yang menjadi ajang pemanasan kedua tim jelang Liga 4 itu menampilkan permainan agresif, tempo cepat, serta adu strategi yang cukup ketat. Pada babak pertama, Persemag tampil dominan dalam penguasaan […]

    Bagikan
  • Dugaan Keracunan MBG di SDN Kawedanan 2 Masih Diselidiki, Dinkes Lakukan Tracing ke Belasan Siswa

    Dugaan Keracunan MBG di SDN Kawedanan 2 Masih Diselidiki, Dinkes Lakukan Tracing ke Belasan Siswa

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kawedanan 2, Kabupaten Magetan, masih dalam tahap penyelidikan. Dinas Kesehatan bersama UPTD Puskesmas Kawedanan kini melakukan pelacakan terhadap sedikitnya 15 siswa yang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan seperti mual, muntah, demam, hingga lemas. Kepala SDN Kawedanan 2, Sugeng Purwanto, menegaskan informasi […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Ungkap 73 Kasus dalam Operasi Pekat, Ratusan Barang Bukti Dimusnahkan

    Polres Madiun Ungkap 73 Kasus dalam Operasi Pekat, Ratusan Barang Bukti Dimusnahkan

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkotika, prostitusi dan pornografi serta perjudian hingga knalpot brong berhasil diungkap jajaran kepolisian Polres Madiun.  Selama sepekan Polres Madiun menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) mengungkap sebanyak 73 kasus.  Wakapolres Madiun, Kompol M. Asrori Khadafi, menyampaikan bahwa operasi ini berlangsung mulai 26 Februari hingga 9 Maret 2025, […]

    Bagikan
expand_less