Berita Terkini
Trending Tags

Manajer Sparta Pena Lega, Bank Jatim Keok !

  • account_circle Ndor
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 88
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wiwit Eko P. Manajer Tim Sparta Pena FC. Foto : Ndor-Sinergia

Sinergia | Kab Madiun – Sparta Pena FC memastikan diri lolos ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer U-40 Piala Kapolres Madiun Cup 2026. Tiket fase gugur diraih setelah tim yang diperkuat para jurnalis tersebut menundukkan Bank Jatim dengan skor tipis 3-2 di Lapangan Tri Brata Polres Madiun, Sabtu (06/06/2026).

Kemenangan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Sparta Pena di Grup D. Sebelumnya, mereka sukses mengalahkan PKDI pada laga pembuka. Tambahan tiga poin membuat Sparta Pena kokoh di puncak klasemen sementara dengan enam poin dari dua pertandingan sekaligus memastikan langkah ke babak perempat final.

Laga kontra Bank Jatim berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil menyerang dan saling jual beli serangan. Bank Jatim beberapa kali mengancam lewat skema serangan balik cepat yang merepotkan lini belakang Sparta Pena.

Namun Sparta Pena tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Gatot Setiaki dari RRI Madiun menjadi bintang kemenangan lewat dua gol yang dicetaknya. Satu gol lainnya lahir dari kaki Erik Tanjung wartawan Suara Indonesia. Bank Jatim sempat memberikan perlawanan dengan mencetak dua gol balasan, tetapi Sparta Pena mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Manajer Sparta Pena FC, Wiwiet Eko Prasetyo, mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu menjaga fokus sepanjang pertandingan.

“Hari ini pertandingannya sudah selesai. Terima kasih kepada teman-teman Sparta Pena FC yang luar biasa. Kita bisa menang 3-2 melawan Bank Jatim. Teman-teman bermain bagus dan suporter juga memberikan dukungan yang luar biasa,” kata Wiwiet.

Menurutnya, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah karena Bank Jatim tampil solid dan memberikan tekanan sepanjang laga.

“Walaupun tadi ada kartu merah, teman-teman tetap bisa menjaga permainan dengan baik. Emosi tetap stabil dan semuanya bermain maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Bank Jatim Caruban, Wiediawan Fendianto, mengapresiasi jalannya pertandingan yang berlangsung kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarlembaga.

“Terima kasih atas pertandingan pagi hari ini dalam Turnamen Piala Kapolres Madiun Cup untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Semoga kerja sama dan hubungan baik yang sudah terjalin dapat terus berjalan dengan baik,” ujarnya.

Meski sudah memastikan tiket perempat final, Sparta Pena tidak ingin mengendurkan permainan. Pada laga terakhir Grup D, mereka akan menghadapi Polres Madiun B pada Rabu (10/6/2026) pukul 15.00-16.00 WIB.

Wiwiet memastikan tim tetap membidik kemenangan sekaligus memberi kesempatan bermain kepada pemain yang belum banyak mendapat menit tampil.

“Kami tetap bermain maksimal dan menargetkan kemenangan. Nanti akan ada rotasi pemain. Teman-teman yang hari ini belum bermain akan kami beri kesempatan, sementara beberapa pemain kunci akan kami siapkan untuk pertandingan berikutnya,” ucapnya.

Kapten Sparta Pena FC, Boermanto, juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak cepat puas meski telah meraih dua kemenangan beruntun.

“Kami tentu bersyukur bisa meraih dua kemenangan dari dua pertandingan. Namun perjalanan masih panjang. Kami harus tetap fokus, rendah hati, dan menjaga konsistensi permainan karena masih ada laga melawan Polres Madiun B yang memiliki banyak pemain berkualitas,” katanya.

Klasemen Sementara Grup D

Sparta Pena FC — 6 poin (selisih gol +3)

Bank Jatim — 3 poin (selisih gol +3)

Polres Madiun B — 0 poin (selisih gol -1)

PKDI — 0 poin (selisih gol -2)

Dengan status pemuncak klasemen sementara, Sparta Pena kini berada dalam posisi ideal untuk menutup fase grup dengan hasil sempurna sebelum menghadapi tantangan yang lebih berat di babak perempat final. (Ndor).

Bagikan
  • Penulis: Ndor
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski belum seluruh dapur pelaksana memenuhi standar administrasi. Dari target 45 dapur yang direncanakan, saat ini baru terbentuk 16, dengan 15 di antaranya sudah beroperasi. Namun, belum ada satu pun yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Koordinator Wilayah BGN […]

    Bagikan
  • Warga Tawangrejo Tewas Terjebak Kebakaran Perkebunan Tebu di Dolopo

    Warga Tawangrejo Tewas Terjebak Kebakaran Perkebunan Tebu di Dolopo

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kebakaran yang melanda areal perkebunan tebu di Desa Glonggong, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menewaskan seorang warga, Senin (18/08/2025). Korban berinisial HB, warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Kebonsari, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di tengah lahan tebu yang sudah hangus terbakar. Korban sempat dilaporkan hilang dan dilakukan oleh warga dibantu […]

    Bagikan
  • Suasana Perayaan Galungan dan Piodalan di Pura Sanggha Bhuwana Lanud Iswahjudi

    Suasana Perayaan Galungan dan Piodalan di Pura Sanggha Bhuwana Lanud Iswahjudi

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Umat Hindu dari wilayah Karesidenan Madiun yang meliputi Kabupaten Magetan, Kota/Kabupaten Madiun, Ngawi, hingga Ponorogo, berkumpul di Pura Sanggha Bhuwana, Lanud Iswahjudi, Maospati pada Rabu (19/11/2025). Mereka melaksanakan rangkaian upacara Hari Raya Galungan yang tahun ini bertepatan dengan Rebo Kliwon Wuku Dungulan. Perayaan Galungan di pura tersebut berlangsung istimewa karena sekaligus […]

    Bagikan
  • Gudang Plastik Terbakar Akibat Korsleting Listrik Saat Ditinggal Berlibur ke Sarangan

    Gudang Plastik Terbakar Akibat Korsleting Listrik Saat Ditinggal Berlibur ke Sarangan

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang plastik sekaligus perabotan rumah tangga milik Titik, warga Desa Mojorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (31/08/2025) pagi. Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.00 WIB. Api cepat membesar karena seluruh isi gudang berbahan plastik yang mudah terbakar, ditambah hembusan angin yang cukup […]

    Bagikan
  • Warung Reyog Tua, Menjaga Rasa dan Budaya di dekat Sawah Ponorogo

    Warung Reyog Tua, Menjaga Rasa dan Budaya di dekat Sawah Ponorogo

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah maraknya warung dan kafe berkonsep modern ala Barat, sebuah warung sederhana di Desa Sawuh, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, justru tampil dengan wajah berbeda. Warung Reyog Tua memilih bertahan dengan nuansa tradisional Jawa yang kental, baik dari bangunan, koleksi budaya, hingga menu yang disajikan. Warung yang berdiri tak jauh dari […]

    Bagikan
  • Takut Dimarahi Istri, Pria di Magetan Nekat Buat Laporan Perampokan Palsu

    Takut Dimarahi Istri, Pria di Magetan Nekat Buat Laporan Perampokan Palsu

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria asal Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, M. Mulyanto (51), kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah kedapatan memberikan laporan palsu ke polisi. Yang bersangkutan sebelumnya mengaku menjadi korban perampokan saat membawa uang selamatan sebesar Rp. 12,4 juta. Namun, belakangan terungkap, uang tersebut justru ia habiskan untuk […]

    Bagikan
expand_less