Minggu, 8 Nov 2026
Trending Tags

Larungan Sesaji Telaga Ngebel, Tumpeng Ikan Nila 300 Kilogram Jadi Ikon Baru

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 260
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gunungan hasil bumi diarak keliling Telaga Ngebel. (16/6/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga dan wisatawan memadati kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Selasa (16/6/2026), untuk menyaksikan prosesi Larungan Sesaji yang menjadi bagian dari rangkaian Grebeg Suro sekaligus peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

Tradisi tahunan yang menjadi salah satu agenda wisata unggulan Kabupaten Ponorogo tersebut berlangsung meriah sejak pagi hari. Masyarakat memadati tepian telaga untuk menyaksikan kirab puluhan gunungan hasil bumi yang diarak mengelilingi Telaga Ngebel sebelum akhirnya dilarung ke tengah telaga.

Berbagai hasil pertanian seperti buah-buahan, sayuran, hingga komoditas unggulan masyarakat setempat disusun membentuk gunungan sebagai simbol rasa syukur atas hasil panen dan rezeki yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.

Puncak acara ditandai dengan prosesi pelarungan gunungan beras merah yang diangkut menggunakan perahu menuju tengah telaga. Prosesi tersebut menjadi simbol ungkapan syukur masyarakat atas keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan yang diterima selama setahun terakhir.

Namun, pelaksanaan Larungan Telaga Ngebel tahun ini terasa berbeda. Untuk pertama kalinya dalam sejarah pelaksanaan larungan, panitia menghadirkan tumpeng raksasa berbahan dasar ikan nila dengan berat mencapai 300 kilogram.

Tumpeng ikan nila tersebut menjadi ikon baru yang langsung menyita perhatian ribuan pengunjung. Kehadirannya sekaligus menjadi simbol potensi perikanan yang dimiliki kawasan Telaga Ngebel.

Usai prosesi larungan, ratusan warga langsung memadati lokasi untuk memperebutkan isi gunungan dan tumpeng. Mereka meyakini hasil bumi maupun ikan yang diperoleh dari prosesi tersebut dapat membawa keberkahan dan kemudahan rezeki.

Salah seorang pengunjung, Gito, mengaku beruntung karena berhasil mendapatkan ikan nila dari tumpeng raksasa tersebut.

Image Not Found
Tumpeng ikan nila curi perhatian warga. Foto : Ega-Sinergia

“Ini tadi dapat ikan nila, pas rejeki jadi ndak sempat rebutan. Pas tadi ada yang lempar terus saya tangkap. Ini baru pertama kali dapat ikan, biasanya durian,” ujarnya sambil menunjukkan hasil yang diperolehnya.

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan rasa syukur karena tradisi Larungan Telaga Ngebel kembali berlangsung sukses dengan antusiasme masyarakat dan wisatawan yang sangat tinggi.

“Alhamdulillah, larungan di Telaga Ngebel ini tradisi yang sangat luar biasa. Tiap tahunnya kami mengadakan larungan di Telaga Ngebel dan ini nguri-nguri budaya juga salah satu untuk destinasi wisata. Jadi memang di Ngebel ini sangat luar biasa dan alhamdulillah tadi antusias warga itu sangat luar biasa juga, wisatawan juga tadi banyak yang hadir, dari luar negeri juga banyak,” kata Lisdyarita.

Menurutnya, pelaksanaan larungan tahun ini terasa lebih istimewa karena hadirnya berbagai inovasi baru hasil kreativitas masyarakat Ponorogo, salah satunya tumpeng ikan nila raksasa yang belum pernah ditampilkan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Nah terus juga kali ini ada yang spesial ternyata tumpeng yang akan diporak itu tadi ada serba ikan terus juga ada durian. Jadi buat ke depannya jangan lupa seluruh masyarakat dan seluruh yang melihat ini datang ke Telaga Ngebel ya, Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia,” tambahnya.

Lisdyarita menegaskan seluruh inovasi yang ditampilkan dalam Larungan Telaga Ngebel merupakan hasil kreativitas masyarakat yang ingin bersama-sama menyukseskan rangkaian Grebeg Suro sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada wisatawan.

“Itu benar-benar kreativitas dari masyarakat yang ada di Ponorogo. Jadi semuanya hari ini pengin bareng-bareng sengkuyung untuk acara Grebeg Suro. Ini bentuk dari wujud syukur kami juga, makanya kita ada larungan itu salah satu bentuk rasa syukur,” pungkasnya.

Tradisi Larungan Telaga Ngebel kini tidak hanya menjadi warisan budaya yang terus dijaga oleh masyarakat Ponorogo, tetapi juga berkembang menjadi magnet wisata yang mampu menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya. Kehadiran inovasi baru seperti tumpeng ikan nila raksasa diharapkan semakin memperkuat daya tarik Telaga Ngebel sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Bumi Reog. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Jembatan di Bungkal Putus, BPBD Ponorogo Upayakan Jembatan Darurat

    Dua Jembatan di Bungkal Putus, BPBD Ponorogo Upayakan Jembatan Darurat

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dua jembatan di Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, putus diterjang derasnya arus sungai. Akibatnya, aktivitas warga di empat RT terganggu dan sekitar 100 kepala keluarga (KK) terisolir. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Masun, mengatakan bahwa dua jembatan yang rusak berada di RT 8 RW 4 dan RT 6 RW […]

    Bagikan
  • Wisatawan Serbu Telaga Sarangan, Kunjungan Tembus 12 Ribu Orang dalam Sehari

    Wisatawan Serbu Telaga Sarangan, Kunjungan Tembus 12 Ribu Orang dalam Sehari

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Memasuki masa libur sekolah, kawasan wisata Telaga Sarangan di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, dipadati ribuan wisatawan. Lonjakan jumlah pengunjung yang terjadi sejak dua hari terakhir menyebabkan arus lalu lintas menuju objek wisata andalan Jawa Timur tersebut mengalami kemacetan panjang. Pada Minggu (5/7/2026) siang, antrean kendaraan terlihat mengular mulai dari kawasan Kebun […]

    Bagikan
  • Perampingan OPD di Kabupaten Madiun, Baru 2 Penataan Direalisasikan

    Perampingan OPD di Kabupaten Madiun, Baru 2 Penataan Direalisasikan

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Rencana perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Madiun belum sepenuhnya terealisasi. Dari sejumlah skema penataan yang disiapkan Pemkab Madiun, baru dua perubahan yang dipastikan berjalan, sementara rencana penggabungan sejumlah dinas lainnya masih tertunda. Dua penataan yang telah dilakukan yakni penggabungan Dinas Pertanian dan Perikanan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim), Kamis (12/06/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang IT Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun dan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan camat dan kepala desa dari lokasi Proklim, pengusaha, jajaran Perhutani dari KPH Lawu, […]

    Bagikan
  • Saling Berbagi, Persatuan Penyandang Disabilitas Kota Madiun Berbagi Takjil Ke Masyarakat

    Saling Berbagi, Persatuan Penyandang Disabilitas Kota Madiun Berbagi Takjil Ke Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulan suci Ramadhan menjadi momen untuk saling berbagi kebaikan. Seperti yang dilakukan oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Kota Madiun di Jalan Agus Salim Kota Madiun pada Kamis (20/3/2025) ini. Mereka berbagi takjil gratis kepada warga dan pengguna jalan yang melintas. Meski memiliki kekurangan pada fisiknya, namun semangat menebar kebaikan di bulan […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor Tewas usai Terjatuh dan Terlindas Truk Dump

    Pengendara Motor Tewas usai Terjatuh dan Terlindas Truk Dump

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang pengendara sepeda motor Mu’alim (66) tewas usai terlindas truk di Jalan Raya Madiun – Ponorogo, tepatya masuk Kelurahan Demangan Kecamatan Taman Kota Madiun pada Kamis (24/7/2025). Korban mengalami luka parah di bagian kepala. Sementara, Sumilan warga Desa Sendangrejo Kecamatan/Kabupaten Madiun turut diamankan beserta truk nopol AE 9215 J. Ardiansyah, […]

    Bagikan
expand_less