Berita Terkini
Trending Tags

Lokasi Koperasi Merah Putih di Magetan Jadi Sorotan, Dinilai Kurang Strategis

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
salah satu lokasi KDMP di Kab Magetan

Sinergia | Magetan – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mulai beroperasi di berbagai daerah menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa. Namun, di tengah proses pengembangannya, sejumlah gerai koperasi justru menjadi sorotan karena dinilai berdiri di lokasi yang kurang strategis untuk aktivitas perdagangan.

Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, tetapi juga terlihat di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Beberapa bangunan koperasi berada di lokasi yang jauh dari pusat keramaian sehingga memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat mengenai efektivitasnya dalam menjangkau konsumen.

Sejumlah gerai bahkan berdiri di lokasi yang tidak lazim bagi sebuah pusat aktivitas ekonomi. Di Desa Pelangkrongan, Kecamatan Poncol, bangunan koperasi berada di tepi jalan yang menghadap jurang sehingga dinilai kurang mencolok bagi pengguna jalan.

Sementara itu, gerai Koperasi Merah Putih di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, berada tepat di depan tempat pemakaman umum. Kondisi serupa juga ditemukan di Desa Tapen yang berlokasi di depan saluran irigasi, serta di Desa Krowe yang berdiri di tengah hamparan persawahan produktif.

Lokasi-lokasi tersebut belakangan ramai diperbincangkan masyarakat, termasuk melalui media sosial. Tidak sedikit warga yang mempertanyakan pertimbangan pemilihan lokasi, mengingat keberhasilan sebuah gerai umumnya dipengaruhi oleh aksesibilitas serta tingginya mobilitas masyarakat di sekitarnya.

Suyanto (48), warga Kecamatan Poncol, menilai lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam menarik pembeli. Menurutnya, apabila gerai berada di tempat yang kurang terlihat, konsumen dari luar wilayah kemungkinan tidak mengetahui keberadaannya.

“Kalau lokasinya seperti ini, yang belanja mungkin hanya warga sekitar. Kalau orang luar kan belum tentu tahu atau sengaja datang ke sini,” ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Rini (36), warga Lembeyan. Ia mengaku keberadaan koperasi di depan area pemakaman bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sebagian masyarakat untuk singgah, meski hal itu bukan satu-satunya faktor yang menentukan.

“Sebenarnya bangunannya bagus, tapi orang pasti punya pertimbangan kalau letaknya persis di depan makam. Yang penting nanti produknya lengkap dan harganya murah supaya tetap ramai,” katanya.

Image Not Found
salah satu lokasi KDMP di Kab Magetan

Selain mempertanyakan lokasi, sebagian warga juga ingin mengetahui arah pengembangan Koperasi Merah Putih. Mereka menilai perlu ada kejelasan apakah koperasi hanya difokuskan melayani kebutuhan masyarakat desa setempat atau juga dirancang untuk menarik konsumen dari luar wilayah sebagaimana minimarket yang umumnya berada di jalur utama.

Di sisi lain, tidak semua masyarakat memandang lokasi tersebut sebagai sebuah kelemahan. Sebagian warga justru menilai kedekatan koperasi dengan lingkungan permukiman lebih penting dibanding berada di jalan raya.

Wahyudi (52), warga Desa Krowe, menilai koperasi desa memang seharusnya mengutamakan kemudahan akses bagi warga setempat, bukan semata mengejar lalu lintas kendaraan.

“Kalau tujuannya melayani warga desa, ya tidak harus di pinggir jalan nasional. Yang penting mudah dijangkau warga sini dan pengelolaannya bagus,” tuturnya.

Pandangan optimistis juga disampaikan Dwi, warga Desa Tapen. Menurutnya, lokasi yang berada di dekat persawahan maupun saluran irigasi bukan berarti tidak memiliki prospek. Dengan pengelolaan yang profesional, tempat yang awalnya dianggap sepi justru dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru.

“Sekarang banyak tempat yang awalnya dianggap sepi, ternyata bisa ramai setelah dikelola serius. Siapa tahu nanti justru jadi hidden gems,” ujarnya.

Terlepas dari beragam pandangan tersebut, masyarakat menilai keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh letak bangunan. Ketersediaan produk yang dibutuhkan warga, harga yang bersaing, kualitas pelayanan, manajemen koperasi, serta kemampuan memenuhi kebutuhan masyarakat menjadi faktor utama yang akan menentukan keberlangsungan dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap koperasi tersebut.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krs/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soekarno Talk In di Magetan Bangun Tradisi Berpikir Kritis, Gen Z Diajak Berani Mengkritik dengan Solusi

    Soekarno Talk In di Magetan Bangun Tradisi Berpikir Kritis, Gen Z Diajak Berani Mengkritik dengan Solusi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Forum diskusi Soekarno Talk In yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno tak sekadar menjadi ajang bedah buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang membangun budaya berpikir kritis sekaligus mendorong generasi muda berani menyampaikan kritik yang disertai argumentasi dan solusi. […]

    Bagikan
  • Simbol Kedermawanan, Bupati Magetan Andum Kereweng Kepada Warga

    Simbol Kedermawanan, Bupati Magetan Andum Kereweng Kepada Warga

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tradisi andum kereweng selalu tidak terlewatkan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Magetan. Tradisi ini menjadi sorotan utama masyarakat, bukan hanya karena keunikannya, tetapi juga karena makna sosial dan moral yang dikandungnya. Pada Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-350 tahun ini tradisi andum kereweng kembali digelar di kompleks Makam Eyang Ronggo Galih, […]

    Bagikan
  • Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Terminal Purboyo Madiun Dipadati Ribuan Penumpang photo_camera 2

    Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Terminal Purboyo Madiun Dipadati Ribuan Penumpang

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purboyo Madiun sudah dipadati penumpang arus balik sejak H+1 atau pada 22 Maret 2026. Terpantau pada H+4 lebaran atau Kamis (25/3/2026) ini, kepadatan penumpang terlihat di area peron bus maupun ruang tunggu terminal. Bahkan, kedatangan bus pun langsung diserbu para penumpang untuk mendapatkan tempat. Kepala Satuan Pelaksana […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Terus “Hijaukan” Kawasan Pondok Lansia

    Pemkot Madiun Terus “Hijaukan” Kawasan Pondok Lansia

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pondok Lansia Kota Madiun terus berbenah. Tidak hanya soal fisik maupun sarana-prasarana, namun lingkungan pondok lansia yang berada di Kelurahan Klegen Kecamatan Kartoharjo itu juga menjadi perhatian Pemerintah Kota Madiun. Kawasan ini pun terus dihijaukan oleh Pemkot Madiun melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman dengan melakukan penanaman pohon. […]

    Bagikan
  • Waspada Penipuan Berkedok MBG Mengatasnamakan Kodim Ponorogo

    Waspada Penipuan Berkedok MBG Mengatasnamakan Kodim Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Komandan Kodim (Dandim) 0802/Ponorogo, Letkol Inf. Dwi Soerjono, mengimbau masyarakat agar waspada terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan Kodim Ponorogo. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, modus penipuan melalui pesan WhatsApp (WA) dengan berbagai dalih semakin marak terjadi. Pelaku yang tidak bertanggung jawab mengaku sebagai mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG), menawarkan […]

    Bagikan
  • Modus Warung Kopi, Belasan PSK Diamankan Satpol PP Madiun, Petugas Temukan Alat Kontrasepsi

    Modus Warung Kopi, Belasan PSK Diamankan Satpol PP Madiun, Petugas Temukan Alat Kontrasepsi

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menggelar razia penegakan peraturan daerah di sejumlah titik pada Senin (22/09/2025). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan belasan pekerja seks komersial (PSK) serta menyita minuman beralkohol dari beberapa warung dan tempat kos. Kepala Bidang Penegakan Peraturan dan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
expand_less