Berita Terkini
Trending Tags

Lokasi Koperasi Merah Putih di Magetan Jadi Sorotan, Dinilai Kurang Strategis

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
salah satu lokasi KDMP di Kab Magetan

Sinergia | Magetan – Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mulai beroperasi di berbagai daerah menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa. Namun, di tengah proses pengembangannya, sejumlah gerai koperasi justru menjadi sorotan karena dinilai berdiri di lokasi yang kurang strategis untuk aktivitas perdagangan.

Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, tetapi juga terlihat di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Beberapa bangunan koperasi berada di lokasi yang jauh dari pusat keramaian sehingga memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat mengenai efektivitasnya dalam menjangkau konsumen.

Sejumlah gerai bahkan berdiri di lokasi yang tidak lazim bagi sebuah pusat aktivitas ekonomi. Di Desa Pelangkrongan, Kecamatan Poncol, bangunan koperasi berada di tepi jalan yang menghadap jurang sehingga dinilai kurang mencolok bagi pengguna jalan.

Sementara itu, gerai Koperasi Merah Putih di Kelurahan Lembeyan Kulon, Kecamatan Lembeyan, berada tepat di depan tempat pemakaman umum. Kondisi serupa juga ditemukan di Desa Tapen yang berlokasi di depan saluran irigasi, serta di Desa Krowe yang berdiri di tengah hamparan persawahan produktif.

Lokasi-lokasi tersebut belakangan ramai diperbincangkan masyarakat, termasuk melalui media sosial. Tidak sedikit warga yang mempertanyakan pertimbangan pemilihan lokasi, mengingat keberhasilan sebuah gerai umumnya dipengaruhi oleh aksesibilitas serta tingginya mobilitas masyarakat di sekitarnya.

Suyanto (48), warga Kecamatan Poncol, menilai lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam menarik pembeli. Menurutnya, apabila gerai berada di tempat yang kurang terlihat, konsumen dari luar wilayah kemungkinan tidak mengetahui keberadaannya.

“Kalau lokasinya seperti ini, yang belanja mungkin hanya warga sekitar. Kalau orang luar kan belum tentu tahu atau sengaja datang ke sini,” ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Rini (36), warga Lembeyan. Ia mengaku keberadaan koperasi di depan area pemakaman bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sebagian masyarakat untuk singgah, meski hal itu bukan satu-satunya faktor yang menentukan.

“Sebenarnya bangunannya bagus, tapi orang pasti punya pertimbangan kalau letaknya persis di depan makam. Yang penting nanti produknya lengkap dan harganya murah supaya tetap ramai,” katanya.

Image Not Found
salah satu lokasi KDMP di Kab Magetan

Selain mempertanyakan lokasi, sebagian warga juga ingin mengetahui arah pengembangan Koperasi Merah Putih. Mereka menilai perlu ada kejelasan apakah koperasi hanya difokuskan melayani kebutuhan masyarakat desa setempat atau juga dirancang untuk menarik konsumen dari luar wilayah sebagaimana minimarket yang umumnya berada di jalur utama.

Di sisi lain, tidak semua masyarakat memandang lokasi tersebut sebagai sebuah kelemahan. Sebagian warga justru menilai kedekatan koperasi dengan lingkungan permukiman lebih penting dibanding berada di jalan raya.

Wahyudi (52), warga Desa Krowe, menilai koperasi desa memang seharusnya mengutamakan kemudahan akses bagi warga setempat, bukan semata mengejar lalu lintas kendaraan.

“Kalau tujuannya melayani warga desa, ya tidak harus di pinggir jalan nasional. Yang penting mudah dijangkau warga sini dan pengelolaannya bagus,” tuturnya.

Pandangan optimistis juga disampaikan Dwi, warga Desa Tapen. Menurutnya, lokasi yang berada di dekat persawahan maupun saluran irigasi bukan berarti tidak memiliki prospek. Dengan pengelolaan yang profesional, tempat yang awalnya dianggap sepi justru dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru.

“Sekarang banyak tempat yang awalnya dianggap sepi, ternyata bisa ramai setelah dikelola serius. Siapa tahu nanti justru jadi hidden gems,” ujarnya.

Terlepas dari beragam pandangan tersebut, masyarakat menilai keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh letak bangunan. Ketersediaan produk yang dibutuhkan warga, harga yang bersaing, kualitas pelayanan, manajemen koperasi, serta kemampuan memenuhi kebutuhan masyarakat menjadi faktor utama yang akan menentukan keberlangsungan dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap koperasi tersebut.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krs/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Operasional Belum Cair, 30 SPPG di Magetan Belum Beroperasi Lagi

    Dana Operasional Belum Cair, 30 SPPG di Magetan Belum Beroperasi Lagi

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan serius pada awal tahun 2026. Meski masa libur sekolah telah berakhir, tidak semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali beroperasi. Hingga Kamis (8/1/2026), Satuan Tugas (Satgas) Percepatan MBG Magetan mencatat 10 SPPG telah beroperasi dan 30 titik lainnya tidak. Ketua Satgas […]

    Bagikan
  • Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di kawasan Kelurahan Demangan, tepatnya di Jalan Suwolobumi Gang Saptaloka, semangat wirausaha tumbuh dari tangan seorang perempuan. Dialah Ully Haque Ussianti, pemilik usaha bernama Malika yang dikenal sebagai produsen olahan bunga telang dan berbagai jamu tradisional. Usaha ini bermula pada tahun 2020, saat pandemi COVID-19 melanda. Di tengah ketidakpastian, Ully […]

    Bagikan
  • Polisi Dalami Aspek Legalitas Tambang di Trosono Pasca Longsor

    Polisi Dalami Aspek Legalitas Tambang di Trosono Pasca Longsor

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satreskrim Polres Magetan resmi membuka penyelidikan atas insiden longsornya tebing tambang galian C di Desa Trosono, Kecamatan Parang, yang menewaskan seorang sopir truk bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan. Korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu (28/09/2025) siang setelah tertimbun material tambang. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan […]

    Bagikan
  • Warga Nambangan Lor Tangkap Ular Sanca Kembang Sepanjang Empat Meter

    Warga Nambangan Lor Tangkap Ular Sanca Kembang Sepanjang Empat Meter

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penangkapan ular jenis sanca kembang (Malayopython reticulatus) dengan panjang sekitar empat meter di Sungai Gempol, Jalan Mayjen Sungkono, Gang Menco, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, menjadi perhatian warga setempat. Ketua RW 13 Kelurahan Nambangan Lor, Suntoyo, menyampaikan bahwa beberapa hari sebelumnya, pihaknya menerima laporan dari warga yang melihat […]

    Bagikan
  • Sosok dr. Yunus Mahatma Tercatat Pernah Pimpin RSUD dr Sayidiman Magetan

    Sosok dr. Yunus Mahatma Tercatat Pernah Pimpin RSUD dr Sayidiman Magetan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sosok dr Yunus Mahatma rupanya bukan nama baru di dunia kesehatan publik Jawa Timur. Sebelum menjabat sebagai Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, ia pernah memimpin RSUD dr Sayidiman Magetan. Jejak kepemimpinannya pun masih tercatat dalam laman resmi rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Magetan tersebut. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

    Bagikan
  • Kebakaran di Maospati Magetan Tewaskan Kakek 60 Tahun Penderita Stroke

    Kebakaran di Maospati Magetan Tewaskan Kakek 60 Tahun Penderita Stroke

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Senin malam (21/7/2025). Insiden memilukan ini menewaskan satu orang penghuni rumah, seorang pria lanjut usia yang diketahui menderita stroke. Korban bernama Paulus Emanua (60) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat terjebak di dalam rumah yang terbakar. […]

    Bagikan
expand_less