Berita Terkini
Trending Tags

Kabur dari Lapas, Tertangkap di Pati, Akhir Pelarian Napi Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Napi kabur dari Lapas Madiun ditangkap di Pati, Jateng. Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Pelarian narapidana Lapas Kelas I Madiun berinisial Y berakhir. Setelah sepekan menjadi buronan, narapidana kasus pemalsuan dokumen tersebut berhasil ditangkap tim gabungan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 06.00. Y sebelumnya melarikan diri dari Lapas Kelas I Madiun pada Rabu (1/7/2026) lalu.

Berdasarkan dugaan sementara, warga Surabaya itu kabur dengan bersembunyi di bawah truk logistik pengangkut bahan makanan yang keluar dari area lapas.

Koordinator Humas Lapas Kelas I Madiun Ariya Juni Pratama membenarkan penangkapan tersebut. Menurut dia, tim gabungan melakukan pencarian secara intensif hingga akhirnya berhasil melacak keberadaan Y di wilayah Pati.

“Alhamdulillah tadi pagi sekitar pukul 06.00 yang bersangkutan sudah berhasil diamankan di daerah Pati, Jawa Tengah,” ujar Ariya.

Ia mengakui, lolosnya narapidana tersebut mengindikasikan adanya kelemahan dalam sistem pengamanan lapas. Berdasarkan hasil evaluasi awal, pelarian terjadi akibat kelalaian petugas saat melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang keluar dari lingkungan lapas.

“Kejadian itu akibat kelalaian petugas kami. Tim dari kantor wilayah sudah turun melakukan pemeriksaan. Hasilnya masih kami tunggu,” katanya.

Sebagai konsekuensi atas pelariannya, Y dipastikan kehilangan hak memperoleh remisi. Selain itu, pihak lapas mengusulkan agar narapidana tersebut dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan dengan tingkat pengamanan yang lebih ketat.

Sementara itu, petugas yang diduga lalai masih menjalani pemeriksaan oleh Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jawa Timur. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar penentuan sanksi terhadap petugas yang bersangkutan. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terminal Purboyo Catat Lonjakan Armada, Masuk 4 Besar Nasional

    Terminal Purboyo Catat Lonjakan Armada, Masuk 4 Besar Nasional

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terminal Tipe A Purboyo Madiun mencatat lonjakan signifikan jumlah armada yang masuk selama masa pemantauan intensif mulai 26 April hingga pertengahan Mei. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah armada harian yang biasanya berkisar antara 297 hingga 300 kendaraan. Namun, puncaknya pada 13 Mei lalu, mencapai 681 armada atau setara dengan kenaikan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Ajak Warga Rutin Servis Kendaraan Demi Kendalikan Polusi Udara

    Pemkab Madiun Ajak Warga Rutin Servis Kendaraan Demi Kendalikan Polusi Udara

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan lingkungan dengan rutin melakukan servis kendaraan. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor. Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi menegaskan bahwa pemerintah daerah turut berkontribusi dalam upaya menyelamatkan generasi mendatang […]

    Bagikan
  • Pelajar SMK Surakarta Curi Perhatian Lewat Pagelaran Wayang Kulit di Ponorogo

    Pelajar SMK Surakarta Curi Perhatian Lewat Pagelaran Wayang Kulit di Ponorogo

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Puluhan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Kota Surakarta, Jawa Tengah, menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Lapangan Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kegiatan ini digelar sebagai upaya menguri-uri budaya wayang kulit di kalangan generasi muda. Pagelaran tersebut menjadi istimewa karena seluruh pengisi acara merupakan pelajar sekolah […]

    Bagikan
  • Siswa Pencak Silat di Ponorogo Meninggal Dunia Saat Latihan, Diduga Asma Kambuh

    Siswa Pencak Silat di Ponorogo Meninggal Dunia Saat Latihan, Diduga Asma Kambuh

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang siswa pencak silat asal Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo, meninggal dunia saat mengikuti latihan pada Selasa (20/5/2025) malam. Korban bernama Mandala Putra Priatmaja (17), pelajar kelas 1 SMK. Ia sempat dilarikan ke puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong. Peristiwa terjadi di area Kantor Desa Josari, tempat salah satu perguruan pencak silat […]

    Bagikan
  • DJKA Investigasi Insiden Kecelakaan KA Malioboro Ekspres Tabrak 7 Motor di Magetan

    DJKA Investigasi Insiden Kecelakaan KA Malioboro Ekspres Tabrak 7 Motor di Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menanggapi terkait insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) 170 Malioboro Ekspres dan 7 sepeda motor di perlintasan JPL 08, kawasan Stasiun Magetan, Senin (19/5/2025). Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 12.49 WIB ini menyebabkan empat orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka berat. […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

    Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, semangat dan aktivitas warga di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meningkat tajam. Desa ini tak sekadar bersiap menyambut hari besar keagamaan, namun juga menunjukkan denyut ekonomi yang hidup lewat sentra UMKM kerajinan anyaman bambunya. Desa Durenan dikenal sebagai penghasil besek, wadah tradisional dari bambu […]

    Bagikan
expand_less