Berita Terkini
Trending Tags

Ribuan Warga Berebut Hasil Bumi di Tradisi Buceng Porak Grebeg Tutup Suro Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 61
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga berebut hasil bumi pembawa berkah Grebeg Suro. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga memadati kawasan Monumen Bantarangin, Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Selasa (14/7/2026), untuk mengikuti tradisi Buceng Porak dalam rangkaian Grebeg Tutup Suro.

Sejak siang hari, masyarakat telah memenuhi lokasi untuk menyaksikan kirab lima tumpeng raksasa yang berisi berbagai hasil bumi, seperti terong, timun, kacang panjang, cabai, dan aneka sayuran. Tumpeng tersebut diarak dari Kantor Kecamatan Kauman menuju Monumen Bantarangin.

Sesampainya di lokasi, ribuan warga langsung berebut hasil bumi yang disusun dalam tumpeng. Antusiasme yang tinggi membuat warga saling berdesakan, bahkan beberapa di antaranya sempat terjatuh demi mendapatkan hasil bumi yang dipercaya membawa berkah.

Salah seorang warga, Tono, mengaku selalu mengikuti tradisi tersebut setiap tahun. Menurutnya, berebut hasil bumi bukan sekadar mencari sayuran, tetapi sebagai bentuk harapan agar memperoleh berkah, umur panjang, dan rezeki yang lebih baik.

“Ya supaya acaranya ramai. Harapannya tambah panjang umur dan rezekinya semakin banyak. Kami percaya membawa berkah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Suratin. Ia mengatakan tradisi Buceng Porak telah menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat saat penutupan Bulan Suro.

“Setiap tahun memang ada acara seperti ini. Kami ikut untuk memeriahkan Grebeg Tutup Suro. Memang tradisinya seperti ini, hasil bumi diporak dan diperebutkan warga,” katanya.

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan Buceng Porak merupakan tradisi yang menjadi wujud rasa syukur atas hasil bumi sekaligus sarana melestarikan budaya daerah. Sebelum diperebutkan, hasil bumi terlebih dahulu didoakan sehingga masyarakat meyakini membawa berkah.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat tahun ini luar biasa. Tradisi ini terlaksana berkat kerja sama seluruh pihak, mulai dari Kecamatan Kauman, pemerintah desa dan kelurahan, panitia, Karang Taruna, hingga masyarakat. Harapannya tradisi ini terus lestari dan ke depan dapat diselenggarakan lebih besar lagi,” kata Lisdyarita.

Buceng Porak menjadi salah satu tradisi khas Ponorogo dalam rangkaian Grebeg Suro yang setiap tahun selalu menarik perhatian ribuan warga maupun wisatawan untuk menyaksikan sekaligus ikut berebut hasil bumi yang diyakini membawa keberkahan. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatera 

    Pemkot Madiun Distribusikan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatera 

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial membuka penggalangan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatra. Pengumpulan bantuan dimulai sejak Senin (01/12/2025) hingga Kamis (04/12/2025) sebagai bentuk kepedulian Pemkot terhadap masyarakat terdampak di wilayah barat Indonesia. Dinas Sosial Kota Madiun mendirikan posko tanggap darurat di halaman kantor dinas sebagai […]

    Bagikan
  • Kebijakan Impor Bebas Gula Dikhawatirkan Rugikan Petani, APTRI Angkat Suara

    Kebijakan Impor Bebas Gula Dikhawatirkan Rugikan Petani, APTRI Angkat Suara

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menghapus kuota impor untuk komoditas vital seperti gula mulai menimbulkan gejolak. Suara keberatan datang dari kalangan petani, khususnya yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPN APTRI). Dalam sebuah pertemuan di Pabrik Gula Rejo Agung Baru, Kamis (17/4/2025), APTRI menyampaikan kecemasan mendalam. […]

    Bagikan
  • Pedagang Bumbu Dapur di Magetan Keluhkan Omzet Turun, Tergerus Maraknya Bumbu Instan

    Pedagang Bumbu Dapur di Magetan Keluhkan Omzet Turun, Tergerus Maraknya Bumbu Instan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Maraknya penggunaan bumbu instan siap pakai mulai berdampak pada penjualan bumbu dapur tradisional di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pedagang mengaku omzet terus menurun karena masyarakat kini lebih memilih bumbu kemasan yang dinilai lebih praktis untuk mengolah masakan berbahan dasar ayam maupun daging sapi. Komoditas rimpang seperti jahe, kunyit, lengkuas, hingga kencur […]

    Bagikan
  • PMI Diduga Dari Ponorogo Ditahan di Hong Kong, Disnaker Tunggu Kepastian BP2MI

    PMI Diduga Dari Ponorogo Ditahan di Hong Kong, Disnaker Tunggu Kepastian BP2MI

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Viral di media sosial, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo di Hong Kong mengaku ditahan pihak imigrasi setempat. Video yang diunggah akun YouTube Yuni TKW Hong Kong @CURHATANBMI pada 11 Oktober lalu itu diduga berkaitan dengan kasus pencucian uang. Dalam video berdurasi sekitar beberapa menit itu, terlihat seorang perempuan melakukan […]

    Bagikan
  • Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah tanaman padi milik petani di Ponorogo mengalami penyakit yang dikenal dengan istilah ‘asem-aseman’. Gejala awal penyakit ini terlihat dari daun padi yang menguning kemerahan, dimulai dari ujung, menjalar ke pangkal, hingga akhirnya mengering dan menyebabkan pertumbuhan terhambat. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengurangi hasil panen bahkan berpotensi menyebabkan gagal […]

    Bagikan
  • Jaringan Internasional Narkotika Digagalkan Polres Ngawi, Hampir 30 kg Sabu Diamankan

    Jaringan Internasional Narkotika Digagalkan Polres Ngawi, Hampir 30 kg Sabu Diamankan

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Upaya peredaran narkotika jaringan internasional kembali terendus di wilayah pedesaan Ngawi. Jajaran Polres Ngawi, Polda Jawa Timur, berhasil mengamankan 29,98 kilogram sabu yang diduga berasal dari Cina, dengan nilai mencapai sekitar Rp. 30 miliar. Barang haram tersebut ditemukan di area persawahan setelah pelaku mencoba menghindari kejaran warga. Kasat Resnarkoba Polres Ngawi, […]

    Bagikan
expand_less