Ratusan Kera Ekor Panjang Turun ke Pasar Ngebel, Muncul Hampir Setiap Hari Cari Makanan
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 54
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Ratusan kera ekor panjang kembali terlihat turun ke kawasan Pasar Ngebel, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kawanan satwa liar tersebut datang dari kawasan hutan Pegunungan Wilis untuk mencari makanan di sekitar pasar.
Kemunculan kera di kawasan Pasar Ngebel bukanlah hal baru. Warga menyebut kawanan kera hampir setiap hari turun, terutama saat merasa lapar. Pada musim kemarau, frekuensi kemunculannya dinilai lebih sering karena sumber pakan alami di dalam hutan mulai berkurang.
Kepri, salah seorang warga, mengatakan jumlah kera yang turun bisa mencapai ratusan ekor dan biasanya datang secara berkelompok.
“Kalau lapar pasti turun. Datangnya bergerombol, banyak, bahkan bisa lebih dari ratusan ekor,” ujar Kepri.
Menurutnya, kawanan kera umumnya mencari sisa-sisa makanan di sekitar pasar. Namun, apabila menemukan dagangan yang tidak ditutup atau tidak dijaga, kera kerap mengambil makanan tersebut.
“Biasanya cari bekas-bekas makanan. Tapi kalau ada dagangan yang tidak ditutup atau tidak dijaga, ya bisa diambil sama kera,” katanya.
Meski demikian, Kepri menegaskan hingga kini kera-kera tersebut belum pernah menyerang manusia. Gangguan yang ditimbulkan umumnya hanya sebatas mengambil makanan yang mudah dijangkau.
“Kalau tidak diberi kesempatan ya tidak mengganggu. Yang penting makanan dijaga dan jangan dibiarkan terbuka,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Kasno. Menurutnya, kemunculan kera sudah menjadi pemandangan sehari-hari dan selama ini satwa tersebut hanya turun untuk mencari makan.
“Hampir tiap hari turun. Ya cari makan saja, tidak pernah mengganggu pedagang,” ujar Kasno.
Pengunjung Pasar Ngebel maupun wisatawan yang datang ke kawasan Telaga Ngebel disarankan tidak membawa makanan secara terbuka serta menjaga barang bawaan dan dagangan agar tidak mudah diambil kawanan kera. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez




