Berita Terkini
Trending Tags

Korban Hilang di Sungai Wilangan Ponorogo Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 104
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tim SAR evakuasi korban tenggelam di Sungai Wilangan. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Kuntarto (33), warga Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing di Sungai Wilangan, Desa Wilangan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Minggu (19/7/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sehingga operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi ditutup.

Komandan Tim SAR Gabungan, Dian Susetio Wibowo, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB di lokasi kejadian pada kedalaman sekitar tiga meter. Posisi korban berada sekitar tiga hingga empat meter dari titik yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.

 “Korban ditemukan di lokasi kejadian pada kedalaman sekitar tiga meter. Posisi korban berjarak kurang lebih tiga sampai empat meter dari titik duga tenggelam,” ujar Dian.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap dan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk menjalani visum oleh tim medis rumah sakit serta pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Ponorogo.

“Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan visum oleh tim medis rumah sakit. Setelah itu pemeriksaan dilanjutkan oleh Tim Inafis Polres Ponorogo,” tambahnya.

Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Ponorogo, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan melakukan pencarian setelah menerima laporan dugaan orang hilang pada Minggu dini hari. Pencarian dilakukan setelah ditemukan sepeda motor, sandal, dan peralatan memancing milik korban di tepi Sungai Wilangan.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan pencarian dilakukan berdasarkan laporan dan temuan barang-barang milik korban di lokasi karena tidak ada saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut.

“Sejauh ini laporan yang kami terima belum ada saksi mata yang melihat secara langsung bahwa korban hilang di titik ini. Jadi pencarian dilakukan berdasarkan laporan dan temuan barang-barang milik korban di lokasi,” kata Masun.

Ia menjelaskan pencarian sempat terkendala kondisi air sungai yang keruh sehingga penyelam harus mengandalkan rabaan.

“Visibilitas air sangat rendah, hanya sekitar 30 sentimeter sehingga penyelam tidak bisa mengandalkan penglihatan dan harus menggunakan rabaan. Kedalaman sungai maksimal sekitar tiga meter,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Sambit AKP Moh. Isa Latif mengatakan laporan pertama diterima dari masyarakat sekitar pukul 22.30 WIB. Berdasarkan hasil pelacakan telepon seluler, posisi terakhir korban berada di sekitar lokasi pencarian.

“Setelah menerima laporan, kami berkoordinasi dengan Forkopimcam, BPBD, dan unsur terkait untuk melakukan pencarian sejak tadi malam. Hingga saat ini korban masih belum ditemukan,” kata Latif saat proses pencarian berlangsung.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga dan warga, korban memang sering memancing seorang diri di kawasan Sungai Wilangan.

“Keterangan warga setempat menyebut korban memang sering datang ke lokasi tersebut seorang diri untuk memancing,” ujarnya.

Dian menambahkan, penyelaman pertama dilakukan mulai pukul 09.30 WIB hingga 11.30 WIB namun belum membuahkan hasil. Tim kemudian melanjutkan penyelaman pada pukul 13.00 WIB dengan melibatkan dua penyelam.

 “Alhamdulillah sekitar pukul 14.00 WIB korban berhasil ditemukan,” katanya.

Dengan ditemukannya Kuntarto, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan ditutup. Seluruh personel Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi tersebut dikembalikan ke instansi masing-masing. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Undangan Terbuka! Dukun, Tokoh Spiritual & Paranormal Selingkar Lawu di Tengah Wacana Eksplorasi Geotermal

    Viral Undangan Terbuka! Dukun, Tokoh Spiritual & Paranormal Selingkar Lawu di Tengah Wacana Eksplorasi Geotermal

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jagat maya tengah dihebohkan dengan beredarnya poster bertajuk “Undangan Terbuka! Dukun, Tokoh Spiritual & Paranormal Selingkar Lawu”. Poster tersebut dimaksudkan mengundang para praktisi spiritual dari berbagai wilayah sekitar Gunung Lawu untuk menggelar doa bersama di kawasan Cemorosewu pada Jumat Legi, 24 Oktober 2025 mendatang. Acara itu disebut sebagai wujud doa bersama […]

    Bagikan
  • Kemeriahan Festival Jenang Candi 2025, Dari Arak-Arakan Gunungan Hingga Rebutan di Pasar Londo

    Kemeriahan Festival Jenang Candi 2025, Dari Arak-Arakan Gunungan Hingga Rebutan di Pasar Londo

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Desa Candirejo, Magetan, dipenuhi lautan manusia pada Minggu (14/9/2025). Ribuan warga berbondong-bondong mengikuti Andum Berkah Festival Jenang Candi 2025, sebuah tradisi tahunan yang selalu dinanti. Acara dimulai dengan arak-arakan gunungan berisi jenang candi, sayur-mayur hasil bumi, dan kerajinan kulit khas Magetan. Gunungan itu diarak keliling desa sebelum akhirnya dibawa ke Pasar […]

    Bagikan
  • Akhir Pelarian Eko Bayu Pelaku Penusukan Jukir, Diringkus di Gresik

    Akhir Pelarian Eko Bayu Pelaku Penusukan Jukir, Diringkus di Gresik

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelarian Eko Bayu Riadi, warga Jalan Sendang Barat, Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun akhirnya berhenti di tangan Satreskrim Polres Madiun Kota. Tersangka menjadi buronan usai peristiwa penusukan juru parkir (jukir) Pasar Besar Madiun (PBM) pada tahun 2024 lalu. Tersangka berhasil dtangkap di Desa Hulaan, Menganti, Gresik pada 6 April lalu. Kapolres […]

    Bagikan
  • Teror Ulat Bulu, Siswa SD Terserang Gatal-Gatal

    Teror Ulat Bulu, Siswa SD Terserang Gatal-Gatal

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 230
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Sekolah Dasar Negeri SDN Mruwak 03 di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun diteror ribuan ulat bulu. Sejumlah siswa yang baru masuk sekolah, mengeluh gatal-gatal dibeberapa bagian tubuhnya. Bahkan ada beberapa siswa yang harus pulang lebih awal karena gatal-gatal di sekujur tubuh. Kepala SDN Mruwak 03, Ana Lisdyowati mengungkapkan siswa dan guru di lingkungan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gelar Pasar Murah di Kare, Warga Berburu Beras dan Minyak Murah

    Pemkab Madiun Gelar Pasar Murah di Kare, Warga Berburu Beras dan Minyak Murah

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ratusan warga Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun memadati operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun di Kantor Desa Cermo, Kamis (21/5/2026). Warga rela mengantre demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat membeli berbagai komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, telur, bawang […]

    Bagikan
  • Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

    Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memberikan penjelasan terkait Darus Salam (52), warga Dusun Gunting yang mengaku namanya tidak pernah tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos), meski hidup dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas. Kepala Dusun Gunting, Titis Riaswati, mengatakan Darus Salam memang masuk dalam kategori warga yang layak menerima […]

    Bagikan
expand_less