Berita Terkini
Trending Tags

Pemuda Asal Madiun Hilang Saat Tur di Korea, Sang Ibu: Saya Tak Tahu Dia Berangkat Kesana

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 167
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Emas dilaporkan hilang saat mengikuti tur di Korea Selatan. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Seorang pemuda asal Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dilaporkan menghilang saat mengikuti perjalanan wisata di Korea Selatan. Hingga Minggu (19/7/2026), keberadaan Femas Yani Arianto (22) belum diketahui dan keluarganya mengaku kehilangan kontak sejak ia berangkat.

Kasus hilangnya Femas menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial Threads. Dalam unggahan akun @sarjanabackpacker, disebutkan Femas diduga menghilang dari rombongan wisata beberapa hari lalu saat berada di kawasan Myeongdong, Seoul. Saat itu, ia disebut berpamitan untuk melihat-lihat sepatu, namun tidak kembali sehingga keberadaannya hingga kini belum diketahui.

Di rumahnya di Desa Bantengan, sang ibu, Muatin (MT), mengaku terkejut mengetahui kabar tersebut. Ia bahkan menyatakan tidak mengetahui bahwa putranya berangkat ke Korea Selatan.

“Saya tidak tahu kalau dia berangkat ke Korea,” ujar Muatin saat ditemui di kediamannya, Minggu (19/7/2026).

Menurut Muatin, Femas merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Selama ini, putranya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan belum memiliki pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Sehari-hari hanya di rumah, tidak kuliah, tidak kerja,” katanya.

Kondisi itu membuat Muatin heran karena tidak mengetahui dari mana putranya memperoleh biaya untuk mengikuti perjalanan ke luar negeri. Ia mengaku tidak pernah memberikan uang dalam jumlah besar kepada anaknya.

Image Not Found
Sang ibu berharap Femas segera ditemukan dalam keadaan selamat. Foto : Tova-Sinergia

“Makanya saya tidak tahu dia dapat uang dari mana. Saya juga tidak memberi uang untuk itu,” tuturnya.

Muatin menggambarkan Femas sebagai pribadi pendiam dan tidak pernah menunjukkan perilaku yang mencurigakan. Aktivitas hariannya hanya membantu mengantar dan menjemput adiknya yang masih bersekolah di PAUD.

Sejak sang suami meninggal sekitar empat hingga lima tahun lalu, Muatin menjalani hidup sederhana. Usaha jual beli pupuk yang dulu dirintis keluarga pun tidak lagi berjalan seperti sebelumnya.

Hingga kini, keluarga belum menerima kabar apa pun dari Femas. Nomor telepon putranya juga tidak dapat dihubungi sejak keberangkatannya ke Korea Selatan.

“Waktu mau berangkat itu, anaknya hanya pamitan kalo mau maen ke Surabaya, gitu tapi gak tahunya malah ke Korea,” tambah Muatin sambil menahan air mata.

Di tengah ketidakpastian itu, Muatin hanya berharap putranya segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Semoga anak saya diparingi umur panjang, badannya sehat di mana pun dia berada,” tutupnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNN Jatim Dorong Pembentukan 10 Desa Bersinar di Magetan, Perkuat Pencegahan Narkoba di Wilayah Perbatasan

    BNN Jatim Dorong Pembentukan 10 Desa Bersinar di Magetan, Perkuat Pencegahan Narkoba di Wilayah Perbatasan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) terus diperkuat di Kabupaten Magetan. Hal itu ditandai dengan digelarnya Forum Koordinasi Satuan Tugas P4GN dan Implementasi Program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) di Ruang Rapat Ki Mageti, Kantor Bupati Magetan, Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Berangkatkan 250 Pemudik Balik Gratis ke Surabaya

    Pemkab Magetan Berangkatkan 250 Pemudik Balik Gratis ke Surabaya

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memberangkatkan ratusan pemudik dalam program balik mudik gratis menuju wilayah perantauan. Sebanyak 250 peserta diberangkatkan menggunakan lima armada bus dari depan Pendopo Surya Graha, Magetan, Jawa Timur, pada Selasa (24/3/2026) pagi. Pemberangkatan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah […]

    Bagikan
  • Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus wisatawan di kawasan Telaga Sarangan masih menunjukkan kepadatan menjelang berakhirnya masa liburan. Di tengah derasnya mobilitas masyarakat, Tim Drogba (Dorong Ganjal Ban) Polres Magetan tetap siap siaga menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan pengendara di tanjakan ekstrem pertigaan depan Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Ini menjadi salah satu titik […]

    Bagikan
  • Kemenag Magetan Gelar Pembekalan Calon Jemaah Haji, Teknis Pemberangkatan Berubah

    Kemenag Magetan Gelar Pembekalan Calon Jemaah Haji, Teknis Pemberangkatan Berubah

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menggelar kegiatan pembekalan bagi 429 calon jemaah haji pada Sabtu (10/5/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas perubahan teknis pemberangkatan jemaah haji akibat kebijakan terbaru dari Pemerintah Arab Saudi.  Calon jemaah yang sebelumnya terbagi dalam 9 rombongan dan 1 rombongan tambahan, semula dijadwalkan berangkat […]

    Bagikan
  • Respon KAI Daop 7 Madiun Terkait Insiden Orang Tertemper KA Jayakarta di Perlintasan Sebidang

    Respon KAI Daop 7 Madiun Terkait Insiden Orang Tertemper KA Jayakarta di Perlintasan Sebidang

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang JPL 121, petak jalan Caruban–Babadan, Kabupaten Madiun, pada Kamis (12/2/2026) sore. Seorang pria dilaporkan tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) 251B Jayakarta. Peristiwa tragis ini diduga kuat sebagai tindakan bunuh diri. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan bahwa berdasarkan laporan dari Awak Sarana […]

    Bagikan
  • Praktik Jual Beli Kios di Kota Madiun Masih Marak, Pedagang Keluhkan Beban Biaya

    Praktik Jual Beli Kios di Kota Madiun Masih Marak, Pedagang Keluhkan Beban Biaya

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Praktik jual beli dan penyewaan kios maupun los di Kota Madiun masih marak meski telah dilarang oleh Pemerintah Kota. Kondisi ini kian dirasakan para pedagang, salah satunya di Pasar Mojorejo, Kota Madiun. Sejumlah penyewa mengaku harus menanggung biaya sewa dan retribusi.  Salah seorang penyewa berinisial NA menyebutkan, dirinya harus membayar Rp. […]

    Bagikan
expand_less