Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Karyawan Minimarket Gagalkan Aksi Pembobolan Brankas di Ngawi, Pelaku Ternyata Juga Mengaku Bobol Toko Perhiasan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 193
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Alarm keamanan bantu gagalkan aksi pencurian di Ngawi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian di sebuah minimarket di Desa Kendal, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, berhasil digagalkan berkat kesigapan seorang karyawati yang menerima notifikasi alarm keamanan di telepon genggamnya. Pelaku yang sempat terjebak di dalam minimarket akhirnya berhasil diringkus petugas kepolisian saat sedang berusaha membobol brankas.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 01.59 WIB. Polisi dari Polsek Kendal bergerak cepat setelah menerima laporan dari karyawan minimarket yang memergoki adanya aktivitas mencurigakan di dalam toko.

Saat petugas tiba di lokasi, pelaku diketahui masih berada di dalam minimarket dan tengah merusak brankas menggunakan linggis serta mesin gerinda. Polisi kemudian melakukan penyergapan dan mengamankan pelaku tanpa sempat melarikan diri.

Pelaku diketahui bernama Setiyawan (38), warga Desa Mekar Mulya, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku beraksi seorang diri dengan masuk ke dalam minimarket melalui ventilasi udara di bagian belakang bangunan menggunakan sebuah tangga.

Setelah berhasil masuk, pelaku lebih dahulu merusak kamera pengawas (CCTV) agar aksinya tidak terekam. Ia kemudian membongkar brankas yang diperkirakan berisi uang tunai antara Rp10 juta hingga Rp19 juta.

Namun upaya tersebut gagal setelah sistem keamanan minimarket mengirimkan notifikasi alarm ke telepon seluler salah seorang karyawan, Monica Kristi (26).

Monica mengaku langsung menghubungi rekan kerjanya untuk memastikan kondisi minimarket. Setelah dipastikan terdapat suara mencurigakan dari dalam toko, ia segera menuju lokasi dan mendapati pelaku sedang berusaha membobol brankas.

“Saat alarm yang terhubung ke ponsel berbunyi, kami langsung mengecek ke minimarket. Setelah dipastikan ada pelaku yang sedang membongkar brankas, kami segera melapor ke Polsek Kendal hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap,” ujar Monica.

Karena lokasi Polsek Kendal hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer dari minimarket, petugas dapat dengan cepat mendatangi tempat kejadian perkara dan mengamankan pelaku.

Dalam proses penangkapan, polisi juga menemukan sepeda motor milik pelaku yang disembunyikan di area perkebunan tidak jauh dari lokasi kejadian. Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya linggis, mesin gerinda, brankas minimarket, serta kendaraan yang digunakan pelaku.

Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Pras Ardinata, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku tertangkap tangan saat masih berada di dalam minimarket sehingga memudahkan proses pengamanan.

“Benar telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Pelaku terjebak di dalam minimarket dan berhasil diamankan. Saat ini kasus masih kami kembangkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana lainnya,” kata AKP Pras Ardinata.

Hasil pemeriksaan sementara mengungkap fakta baru. Setiyawan mengaku pernah melakukan pencurian di sebuah toko perhiasan Elsa Queen yang berada di depan Pasar Ngrambe, Desa Ngrambe, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, pada 2 Juni 2026.

Image Not Found
Polisi mengamankan sejumlah perhiasan yang diduga merupakan hasil pencurian. Foto : Kus-Sinergia

Pengakuan tersebut ditindaklanjuti polisi dengan melakukan penggeledahan di rumah kontrakan pelaku di Perumahan Griya Permata Kalongan, Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Dari lokasi itu, petugas menemukan sejumlah perhiasan yang diduga merupakan hasil pencurian.

Satreskrim Polres Ngawi kini masih terus melakukan pengembangan penyidikan. Polisi menduga pelaku telah melakukan aksi serupa di sejumlah lokasi lain, sehingga tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan laporan maupun pengungkapan kasus pencurian lainnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • TKI Asal Magetan Meninggal Kecelakaan di Malaysia, Diduga Berangkat Non Prosedural

    TKI Asal Magetan Meninggal Kecelakaan di Malaysia, Diduga Berangkat Non Prosedural

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang warga Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan di Malaysia pada Kamis (23/10/2025) pagi. Korban diketahui bernama Fendi Setiawan (31), warga Desa Gonggang, Kecamatan Poncol. Kabar duka itu dibenarkan Choirul Anwarudin, perangkat Desa Gonggang. “Ya, benar. Fendi mengalami kecelakaan di Malaysia pagi tadi,” ujarnya saat dikonfirmasi. Usai kabar […]

    Bagikan
  • Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kembangan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Desa ini berpenduduk 3.443 jiwa dengan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani. Seperti halnya desa-desa lain di lereng Gunung Lawu, Kembangan juga dianugerahi tanah yang subur dan cocok untuk pertanian. Namun, di balik potensi alam tersebut, desa ini masih memerlukan percepatan […]

    Bagikan
  • Teror ‘Pocong Jadi-Jadian’ di Magetan Terungkap, Ternyata Lima Pelajar SMP

    Teror ‘Pocong Jadi-Jadian’ di Magetan Terungkap, Ternyata Lima Pelajar SMP

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi teror “pocong jadi-jadian” yang sempat membuat resah warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Polisi memastikan sosok yang terekam dalam foto dan video yang beredar di media sosial tersebut bukan makhluk gaib. Melainkan ulah lima pelajar SMP yang membuat konten demi mengikuti tren di media sosial. Sebelumnya, warga […]

    Bagikan
  • Plt Bupati Ponorogo Tinjau Lokasi Longsor di Wagir Kidul, Rumah Korban Bakal Direlokasi

    Plt Bupati Ponorogo Tinjau Lokasi Longsor di Wagir Kidul, Rumah Korban Bakal Direlokasi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, meninjau langsung lokasi longsor di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kamis (20/11/2025). Ia menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang merusak dua rumah warga serta memutus akses delapan RT di wilayah tersebut. Lisdyarita – yang akrab disapa Bunda Rita – menegaskan bahwa pemerintah kabupaten bersama TNI, Polri dan DPRD […]

    Bagikan
  • Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    Menuju Kota Tanpa Sampah, Maidi Gagas “Laundry Sampah” dan Konversi TPA Jadi Tempat Wisata

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mengungkapkan rencana ambisius untuk mengubah wajah pengelolaan sampah di wilayahnya. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Madiun akan menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan mengalihfungsikannya menjadi kawasan wisata. “Kita akan tutup TPA ini dan jadikan tempat wisata. Sebagai gantinya, akan kita siapkan sistem pengelolaan baru bernama laundry […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Terima 11 Sertifikat Aset Daerah, Nilai Capai Rp2,5 Miliar

    Pemkab Magetan Terima 11 Sertifikat Aset Daerah, Nilai Capai Rp2,5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Upaya Pemerintah Kabupaten Magetan dalam memperkuat legalitas aset daerah kembali menunjukkan progres. Sebanyak 11 sertifikat tanah diserahkan secara resmi oleh Kejaksaan Negeri Magetan kepada Pemkab Magetan dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Tanah Dalam Rangka Penyelamatan dan Pemulihan Aset Pemerintah Kabupaten Magetan, Jumat (23/1/2026). Penyerahan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara BPKPD […]

    Bagikan
expand_less