Berita Terkini
Trending Tags

Harga Sembako Naik, Warga Kabupaten Madiun Rela Antre Demi Paket Murah Bersubsidi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pasar murah Bahana Bersahaja diserbu ratusan warga Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Ratusan warga memadati pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun di Desa Dempelan, Kecamatan Madiun, Rabu (22/7/2026). Mereka rela mengantre selama berjam-jam untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi di tengah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, terutama beras dan telur ayam.

Pasar murah tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) yang digelar selama dua hari. Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop-UM) Kabupaten Madiun membuka dua titik layanan agar lebih banyak warga dapat mengakses sembako dengan harga di bawah pasaran.

Kenaikan harga sejumlah komoditas pokok belakangan ini menjadi alasan utama tingginya antusiasme masyarakat. Pemerintah Kabupaten Madiun pun memberikan subsidi langsung berupa potongan harga pada setiap komoditas yang dijual.

Binti, salah seorang warga yang mengantre sejak pagi, mengaku sengaja datang untuk membeli beras, minyak goreng, dan telur karena selisih harganya cukup jauh dibanding di pasar.

“Selisihnya hampir 20 persen. Sekarang harga beras, minyak, dan telur sedang naik. Telur di luar bisa Rp 25 ribu per kilogram, di sini hanya Rp 19.500. Sangat membantu kami sebagai masyarakat kecil,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Mariyam. Ia mengaku memanfaatkan kedatangannya di Bahana Bersahaja tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga memeriksakan kesehatan.

Image Not Found
Harga telur naik, pasar murah jadi pilihan warga Madiun. Foto : Tova-Sinergia

“Tadi saya periksa kesehatan dulu, lalu belanja beras, telur, minyak goreng, dan bawang putih. Saya rela antre karena harganya jauh lebih murah daripada di pasar,” katanya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperdagkop-UM Kabupaten Madiun, Budi Santoso, mengatakan pihaknya menyiapkan stok dalam jumlah besar selama pelaksanaan pasar murah.

“Untuk kegiatan ini kami menyediakan beras sebanyak 3 ton, minyak goreng 2.000 liter, gula pasir 2.000 kilogram, telur ayam 300 kilogram, dan bawang putih 300 kilogram,” ujar Budi.

Menurutnya, subsidi diberikan dalam bentuk pengurangan harga sehingga masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Beras premium yang di pasaran dijual sekitar Rp 15.000 per kilogram, di pasar murah hanya Rp 11.900 per kilogram. Minyak goreng turun dari sekitar Rp 22.000 menjadi Rp 18.000 per liter. Gula pasir dijual Rp 14.500 per kilogram dari harga pasar Rp 17.500. Telur ayam dijual Rp 19.500 per kilogram dari harga pasar sekitar Rp 24.000 hingga Rp 25.000. Sementara bawang putih dijual Rp 29.000 per kilogram, lebih murah dibanding harga pasar yang mencapai Rp 33.000.

Budi menjelaskan, kenaikan harga telur ayam menjadi yang paling terasa dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, kondisi itu dipengaruhi meningkatnya permintaan setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan usai masa libur sekolah.

“Kalau yang terlihat naik sekarang memang telur. Karena program MBG sudah berjalan lagi sehingga permintaan meningkat dibanding saat masa liburan,” katanya.

Untuk pemerataan, setiap warga hanya diperbolehkan membeli satu paket sembako dengan menunjukkan satu KTP. Satu paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kilogram, telur ayam 1 kilogram, bawang putih 500 gram, dan cabai rawit 100 gram.

Budi menambahkan, tingginya antusiasme warga menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap sembako bersubsidi masih sangat tinggi. Bahkan, pada hari sebelumnya sebagian stok sempat habis lebih cepat karena banyaknya pembeli yang datang sejak pagi. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota dan Wakil Walikota Madiun mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual pada Rabu (5/2/2025) di gedung GCIO Kota Madiun. Peluncuran ini juga di ikuti 38 Provinsi, 419 Kabupaten dan 93 Kota yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

    Bagikan
  • Dramatis, Evakuasi Remaja 14 Tahun Terjebak di Jembatan Besi Magetan

    Dramatis, Evakuasi Remaja 14 Tahun Terjebak di Jembatan Besi Magetan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Krisna (14), seorang remaja asal Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, harus menjalani proses penyelamatan panjang setelah kakinya tersangkut rangka besi jembatan darurat di Dusun Bangunsari, Rabu (17/12/2025) malam. Kejadian bermula sekitar pukul 20.30 WIB saat Krisna melintas di jembatan yang biasa dipakai warga menuju area persawahan. Tanpa diduga, kakinya masuk ke sela […]

    Bagikan
  • Ketua DPRD Magetan Pastikan Proses PAW Gus Wakid Sesuai Putusan Mahkamah Partai

    Ketua DPRD Magetan Pastikan Proses PAW Gus Wakid Sesuai Putusan Mahkamah Partai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, memastikan proses pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan dari Fraksi PKB, Nur Wakhid atau Gus Wahid, berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di internal partai. Proses tersebut merujuk pada keputusan Mahkamah Partai serta mandat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. Suratno menjelaskan, keputusan pemberhentian Gus […]

    Bagikan
  • Puluhan Kambing Mati Mendadak, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

    Puluhan Kambing Mati Mendadak, Diduga Akibat Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 133
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Warga Dukuh Pohijo, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, dilanda keresahan akibat kematian misterius puluhan kambing dalam satu bulan terakhir. Berdasarkan laporan yang masuk ke Dinas Pertanian, sebanyak 40 ekor kambing mati secara mendadak tanpa gejala. (01/01/2025) Herniatun, salah satu peternak setempat, mengungkapkan bahwa ia kehilangan 16 ekor kambing hanya dalam satu hari […]

    Bagikan
  • Bau Sampah dan Lalat Berterbangan Dikeluhkan Puluhan Pedagang Pasar Burung Caruban Madiun

    Bau Sampah dan Lalat Berterbangan Dikeluhkan Puluhan Pedagang Pasar Burung Caruban Madiun

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Puluhan pedagang pasar burung di Caruban Kabupaten Madiun mengeluhkan munculnya lalat disertai bau kurang sedap dari timbunan sampah. Sejak dua minggu ini, lokasi TPS di pasar burung tidak boleh dipakai membuang sampah. Larangan ditandai memakai bambu dan baner yang dipasang pada tembok TPS. Joko Harianto, salah satu pedagang burung mengaku sejak […]

    Bagikan
  • Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi, Eks-Kepala Disbudparpora Ungkap Permintaan Proyek PL Bawa Nama Maidi

    Sidang Korupsi Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi, Eks-Kepala Disbudparpora Ungkap Permintaan Proyek PL Bawa Nama Maidi

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dan pemerasan dengan terdakwa Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, bersama Thariq Megah dan Rochim Ruhdiyanto, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (16/7/2026). Dalam persidangan, jaksa menghadirkan sejumlah saksi dari lingkungan Pemerintah Kota Madiun, salah satunya Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) […]

    Bagikan
expand_less