Berita Terkini
Trending Tags

Pulang ke Kampung Halaman, Bupati Madiun Bawa Layanan Gratis hingga Janji Revitalisasi Pasar Desa Dempelan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pasar Desa Dempelan diusulkan direvitalisasi Bupati Madiun. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kepulangan Bupati Madiun Hari Wuryanto ke kampung masa kecilnya di Desa Dempelan, Kecamatan Madiun, menjadi lebih dari sekadar agenda nostalgia. Dalam program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) yang digelar pada 21–22 Juli 2026, Pemkab Madiun memboyong puluhan layanan publik gratis sekaligus membawa rencana penguatan infrastruktur dan pengembangan ekonomi desa.

Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diterjunkan langsung ke Desa Dempelan untuk membuka berbagai pelayanan bagi masyarakat. Mulai dari pengurusan administrasi kependudukan, perizinan usaha, layanan kesehatan, hingga pasar murah dapat diakses warga di satu lokasi tanpa harus mendatangi kantor dinas.

“Seluruh kepala OPD hadir untuk memberikan pelayanan langsung. Ini kesempatan bagus bagi masyarakat Desa Dempelan untuk mengurus berbagai keperluan birokrasi dalam satu lokasi tanpa harus jauh-jauh datang ke kantor dinas,” kata Hari Wuryanto, Rabu (22/7/2026).

Di sela kegiatan Bahana Bersahaja, Hari juga menyempatkan diri berkeliling kampung yang menjadi tempatnya tumbuh besar. Didampingi sejumlah dokter, ia mengunjungi para lanjut usia untuk memastikan kondisi kesehatan mereka sekaligus menyerahkan bantuan sosial.

Image Not Found
Hari Wuryanto serap aspirasi warga Desa Dempelan. Foto : Tova-Sinergia

Kehadiran Hari di kampung halamannya disambut hangat warga. Sebagian di antaranya masih mengingat sosok Hari kecil yang tumbuh di Desa Dempelan pada era 1970-an sebelum akhirnya menjadi Bupati Madiun.

Selain menghadirkan pelayanan publik, Hari juga menyerap berbagai aspirasi warga terkait pembangunan desa. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi Pasar Desa Dempelan yang dinilai memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi masyarakat sekaligus sumber Pendapatan Asli Desa (PADes).

Menanggapi usulan warga, Hari mengaku telah meminta Dinas Perdagangan segera melakukan kajian untuk revitalisasi pasar tersebut.

“Pasar itu merupakan pusat perekonomian kita dan salah satu sumber PADes Desa Dempelan. Karena itu memang perlu dikembangkan agar potensinya semakin meningkat,” ujarnya.

Menurut Hari, pengembangan pasar menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Potensi yang telah dimiliki Desa Dempelan, kata dia, harus terus diperkuat agar memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Image Not Found
Masyarakat menerima bantuan dalam program Bahana Bersahaja. Foto : Tova-Sinergia

Tak hanya membahas pasar, Hari juga menilai sebagian besar pembangunan infrastruktur di Desa Dempelan telah berjalan baik. Jalan lingkungan, fasilitas pendidikan, kantor desa, lapangan, hingga gedung pertemuan masyarakat dinilai sudah memadai.

“Kalau jalan alhamdulillah sudah selesai semua. Tinggal beberapa saluran irigasi dan selokan yang perlu pelebaran. Selebihnya insyaallah sudah baik,” ungkapnya.

Melalui program Bahana Bersahaja, Pemkab Madiun berharap pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan pembangunan yang disampaikan langsung oleh warga di tingkat desa. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    Warga Bangunsari Dolopo Peringati HUT RI ke-80 dengan Karnaval Kostum Unik

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Warga Dusun Tempuran, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dengan cara berbeda. Mereka menggelar upacara bendera tradisional yang diikuti perwakilan dari setiap RT dengan mengenakan beragam kostum unik, mulai dari pakaian zaman dulu, busana suku Dayak dan Indian, kebaya, hingga kostum Mak Lampir Senin […]

    Bagikan
  • Wali Kota Kediri Tinjau TPA Winongo, Ingin Terapkan Inovasi Pengelolaan Sampah di Daerahnya

    Wali Kota Kediri Tinjau TPA Winongo, Ingin Terapkan Inovasi Pengelolaan Sampah di Daerahnya

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, Kota Madiun kembali menjadi rujukan bagi daerah lain dalam hal pengelolaan sampah. Kali ini, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati bersama rombongan Dinas Lingkungan Hidup melakukan kunjungan studi pada Kamis (02/10/2025). Menurut Vinanda, TPA Winongo layak dijadikan contoh karena berhasil menghadirkan berbagai inovasi dan metode baru […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Intensifkan Pengawasan LPG, Cegah Penimbunan dan Penyimpangan Distribusi

    Polres Magetan Intensifkan Pengawasan LPG, Cegah Penimbunan dan Penyimpangan Distribusi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan terus memperketat pengawasan terhadap stok dan distribusi LPG bersubsidi di wilayah Kabupaten Magetan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan sekaligus mencegah adanya praktik kecurangan di tingkat agen maupun pangkalan. Melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) bersama Polsek jajaran, petugas melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik distribusi. Pengecekan difokuskan […]

    Bagikan
  • Niat Hati Nikahi Perempuan Asal Pacitan , WNA Asal Malaysia Dideportasi

    Niat Hati Nikahi Perempuan Asal Pacitan , WNA Asal Malaysia Dideportasi

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Pacitan – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo mendeportasi seorang warga negara Malaysia berinisial MZ setelah selesai menjalani masa pidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pacitan. Deportasi dilakukan pada Sabtu, 13 Juni 2026, sebagai tindak lanjut penegakan hukum keimigrasian terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh yang bersangkutan. Kasus ini bermula pada […]

    Bagikan
  • Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang musim giling tebu berakhir, ribuan ton gula milik petani masih menumpuk di gudang pabrik gula (PG) wilayah Madiun Raya, seperti di PG Purwodadi Magetan dan PG Pagotan. Kondisi ini membuat pembayaran hasil panen petani tertunda karena gula belum terserap pasar. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia […]

    Bagikan
  • Kesaksian Ajudan Maidi Soal Pengelolaan Rekening, Reward Pekerja TPA Winongo hingga Revitalisasi TPA

    Kesaksian Ajudan Maidi Soal Pengelolaan Rekening, Reward Pekerja TPA Winongo hingga Revitalisasi TPA

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Ajudan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Daffa Syaddad Felix Raharjo Putra, mengungkap sejumlah fakta dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang menjerat Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (30/7/2026). Di hadapan majelis hakim, Daffa […]

    Bagikan
expand_less